5 Penyebab Sesak Napas saat Hamil

Sesak napas saat hamil bisa disebabkan oleh berbagai macam hal

24 Mei 2019

5 Penyebab Sesak Napas saat Hamil
Freepik/Yanalya

Saat hamil, ada beragam keluhan yang akan Mama rasakan, akibat adanya perubahan fisik, maupun perubahan hormon. Salah satu keluhan yang umum dirasakan perempuan hamil adalah keluhan seputar sesak napas, terutama pasca melakukan aktivitas tertentu.

Sesak napas saat hamil memang umum terjadi Ma dan berdasarkan sebuah peneltian yang dilakukan pada tahun 2015, ssekitar 60 - 70 persen perempuan hamil mengalami sesak napas.

Sesak napas saat hamil bisa disebabkan oleh berbagai macam hal, dilansir dari Medical News Today dan Baby Center, berikut beberapa penyebabnya:

1. Perubahan hormon

1. Perubahan hormon
Freepik/Wavebreakmedia

Sesak napas saat hamil bisa disebabkan oleh perubahan hormon yang terjadi selama kehamilan Ma. Dilansir dari Baby Center, peningkatan kadar hormon progesteron selama masa kehamilan dapat memengaruhi pernapasan. Mama dapat bernapas lebih cepat dan lebih dalam sehingga sesak napas pun akhirnya dialami.

Selain itu, peningkatan hormon progesteron juga akan memengaruhi paru-paru dan menstimulasi pusat pernapasan di otak lho!

2. Peningkatan volume darah

2. Peningkatan volume darah
Freepik/Pressfoto

Saat hamil, volume darah akan mengalami peningkatan sehingga jantung harus bekerja lebih ekstra dalam memompa darah yang nantinya dialirkan ke seluruh tubuh termasuk plasenta.

Efeknya, beban kerja jantung akan meningkat dan hal ini memicu terjadinya sesak napas saat hamil.

Editors' Picks

3. Perkembangan janin dalam kandungan

3. Perkembangan janin dalam kandungan
pixabay.com/karlajara

Tak hanya perubahan hormon, perkembangan janin dalam kandungan juga turut andil terhadap munculnya sesak napas saat hamil, terutama saat memasuki trimester ketiga.

Perkembangan janin dalam kandungan dapat menyebabkan sesak napas karena rahim yang terus membesar memerlukan ruang yang lebih besar sehingga menyebabkan diagragma tertekan dan sesak napas pun tak terhindarkan. Nah, sesak napas saat hamil akan lebih rentan untuk dialami oleh perempuan hamil yang mengandung bayi kembar.

4. Kekurangan zat besi

4. Kekurangan zat besi
Freepik/Yanalya

Kurangnya asupan zat besi yang menyebabkan perempuan hamil mengalami anemia juga bisa menyebabkan terjadinya sesak napas Ma.

Hal ini karena saat anemia diderita, tubuh harus bekerja ekstra dalam menyediakan pasokan oksigen untuk Mama dan janin. Efeknya, sesak napas pun terkadang tak bisa dihindarkan.

5. Menderita kondisi medis tertentu

5. Menderita kondisi medis tertentu
Freepik/Javier Sánchez Mingorance

Selain hal tersebut, sesak napas saat hamil juga bisa disebabkan karena kondisi medis tertentu. Asma misalnya, dapat menyebabkan perempuan hamil mengalami sesak napas, terlebih jika Mama memiliki riwayat menderita anemia ataupun tekanan darah tinggi.

Selain asma, emboli paru juga bisa menjadi penyebabnya. Gumpalan darah yang menempel di pembuluh darah arteri paru memengaruhi pernapasan sehingga dapat menyebabkan sesak napas, batuk, dan juga nyeri dada. Namun kondisi ini terbilang sangat terjadi Ma.

Berlangganan Newsletter?

Mau dapat lebih banyak informasi seputar parenting?
Daftar sekarang!