Pexels/upender photography
Mengutip Healthline, tidur terlalu lama memang bisa jadi masalah jika sampai membuat bayi jarang menyusu, apalagi jika disertai jumlah popok basah yang berkurang dan berat badan yang naik lambat.
Namun, jika si Kecil tetap menyusu cukup sering dan pertumbuhannya baik, sesekali tidur pulas bukan hal yang perlu dikhawatirkan.
Mengutip Australian Breastfeeding Association, Mama disarankan tetap waspada terutama jika bayi terlihat sangat sulit dibangunkan atau tampak lemas saat coba disusui. Kondisi ini bisa jadi tanda ada hal lain yang perlu diperiksa oleh dokter, seperti bayi kuning (jaundice) atau infeksi.
Jadi, kuncinya bukan pada berapa lama bayi tidur, melainkan pada apakah kebutuhan menyusuinya tetap terpenuhi. Selama tanda-tanda kecukupan ASI terlihat baik, Mama tidak perlu terlalu cemas.
Jika Mama masih ragu apakah perlu membangunkan si Kecil atau tidak, jangan ragu berkonsultasi dengan dokter anak atau konselor laktasi. Dengan begitu, Mama bisa menyusui dengan lebih tenang tanpa rasa khawatir berlebihan.
Nah, itulah pembahasan mengenai bolehkah membangunkan bayi saat tidur untuk menyusu? Semoga informatif dan bermanfaat, Ma!