TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

7 Cara Mengatasi Gairah Seks Menurun saat Hamil, Bisa Dicoba!

Ibu hamil bisa merasa sangat bersalah karena hal ini lho

Pexels/anastasia-shuraeva

Keyakinan yang populer menyebut ibu hamil memiliki libido lebih besar dibandingkan ketika tidak mengandung. Namun, justru yang terjadi malah sebaliknya dan itu bukan kasus yang langka lho, Ma. 

Ada sejumlah alasan mengapa perubahan yang dialami ibu hamil dapat memengaruhi keadaan fisik, emosional, serta libidonya. Di trimester pertama, kehamilan memicu perubahan hormon yang signifikan dalam persiapan untuk kelahiran bayi. 

Perubahan ini dapat menimbulkan perasaan bahagia tapi juga meningkatkan sensitivitas dari kemarahan hingga keputusasaan. Meskipun perubahan ini normal, namun dapat membuat ibu hamil merasa lelah dan energinya cepat habis. 

Belum lagi bagi yang mengalami morning sickness yang semakin membuat ibu hamil lelah. Ini akan berpengaruh ke penurunan hasrat seksualnya. Parahnya lagi, masalah ini bisa membuat ibu hamil merasa bersalah ke pasangan.

Jangan khawatir Ma, ada beberapa cara yang bisa diikuti lho. Namun, jangan lupa pertimbangkan keadaan dan kenyamanan mama juga jika ingin melakukan hubungan seksual saat hamil ya. 

Dikutip dari Parents dan Very Well Family, serikut Popmama.com rangkum cara mengatasi gairah seks menurun saat hamil yang bisa Mama coba.

1. Punya waktu tidur yang cukup

Pexels/ketut-subiyanto

Cobalah untuk mendapatkan waktu tidur yang cukup. Biasakan tidur delapan jam penuh setiap malam. Tidur yang tidak nyenyak dan kurang dapat membuat kemampuan untuk berhubungan seks semakin sulit.

Untuk itu pastikan Mama mencukupi waktu tidur setiap malam ya. Saat susah tidur, Mama bisa menyiasatinya dengan membuat ruangan senyaman mungkin, atur suhu ruangan menjadi sejuk, matikan lampu, dan nyalakan aromaterapi bila perlu.

2. Jangan khawatir soal berhubungan seks akan sebabkan keguguran

Freepik/jcomp

Menjadi ibu hamil seolah membuat perempuan merasa sangat hati-hati dalam banyak hal. Ini akan berpengaruh terhadap anggapan bercinta di awal kehamilan dapat melukai janin.  

"Dalam kehamilan yang normal dan sehat, tidak ada risiko untuk melakukan hubungan intim," kata Elisabeth Aron, M.D., dokter kandungan dan penulis buku Pregnancy Do's and Don'ts.

Komplikasi paling umum yang dapat menghalangi aktivitas seksual adalah plasenta previa (sebuah kondisi di mana plasenta menutupi leher rahim), pecahnya selaput dini, dan tanda-tanda persalinan prematur. Jika tidak, pasangan biasanya diberi lampu hijau untuk melakukan seks selama kehamilan. 

Di trimester pertama kekhawatiran calon orangtua yakni keguguran. Padahal banyaknya kasus keguguran bukan karena berhubungan seks, lho. 

3. Memakai lingerie ibu hamil untuk lebih percaya diri

Pexels/nappy

Bagi beberapa ibu hamil, proses mengandung membuat mereka khawatir mengenai perubahan tubuhnya. Ini membuat mereka tidak percaya diri dan menganggap sudah tidak menarik lagi. Hal itu bisa membuat ibu hamil kehilangan gairah seksnya di ranjang.

Kini, dengan beragamnya lingerie untuk ibu hamil bisa dimanfaatkan. Memakai sesuatu yang menggoda bisa meningkatkan kepercayaan diri untuk berhubungan seksual. 

4. Melakukan babymoon bersama pasangan

Freepik/prostooleh

Terkadang perubahan tempat dan pemandangan bisa berpengaruh terhadap libido ibu hamil yang terpengaruh hormon. Oleh karenanya, liburan bersama bisa jadi pilihan. Mama dan Papa bisa bermesraan di tempat baru agar suasana ranjang kembali panas. 

5. Melakukan kegiatan intim lain tanpa penetrasi

Freepik

Dijelaskan oleh dokter Roger Harms, M.D., ahli kandungan sekaligus penulis Mayo Clinic Guide to a Healthy Pregnancy menyebut jika hamil membutuhkan energi yang luar biasa. Oleh karenanya, menjaga tubuh tetap prima selama kehamilan trimester pertama adalah hal penting.

Mama bisa mempersiapkan untuk berhubungan seks lebih cepat 30 menit dari biasanya. Ini akan memberikan waktu Mama untuk lebih rileks. 

Namun, jika Mama masih tidak memiliki energi untuk berhubungan intim, gunakan waktu ini sebagai kesempatan untuk mengeksplorasi kegiatan intim lain dengan pasangan seperti memijat, mencium, atau senggama selain penetrasi.

6. Rajin berolahraga agar tubuh tetap prima

Pexels/Li Sun

Fisik yang prima akan berpengaruh kepada respons tubuh saat hamil. Selain lebih kuat terhadap paparan virus dan penyakit, tubuh yang prima juga bisa memengaruhi libido. Apalagi bagi ibu hamil.

Dikutip dari Very Well Family, cobalah untuk berolahraga dan makan dengan baik ketika Mama bisa. Dua hal ini juga dapat meningkatkan tingkat energi dan kepercayaan diri.

7. Mencoba berbagai posisi seks yang berbeda

Freepik/gpointstudio

Di trimester pertama kehamilan, ukuran perut bukan jadi masalah. Meski begitu, jika Mama merasa tidak nyaman dengan suatu posisi seks jangan ragu untuk mengeksplorasi posisi lain ya. Fokuslah pada apa yang terasa nyaman secara fisik. Bereksperimenlah dengan posisi seks yang ramah kehamilan seperti spooning.

Itulah tadi cara mengatasi gairah seks menurun saat hamil yang bisa dicoba. Semoga informasi ini bermanfaat dan bisa membantu Mama ya!

Baca juga:

The Latest