Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Cara mengatasi hidung tersumbat saat Hamil Tua COVER
Popmama.com/Kevin Daniel Karalo/AI

Intinya sih...

  • Hidung tersumbat saat hamil tua (pregnancy rhinitis) disebabkan oleh pembengkakan pembuluh darah akibat hormon, bukan virus.

  • Penggunaan semprotan air garam (saline) dan humidifier termasuk cara paling aman untuk melembapkan rongga hidung.

  • Posisi tidur dengan bantal tinggi membantu mencegah penumpukan cairan di hidung agar napas lebih lega.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Memasuki trimester ketiga, napas mama mungkin sudah terasa lebih berat karena desakan rahim yang membesar ke arah diafragma. Kondisi ini bisa semakin menyiksa jika ditambah dengan masalah hidung tersumbat yang tak kunjung sembuh, padahal Mama sedang tidak flu.

Kondisi ini dikenal dengan istilah pregnancy rhinitis, yang disebabkan oleh peningkatan volume darah dan hormon kehamilan yang membuat selaput lendir hidung membengkak. Dikarenakan ibu hamil tua butuh istirahat berkualitas jelang persalinan, Popmama.com telah merangkum beberapa cara mengatasi hidung tersumbat saat hamil tua.

Yuk Ma, coba tips berikut ini!

Deretan Cara Mengatasi Hidung Tersumbat saat Hamil Tua

1. Gunakan semprotan air garam atau saline spray

Popmama.com/Kevin Daniel Karalo/AI

Cara paling aman dan direkomendasikan dokter untuk meredakan hidung mampet pada mama yang sedang hamil, yakni menggunakan semprotan hidung berisi larutan garam steril (saline nasal spray). Cairan ini bekerja dengan cara membilas lendir yang kental, melembapkan rongga hidung serta mengurangi pembengkakan tanpa efek samping obat kimia.

Mama bisa membeli produk ini di apotek atau membuatnya sendiri dengan melarutkan garam non-yodium dan sedikit baking soda ke dalam air hangat steril. Semprotkan ke dalam lubang hidung, lalu biarkan cairan dan lendir keluar. Cara ini sangat efektif dilakukan sebelum tidur agar jalan napas lebih lega.

2. Hirup uap air hangat

Popmama.com/Kevin Daniel Karalo/AI

Terapi uap tradisional masih menjadi andalan yang ampuh. Uap panas dapat membantu mengencerkan lendir yang menumpuk di rongga sinus dan menenangkan selaput hidung yang meradang. Caranya cukup mudah, siapkan baskom berisi air panas yang masih mengepulkan uap.

Dekatkan wajah mama ke atas baskom, namun pastikan jaga jarak agar tidak melepuh. Tutupi kepala dengan handuk lebar agar uap terperangkap. Hirup uapnya perlahan selama 5-10 menit. Mama juga bisa menambahkan beberapa tetes minyak kayu putih atau peppermint ke dalam air untuk sensasi yang lebih melegakan.

3. Tidur dengan posisi bantal lebih tinggi

Popmama.com/Kevin Daniel Karalo/AI

Saat hamil tua, posisi tidur menjadi serba salah. Jika Mama mengalami hidung tersumbat, hindari posisi tidur yang terlalu datar karena gaya gravitasi akan membuat darah berkumpul di area kepala dan memperparah pembengkakan di hidung.

Cobalah menumpuk dua bantal tambahan untuk menopang kepala dan bahu agar posisinya lebih tinggi dari jantung. Posisi ini membantu melancarkan drainase atau aliran lendir dari hidung ke tenggorokan, sehingga tidak menumpuk dan menyumbat jalan napas saat Mama terlelap.

4. Pasang humidifier di kamar tidur

Popmama.com/Kevin Daniel Karalo/AI

Udara yang kering, terutama jika Mama tidur menggunakan AC seharian menjadi musuh utama bagi hidung sensitif. Udara kering akan membuat selaput lendir hidung iritasi, pecah-pecah, dan memicu produksi ingus lebih banyak sebagai mekanisme pertahanan diri.

Nyalakan alat pelembap udara atau humidifier di kamar tidur saat malam hari untuk menjaga kelembapan udara tetap ideal. Uap dingin yang dihasilkan alat ini akan menjaga saluran napas mama tetap basah dan nyaman, sehingga risiko terbangun tengah malam karena hidung buntu bisa berkurang.

5. Cukupi kebutuhan cairan tubuh

Popmama.com/Kevin Daniel Karalo/AI

Jangan remehkan kekuatan air putih. Hidung tersumbat sering kali diperparah oleh kondisi lendir yang kental dan lengket. Kunci untuk mengencerkannya secara alami dari dalam tubuh, yakni dengan memastikan mama terhidrasi dengan sangat baik.

Minumlah air putih hangat sesering mungkin. Suhu hangat dari air minum juga bisa membantu melegakan tenggorokan yang mungkin terasa kering akibat Mama terpaksa bernapas lewat mulut. Hindari minuman berkafein atau terlalu dingin yang bisa memicu penyempitan pembuluh darah di hidung.

Itulah tadi beberapa cara mengatasi hidung tersumbat saat hamil tua. Semoga napas mama kembali lega dan bisa tidur nyenyak untuk mengumpulkan tenaga jelang persalinan.

FAQ Hidung Tersumbat Ibu Hamil

Apakah boleh pakai inhaler saat hamil?

Umumnya inhaler mentol atau minyak angin aman digunakan karena hanya bekerja lokal di hidung. Namun, hindari inhaler yang mengandung zat dekongestan kimiawi tanpa resep dokter.

Kenapa hidung sering mimisan saat tersumbat?

Ini wajar. Pembuluh darah di hidung ibu hamil sangat rapuh dan melebar. Jika udara kering atau Mama membuang ingus terlalu keras, pembuluh darah ini mudah pecah. Jaga kelembapan hidung untuk mencegahnya.

Apakah kondisi ini akan hilang setelah melahirkan?

Ya, kabar baiknya pregnancy rhinitis biasanya akan sembuh total dengan sendirinya dalam waktu dua minggu setelah persalinan, seiring dengan kembalinya volume darah dan hormon ke tingkat normal.

Editorial Team