Air ketuban merupakan cairan yang mengisi kantung ketuban selama kehamilan dan memiliki peran penting dalam mendukung perkembangan janin. Air ketuban atau yang juga dikenal sebagai cairan amnion berfungsi untuk memberikan perlindungan dan mendukung perkembangan janin selama masa kehamilan.
Saat sedang hamil besar, keluarnya air ketuban bisa menjadi pertanda bahwa Mama akan segera melahirkan si Kecil. Dalam beberapa kasus, air ketuban bisa pecah sebelum waktunya yang berpotensi menyebabkan kelahiran prematur.
Ketika Mama merasa ada cairan yang keluar dari vagina, bisa juga sebenarnya cairan tersebut bukanlah air ketuban, melainkan keputihan. Terlebih lagi, saat hamil hormon estrogen mama akan meningkat sehingga menyebabkan tubuh lebih banyak memproduksi cairan vagina.
Nah, agar tidak keliru, berikut Popmama.com rangkumkan informasi terkait perbedaan air ketuban dan keputihan. Simak di bawah ini, yuk, Ma!
