Durasi Tidur yang Ideal untuk Bayi di Bawah Satu, Mama Perlu Tahu!

Tidur yang cukup dapat membantu si Kecil melawan infeksi di tubuhnya

15 Mei 2022

Durasi Tidur Ideal Bayi Bawah Satu, Mama Perlu Tahu
Pixabay/PublicDomainPictures

Menjadi orangtua baru mungkin memiliki perasaan yang campur aduk. Meskipun kegembiraan dan rasa syukur menyelimuti Mama dan Papa saat melihat si Kecil lahir ke dunia.

Nyatanya karena kasih sayang yang sangat besar itulah yang menyebabkan Mama gampang khawatir mengenai perkembangan si Kecil.

Pertanyaan yang kadang muncul di kepala yaitu tentang bagaimana dengan waktu tidurnya? Apakah terlalu lama atau terlalu sedikit durasi tidur si Kecil?

Nah, di sini Popmama.com akan membantu Mama dan Papa untuk memberikan informasi seputar durasi tidur bayi di bawah tahun. Simak penjelasannya di bawah ini!

Kapan waktu yang Tepat bagi Bayi untuk Tidur?

Kapan waktu Tepat bagi Bayi Tidur
Pixabay/marvelmozhko
Ilustrasi

1. Bayi baru lahir

Dilansir dari laman Utah Valley Pedriatics, bayi yang baru lahir dapat tidur kisaran 16-22 jam per hari. Umumnya di usia ini pola tidur bayi masih belum beraturan. Namun, paling normal bayi mengabiskan waktu tidur 16,5 jam dibagi 8 jam tidur siang dan 8,5 jam.

2. Bayi 1 bulan

Durasi tidur bayi akan berubah menjadi 14-16 jam di usia 1 bulan. Karena di usia ini biasanya bayi sudah mengenal siang dan malam. Bayi akan lebih banyak menghabiskan waktu tidurnya di malam hari yakni sekitar 8 sampai 9 jam dan 6 sampai 7 jam untuk siang hari.

3. Bayi 2-3 bulan

Perbedaan pembagian waktu tidur bayi di kisaran usia ini adalah 10-16 jam tidur malam dan 4-5 jam tidur siang. Selebihnya tidak ada perbedaan durasi tidur bayi di usia 1 sampai 3 bulan yaitu tetap di waktu 14-16 jam per hari.

4. Bayi 6 bulan

Menginjak usia 6 bulan, bayi akan menghabiskan waktu tidurnya sebanyak 14 jam per hari. Pembagian waktu tidur bayi umumnya sekitar 3 jam tidur siang dan 11 jam tidur malam.

5. Bayi 9-12 bulan

Jam tidur bayi di usia ini akan lebih sedikit ketimbang usia sebelumnya, yaitu 13,5 jam dalam sehari. 11 jam waktu tidur malam dan 2,5 jam waktu tidur siang.

Kebanyakan pola tidur bayi di usia ini mengalami perubahan tidak beraturan lagi. Hal tersebut timbul bisa karena ketidaknyamanan akibat gigi si Kecil tumbuh.

Itulah mengapa wajar jika Mama dan Papa harus begadang mengikuti waktu tidur si Kecil karena biasanya ia tidak bisa tidur atau menolak untuk tidur.

Editors' Picks

Apakah Normal Bayi Baru Lahir Tidur Lebih Lama atau Lebih Singkat dari Durasi Tidur pada Umumnya?

Apakah Normal Bayi Baru Lahir Tidur Lebih Lama atau Lebih Singkat dari Durasi Tidur Umumnya
Freepik.com/Daniel Reche

Normalnya bayi baru lahir dapat tidur dengan durasi 16-22 jam per hari. Mereka akan bangun setiap beberapa jam untuk menyusu.

Perubahan pola waktu tidur bayi sangat mungkin terjadi terutama jika dia mengalami growth spurt atau lonjakan pertumbuhan dan karena lebih sering menyusu.

