TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Benarkah Aktivitas Menyusui Berubah saat Bayi Bertambah Umur?

Perkembangan bayi menyebabkan proses menyusui mengalami perubahan

pixabay/badarsk

Selama enam bulan pertama, ASI menjadi makanan utama bayi. Nutrisi yang ada pada ASI membuat si Kecil tumbuh dan berkembang dengan baik.

Seiring bertambahnya usia, bayi pun menjadi lebih terbiasa untuk menyusu dan terjadi beberapa perubahan. Menyusu bukanlah melulu soal makan tetapi juga soal kedekatan dengan Mama.

Apa saja ya perubahan aktivitas menyusu pada bayi tersebut? Popmama.com merangkumnya untuk Mama pada ulasan berikut ini.

1. Waktu yang dibutuhkan untuk menyusui jadi lebih singkat

Freepik/shurkin_son

Seiring dengan berjalannya waktu, bayi pun semakin terbiasa dan menjadi lebih baik dalam menyusu. Ini menyebabkan waktu untuk menyusui si Kecil pun makin singkat.

“Menyusui bayi baru lahir bisa memakan waktu 20 hingga 40 menit, tetapi pada saat mereka mencapai usia tiga bulan, mereka sering mengurangi durasi makan,” kata Nancy Mohrbacher, IBCLC, FILCA.

"Ini bisa menjadi 10 hingga 20 menit, tergantung bayinya." Kemungkinan bayi akan tetap menyusu setiap dua hingga tiga jam, tetapi melakukannya dengan lebih efisien.

2. Mama tidak akan terlalu khawatir tentang seberapa banyak bayi minum

Pexels/Polina Tankilevitch menyusui sambil berbaring bikin mengantuk.

Pada awalnya, Mama mungkin selalu khawatir bahwa bayi mungkin tidak mendapatkan cukup ASI dan diam-diam berharap untuk memiliki alat yang dapat mengukur asupan bayi.  Namun hal yang mengagumkan tentang menyusui adalah bahwa bayi tahu kapan dia lapar dan akan memberi tahu Mama, lalu akan berhenti ketika kenyang.

“Bayi memberi isyarat kepada tubuh mama untuk membuat jumlah ASI yang tepat dengan jumlah nutrisi, vitamin, dan antibodi yang tepat sesuai dengan usia bayi,” kata Gina Ciagne, CLC untuk Lansinoh Laboratories. Selama bayi sehat dan berat badannya bertambah, artinya dia mendapat ASI yang cukup.

Jika Mama memompa di siang hari saat sedang bekerja, jangan panik jika melihat jumlah ASI menurun, terutama setelah bayi mulai dengan makanan padat. Itu normal. “Saat bayi memulai makanan padat, mereka membutuhkan ASi lebih sedikit,” kata Mohrbacher.

3. Menyusui bukan hanya soal mengisi perut saja

Pexels/Wendy Wei

Bayi tidak hanya menyusu untuk diberi makan; mereka juga mendapatkan kenyamanan dan kedekatan dari aktivitas ini, Ma.

Menyusui dapat menghentikan amukan, menenangkan bayi dan balita yang baru saja terjatuh, atau memberi Mama dan si Kecil waktu untuk bonding di pagi hari sebelum Mama bekerja.  

“Menyusui adalah alat pengasuhan serbaguna,” kata Mohrbacher. Menurut para ahli, pemberian ASI sesuai permintaan dapat menawarkan manfaat emosional yang besar.

4. Bayi mungkin lebih mudah teralihkan saat menyusu

Freepik/freepic.diller

Sekitar usia enam sampai 10 bulan, bayi akan menyusu dan kemudian tiba-tiba menunjuk dan menjerit pada pesawat yang melaju di atas kepala. Mama akan membuatnya menyusu lagi dan dua menit kemudian, dia akan teralihkan dengan hal lain.

Bayi akan lebih banyak bergerak (biasanya berguling, merangkak dan meluncur) dan Mama mungkin menemukan bahwa dia lebih tertarik untuk menjelajahi dunia di sekitarnya daripada berfokus pada makanannya.

Untuk membatasi gangguan dan waktu berhenti-dan-pergi makan, Ciagne merekomendasikan Mama untuk menemukan tempat yang tenang untuk menyusui, seperti kamar bayi atau tempat lain yang tidak terlalu ramai.

5. Mama mungkin akan digigit

Freepik/Zayne-c

Saat melihat si Kecil mulai tumbuh gigi, Mama tentu sangat senang dan bersemangat namun sedikit gugup ketika ia menyusu dan mulai menggigiti puting.

“Tidak semua bayi menggigit,” kata Mohrbacher. Jika bayi melakukannya, biasanya karena gusi mereka sakit karena tumbuh gigi. Menggigiti sesuatu termasuk puting membuat mereka merasa lebih baik.

Beri bayi kain lap dingin atau mainan untuk tumbuh gigi sebelum menyusu, sehingga bayi akan mengatasi gusinya yang sakit sebelum menyusu. Jika bayi menggigit puting, segera berhenti menyusui sehingga bayi tahu bahwa perilakunya tidak menyenangkan. Akhirnya, dia akan mendapatkan pesan tersebut.

Nah, seiring dengan perkembangan si Kecil, aktivitas menyusui pun ikut berubah. Ini normal, Ma. Jangan lupa untuk menikmati momen menyusui bayi ya.

Baca juga:

The Latest