TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

7 Manfaat Minyak ikan untuk Bayi

Minyak ikan banyak banget manfaatnya, lho!

Freepik/nixxphotography

Minyak ikan memang dikenal kaya manfaat untuk anak dan orang dewasa. Banyak yang bilang, minyak ikan bisa meningkatkan kecerdasan anak. Namun, apakah ini aman untuk diberikan pada bayi?

Sebelum anak berusia 12 bulan, bisa dibilang ia masih ‘belajar’ makan. Tidak heran kalau beberapa Mama merasa aneh untuk memberikan minyak ikan pada menu MPASI si Kecil. Kalau Mama salah satu orang yang merasa demikian, maka sebaiknya Mama ubah pikiran itu, karena minyak ikan sudah terbukti baik untuk tubuh bayi.

Minyak ikan kaya akan kandungan DHA, yang sangat penting untuk mendukung perkembangan kognitif, motorik, dan visual bayi.

Apa saja manfaat minyak ikan untuk bayi? Kalau Mama penasaran, yuk ketahui 7 manfaat minyak ikan untuk anak di bawah usia 12 bulan.

1. Mengoptimalkan tumbuh kembang bayi

Freepik/freepic.diller

Minyak ikan kaya akan nutrisi yang sangat penting untuk mengoptimalkan tumbuh kembang bayi Mama. Menurut SELF Nutrition Data, minyak ikan sangat kaya akan kandungan vitamin A, vitamin D, omega-3, asam lemak, dan DHA.

2. Menyehatkan, tanpa merkuri

Freepik/valeria_aksakova

Semua orang tahu kalau ikan adalah sumber nutrisi yang sangat baik untuk anak. Namun risiko kandungan merkuri pada ikan, harus diwaspadai juga ya, Ma. Jika kandungan merkuri adalah salah satu hal yang Mama takuti, maka Mama bisa mengandalkan minyak ikan.

Mengutip Mom Junction, kebanyakan suplemen minyak ikan sudah bebas merkuri. Perusahaan penghasil minyak ikan biasanya menggunakan ikan yang sangat rendah merkuri, dan kemudian disaring lagi untuk menghilangkan seluruh kontaminan. Menyehatkan, tanpa membuat Mama khawatir akan bahaya merkuri.

3. Meningkatkan fungsi otak

Freepik/Wavebreakmediaa

Pernah dengar kalau minyak ikan bisa mencerdaskan anak? Sepertinya ini ada benarnya, Ma. Menurut penelitian yang dipublikasikan di U.S. National Library of Medicine, minyak ikan mengandung DHA, yang membantu merawat sel-sel otak, dan memfasilitasi komunikasi antar neuron. DHA juga meningkatkan konsentrasi bayi, sehingga ia lebih mudah menyerap ilmu-ilmu baru di sekelilingnya.

4. Memperbaiki mood

Freepik/senivpetro

Ini penting banget! Rutin mengonsumsi suplemen minyak ikan bisa membuat bayi lebih bahagia dan tersenyum sepanjang hari. Maka penting untuk memberikan minyak ikan pada bayi, salah satunya agar Mama bisa bilang selamat tinggal pada tantrum.

5. Mempertajam penglihatan

Freepik/user66

Kandungan DHA dalam minyak ikan sangat efektif untuk membantu meningkatkan penglihatan bayi. Terlebih, minyak ikan kaya akan vitamin A, yang dikenal baik bagi kesehatan mata.

6. Memperkuat tulang

Freepik/tisiple

Minyak ikan juga kaya akan vitamin D, dan tentu saja ini tepat untuk memperkuat tulang anak Mama. Kandungan asam lemak Omega-3 pada minyak ikan juga sangat penting untuk menjaga kepadatan tulang bayi.

Masih banyak lagi manfaat dari tingginya kandungan asam lemak ini, salah satunya adalah meningkatkan daya tahan tubuh bayi, sehingga ia terlindung dari serangan flu dan batuk.

7. Mencegah eksim

Freepik/nensuria

Eksim adalah salah satu masalah kulit yang sering dialami bayi. Untuk mencegah dan mengatasi eksim pada bayi, Mama bisa memberikan minyak ikan setiap hari untuknya. Eksim ringan bisa menyebabkan kulit anak sangat kering, sedangkan eksim parah bisa membuat kulit anak pecah dan berdarah. Inilah saatnya asam lemak Omega-3 beraksi untuk meredakan gejala-gejala eksim pada bayi.

Perlu Mama ketahui, segala nutrisi tentu akan lebih baik bagi tubuh anak jika didapat dari makanan langsung. Namun jika bayi Mama terlihat kurang menyukai ikan berlemak, maka memberinya minyak ikan satu kali sehari bisa menjadi solusi yang efektif. Namun sebelumnya, pastikan Mama sudah berkonsultasi terlebih dahulu ya dengan dokter anak si Kecil, karena bisa jadi anak mengalami alergi ikan.

Sebenarnya anak bisa mulai mengonsumsi minyak ikan sejak usianya di atas 6 bulan, namun jika anak terlihat ada alergi seafood, sebaiknya tunggu hingga ia berusia 3 tahun, atau sesuai saran dokter anak.

Selalu semangat dalam memberikan nutrisi terbaik untuk si Kecil ya, Ma.

Baca juga:

The Latest