TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Zaskia Sungkar Ngidam Jengkol, Bolehkah Ibu Hamil Mengonsumsinya?

Zaskia Sungkar sudah mulai masuk ke fase ngidam, ia lagi senang makan jengkol

Instagram.com/zaskiasungkar15

Zaskia Sungkar dan Irwansyah sedang menjadi pasangan bahagia karena anak pertama mereka akan lahir tahun depan. Usai menanti hampir 10 tahun lamanya, Zaskia berhasil hamil melalui In Vitro Fertilization (IVF) atau yang populer disebut bayi tabung

Di trimester pertama kehamilannya, Zaskia sudah mulai mengalami fase ngidam. Perlu diingat bahwa saat menjalani masa kehamilan, ibu hamil pasti tidak akan pernah lepas dari fase ngidam. 

Hal ini seolah tidak bisa ditawar dan harus dilalui selama jalannya proses kehamilan, bahkan akan menjadi pengalaman tak terlupakan bagi pasangan suami istri. Terlebih untuk ibu hamil yang ngidam sesuatu yanh unik atau aneh. 

Sejauh ini, Zaskia baru diketahui sedang ngidam jengkol. Kabar ini sempat diunggah ke dalam sebuah vlog berjudul "Masya Allah, Kia Ngidam Jengkol? Mama Fenny Balik ke Belanda" yang tayang di channel YouTube The Sungkars Family. 

"Jadi Kia hamilnya ngidam jengkol?" tanya Shireen kepada Irwansyah dalam video tersebut

Dengan raut muka yang ekspresif, Irwansyah seolah berkata, "Iya nih kenapa harus jengkol?" 

"Dia (Irwansyah) nggak mau satu piring sama gue. Karena gue makan jengkol," kata Zaskia sambil tertawa. 

Begitulah sepenggal percakapan yang ada di dalam video unggahan mereka. Tak hanya Zaskia saja yang seringkali ngidam jengkol, namun ibu hamil lainnya pun begitu. 

Jika Mama penasaran dan ingin mengetahui terkait, "bolehkah ibu hamil mengonsumsi jengkol?" tidak perlu khawatir karena Popmama.com telah merangkumnya. 

Diperhatikan untuk kesehatan yuk, Ma!

1. Sebenarnya bolehkah ibu hamil mengonsumsi jengkol?

vegetafruit.com

Selama masa kehamilan, ibu hamil seringkali mengalami fase di mana mereka ngidam suatu makanan. Tak jarang ada beberapa ibu hamil yang punya keinginan mengonsumsi jengkol, seperti Zaskia Sungkar ketika sedang hamil muda. 

Jengkol yang menggugah selera memang seringkali menjadi sesuatu yang diidam-idamkan saat hamil. Mengingat jengkol bisa diolah ke dalam berbagai jenis makanan mulai dari rendang jengkol, semur jengkol, pepes jengkol hingga nasi goreng jengkol. 

Hanya saja, sebagian ibu hamil merasa ragu ketika ingin mengonsumsi jengkol dan khawatir dengan efek samping untuk kesehatan mereka. 

Terkait pertanyaan mengenai "sebenarnya bolehkah ibu hamil mengonsumsi jengkol?", maka jawabannya boleh. Hanya saja ibu hamil perlu memerhatikan porsi jengkol yang akan dikonsumsi, usahakan tidak terlalu berlebihan. 

Pastikan juga jengkol yang akan diolah ke dalam menu-menu favorit harus dimasak secara matang, sehingga tidak mengandung bakteri salah satunya Listeria. 

Jika masih ragu-ragu untuk mengonsumsi jengkol, cobalah berkonsultasi ke dokter. Tanyakan kepada dokter terkait keinginan mengonsumsi jengkol karena setiap ibu hamil memiliki kondisi yang berbeda-beda. 

2. Apa saja manfaat positif mengonsumsi jengkol selama masa kehamilan?

resepkoki.id

Aroma jengkol yang khas ketika sudah diolah menjadi makanan tertentu memang akan menjadi primadona tersendiri di area meja makan. Namun, ibu hamil perlu memahami setiap asupan yang dikonsumsinya agar tidak mengganggu kesehatan janin di dalam kandungan. 

Jengkol sendiri memiliki manfaat positif untuk kesehatan, sehingga juga dapat dirasakan oleh ibu hamil jika dikonsumsi dengan porsi yang tepat. Berikut beberapa manfaat yang bisa dirasakan ketika mengonsumsi jengkol, antara lain: 

  • Mengurangi risiko sembelit yang terjadi selama masa kehamilan. Jengkol memiliki kandungan tinggi serat, sehingga mampu mencegah atau menyembuhkan masalah susah buang air besar yang umumnya terjadi pada ibu hamil. 
  • Memberikan asupan kalsium untuk janin di dalam kandungan. Jengkol termasuk makanan yang memiliki kandungan kalsium tinggi. Jika dikonsumsi langsung oleh ibu hamil, maka akan membantu kesehatan tulang pada janin walau masih berada di dalam perut. 
  • Membantu untuk menurunkan risiko osteoporosis pada ibu hamil. Asupan kalsium pada jengkol akan memperkuat tulang agar tetap sehat, terutama ketika mulai mendekati proses persalinan. 

Beberapa manfaat positif untuk kesehatan ini bisa didapatkan ketika ibu hamil mengonsumsi jengkol. Walau ada beragam manfaatnya untuk kesehatan, namun kembali diingatkan untuk tidak mengonsumsinya secara berlebihan. 

3. Adakah efek samping ketika ibu hamil mengonsumsi jengkol? 

commons.wikimedia.or

Walau ibu hamil diperbolehkan untuk mengonsumsi jengkol, namun tetap diingat bahwa ada takaran yang harus disesuaikan. Terlalu banyak mengonsumsi jengkol hanya akan membuat kesehatan diri sendiri dan janin di dalam kandungan semakin buruk. 

Mama harus pahami bahwa ada batas maksimal ketika ingin mengonsumsi jengkol selama hamil. 

Dilansir dari berbagai sumber, ibu bamil hanya boleh mengonsumsi tiga keping jengkol perhari. Usahakan juga tidak mengonsumsinya setiap hari secara berlebihan, apalagi terdapat asam jengkolat di dalam jengkol. 

Jika pH tubuh seseorang di bawah tujuh atau asam, maka mengonsumsi jengkol akan menjadi masalah untuk kesehatannya. Hal ini dikarenakan jengkol sulit larut air dan mengendap di ginjal.

Perlu diperhatikan bahwa sesuatu yang berlebihan tentu tidak akan baik, termasuk dalam mengonsumsi makanan. Jadi, usahakan tetap menjaga asupan makanan selama masa kehamilan. 

Itulah informasi mengenai Zaskia Sungkar yang ngidam jengkol saat hamil muda. Semoga informasi terkait asupan jengkol untuk ibu hamil ini bermanfaat ya, Ma. 

Baca juga: 

The Latest