Namun, Mama perlu perhatikan jika bayi tidur lebih dari 22 jam per hari, hubungi dokter untuk mengetahui apa penyebabnya.

Mereka mungkin lebih aktif di malam hari dan tidur lebih banyak di siang hari pada awalnya, tetapi bayi akan memperbaiki waktu tidur dirinya sendiri seiring waktu.

Jangan heran jika bayi tidak tidur sepanjang malam untuk sementara waktu. Jika bayi baru lahir tidur kurang dari 16 jam per hari bisa saja ia tidak nyaman dengan tempat tidurnya.

Coba sesuaikan suhu dan pencahayaan kamar agar kamar lebih nyaman untuk tidur.

Bisa juga dengam memutar musik klasik untuk membuatnya tidur dan gendong bayi mama hingga ia tertidur. Rewel dan sering menangis bisa menandakan bahwa bayi kurang tidur atau memiliki keluhan lain.

Jika si Kecil rewel dan kesulitan untuk tidur, bahkan dalam keadaan perut kenyang, diskusikan kekhawatiran ini dengan dokter anak.

Tempat yang Baik bagi Bayi untuk Tidur

Tempat Baik bagi Bayi Tidur
Pexels/Enrique Hoyos

Memperhatikan kenyamanan ruangan tidur bayi penting dilakukan untuk memastikan dia cukup tidur. Pastikan agar mengatur suhu ruangan.

Kamar yang terlalu hangat atau terlalu dingin bisa membuat bayi terjaga. Bayi yang baru lahir harus selalu tidur di tempat tidur khusus atau box bayi yang sesuai.

Jangan sampai menyelipkan banyak selimut, boneka mainan, bantal dan barang berisiko lainnya. Hal ini harus dihindari untuk mencegah agar si Kecil tidak tertindih barang. Sebaiknya, andalkan piyama yang nyaman untuk menjaga suhu tubuh bayi.

Meskipun tidur di kamar yang sama adalah ide yang bagus, sebisa mungkin hindari tidur di ranjang yang sama dengan bayi.

Redupkan pencahayaan yang terlalu terang dan jika jendela memiliki tirai atau gorden, pastikan semua penyangga atau kain jauh dari jangkauan si Kecil.

Posisi yang Tepat untuk Tidur

Posisi Tepat Tidur
rawpixel.com/McKinsey
Mitos fakta posisi tidur bayi

Bayi harus selalu diletakkan telentang saat tidur. Hindari menggunakan hanya satu penyangga bantal tidur untuk menopang salah satu sisi tubuhnya. Mama juga harus memperhatikan pola pergerakkan tidur dengan tidak membiarkan si Kecil tidur dalam posisi tengkurap.

Saat bayi bertambah besar, ia mungkin mampu menggulingkan badan. Setelah bayi cukup kuat untuk berguling, tidak apa-apa membiarkannya tidur dalam posisi itu namun tetap harus awasi pergerakannya.

American Association of Pediatrics menganjurkan tidur telentang untuk membantu mengurangi risiko Sudden Infant Death Syndrome (SIDS) atau sindrom kematian bayi mendadak.

Durasi tidur bayi tentu berbeda dengan orang dewasa karena di usia tersebut bayi membutuhkan lebih banyak energi untuk tumbuh kembangnya.

Selain jam tidur yang perlu disesuaikan dengan usia bayi, Mama juga harus perhatikan apakah si Kecil tampak mengalami masalah saat akan tidur atau gangguan tidur tertentu. Jika ada yang tidak normal segera konsultasikan ke dokter untuk mendapat penanganan lebih lanjut.

Nah, demikian informasi tentang durasi tidur bayi di bawah satu tahun. Semoga bermanfaat ya!

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.

Mama CerdAZ

Ikon Mama CerdAZ

Panduan kehamilan mingguan untuk Mama/Ibu, lengkap dengan artikel dan perhitungan perencanaan persalinan

Cari tahu yuk