Setelah melahirkan, salah satu ritual penting yang biasa dilakukan para Papa adalah mengubur ari-ari sang bayi. Baik secara tradisi maupun dalam Islam tentu ada acara tertentu dalam mengubur ari-ari yang harus diikuti.
Nah, buat yang belum tahu apa itu ari-ari, ketika Mama melahirkan, terdapat plasenta di dalam kandungan yang otomatis juga ikut keluar. Plasenta tersebut berguna menyalurkan oksigen dan makanan pada janin ketika Mama hamil.
Saat bayi lahir, ari-ari akan digunting dan dipisahkan dari tubuh si Kecil. Di Indonesia, banyak masyarakat percaya jika ari-ari merupakan sesuatu yang sakral. Tak heran, di tiap daerah memiliki ritual khusus untuk menguburkannya.
Lalu, bagaimana dengan pandangan Islam tentang mengubur ari-ari? Apakah ada syarat tertentu yang harus dilakukan?
Melansir dari berbagai sumber, berikut Popmama.com ulas tentang cara mengubur ari-ari bayi menurut Islam.
