Agar Tidak Berisiko, Hindari 5 Hal Berikut Ketika Mengejan!

Sebelum melahirkan, ketahui larangan berikut ini!

6 September 2018

Agar Tidak Berisiko, Hindari 5 Hal Berikut Ketika Mengejan
motherrisingbirth.com

Ketika memasuki fase kehamilan akhir, yakni pada trimester ketiga, maka tidak dapat dipungkiri jika tingkat kecemasan Mama semakin tinggi setiap harinya.

Tak hanya terus menjaga kondisi kesehatan Mama dan janin dengan menjaga pola makan yang sehat dan bergizi, Mama juga perlu melakukan aktivitas fisik ringan agar persalinan yang akan Mama jalani dapat berjalan secara lancar.

Nah, bagi Mama yang berencana melahirkan secara normal maka salah satu bagian terpenting yang harus Mama kuasai adalah pada saat mengejan.

Tidak sembarang mengejan, ternyata Mama perlu mengetahui teknik yang tepat agar Mama tetap merasa nyaman ketika melahirkan si Kecil secara normal.

Mengetahui pentingnya edukasi mengenai mengejan, berikut Popmama.comtelah merangkum 5 hal yang tidak boleh Mama lakukan ketika mengejan!

1. Jangan berteriak terlalu keras

1. Jangan berteriak terlalu keras
Fotolia/James thew

Berteriak tanpa dikontrol dan tanpa disadari dapat mebuat Mama kelelahan dan kehilangan kendali selama proses mengejan.

Cobalah mengeluarkan suara lebih pelan sehingga Mama bisa mengatur nafas dengan benar.

Berteriak terlalu keras juga dapat membuat urat-urat di wajah Mama menegang beberapa kali. Meskipun sepele, ternyata hentakan tersebut dapat membuat kulit wajah lebih mudah kendur setelah proses kelahiran berlangsung.

Maka dari itu, cobalah untuk menenangkan diri terlebih dahulu.

Namun, jika Mama tetap panik dan tidak dapat mengontrol diri, maka cobalah ajak Papa untuk turut mendampingi proses persalinan Mama agar mendapatkan ketenangan batin.

Editors' Picks

2. Jangan menutup mata rapat-rapat

2. Jangan menutup mata rapat-rapat
telegraph.co.uk

Mengingat bahwa Mama harus mengeluarkan bayi melalui lubang vagina yang kecil, maka otomatis Mama perlu membutuhkan tenaga ekstra untuk melalui proses tersebut.

Maka dari itu, ketika mengejan Mama seharusnya membuka mata. Hal tersebut dimaksudkan agar mata Mama tidak mendapatkan tekanan berlebih yang bisa membuat pembuluh darah di selaput mata menjadi pecah.

Jadi, pastikanlah untuk tetap membuka mata dan mengarahkan pandangan ke arah bagian perut.

3. Jangan mengejan tanpa aba-aba dari dokter atau bidan

3. Jangan mengejan tanpa aba-aba dari dokter atau bidan
returntonow.net

Jangan terburu-buru mengejan sebelum dokter kandungan atau bidan meminta Mama untuk melakukannnya. 

Biasanya dokter atau bidan akan meminta Mama untuk mengejan apabila pembukaan sudah kesepuluh.

Tujuannya adalah untuk menghindari pembengkakan atau edema pada mulut rahim.

Tak hanya itu, ketika Mama mengejan tanpa aba-aba dari dokter atau bidan, maka bisa saja nantinya bayi mama terhimpit lubang vagina di waktu yang tidak tepat.

Jika bayi sudah terhimpit, maka bisa saja ia akan membiru dan kehilangan nafas.

Maka dari itu, untuk menghindari hal-hal buruk itu terjadi, tunggulah aba-aba dari dokter atau bidan.

4. Jangan bernafas tanpa kontrol yang baik

4. Jangan bernafas tanpa kontrol baik
bellefit.com

Tarik nafas dengan tepat berfungsi untuk mengurangi rasa nyeri serta memberikan sumber energi bagi Mama. Teknik pernapasan yang benar dapat dipelajari pada kelas senam hamil.

Selain dari kelas hamil, Mama juga dapat mempelajarinya pada video-video yang dapat dengan mudah ditemukan di YouTube.

5. Jangan mengangkat panggul atau bokong

5. Jangan mengangkat panggul atau bokong
Pinterest.com/What You Need To Know About Fevers During Labor

Jika tidak ingin semakin banyak jahitan pada vagina, maka jangan pernah mengangkat panggul atau bokong ketika mengejan!

Usahakanlah diri Mama untuk selalu rileks. Lemaskanlah bagian panggul ketika persalinan normal berlangsung agar robekan perineum tidak menjadi lebih lebar dan tidak memerlukan jahitan lebih banyak di area jalan lahir.

Jika jahitan ang diperlukan sedikit, maka aktvitas Mama pasca melahirkan pun tidak terlalu terganggu.

Nah, itulah kelima hal yang tidak boleh dilakukan ketika mengejan.

Meskipun setiap ibu hamil memiliki naluri sendiri ketika melahirkan, namun tidak ada salahnya jika Mama dapat mengurangi risiko ketika proses persalinan normal terjadi.

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.