Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
5 Cara Stimulasi Bayi 6 Bulan, dari Cilukba sampai Bernyanyi
Unsplash/Mina Rad
  • Bayi usia 6 bulan dapat distimulasi lewat interaksi bermain sederhana di rumah untuk mendukung perkembangan kemampuan sesuai usianya.

  • Cilukba, bermain cermin, dan membaca buku bergambar membantu bayi memahami keberadaan objek, memperhatikan ekspresi, serta membangun komunikasi melalui suara dan respons.

  • Permainan tekstur dan bernyanyi mengenalkan sensasi, mendukung pendengaran serta bahasa; pendampingan diperlukan karena bayi masih sering memasukkan benda ke mulut.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Bayi umur 6 bulan bisa diajak main dengan Mama. Mama bisa main cilukba, lihat cermin, dan baca buku gambar. Bayi juga boleh menyentuh benda yang lembut atau licin, tapi harus ditemani. Mama bisa bernyanyi dan tepuk tangan bersama bayi. Semua ini membantu bayi belajar, mendengar, dan merasa dekat dengan Mama.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Si Kecil sudah memasuki usia 6 bulan, Ma? Ini saatnya Mama semakin sering mengajaknya bermain dan berinteraksi.

Aktivitas sederhana yang dilakukan bersama bisa menjadi kesempatan bagi bayi untuk belajar sekaligus menstimulasi si Kecil untuk terus mengembangkan berbagai kemampuan yang sesuai dengan usianya.

Mama nggak perlu bingung mencari aktivitas untuk menstimulasi si Kecil. Ada beberapa permainan sederhana yang bisa dilakukan di rumah, seperti cilukba, bermain di depan cermin, hingga bernyanyi bersama.

Berikut ini Popmama.com memberikan daftar 5 cara stimulasi bayi 6 bulan yang telah dilansir dari laman Baby Center. Yuk, disimak, Ma!

1. Bermain cilukba

Unsplash/Taylor Gray

Permainan sederhana ini ternyata bukan cuma bikin si Kecil tertawa, tetapi juga membantu mengenalkan konsep object permanence, yaitu pemahaman bahwa sesuatu tetap ada meski sedang tidak terlihat.

Saat Mama menutup wajah dengan tangan atau kain, lalu kembali muncul sambil mengatakan “cilukba”, si Kecil belajar bahwa Mama tetap ada meski sempat menghilang dari pandangannya.

Mama juga bisa membuat ekspresi berbeda setiap kali muncul kembali, seperti senang, sedih, atau terkejut, untuk membantu si Kecil mengenali dan mengekspresikan emosi.

2. Bermain dengan cermin

Unsplash/Kinga Lopatin

Cermin bisa jadi teman bermain yang menarik untuk si Kecil, Ma. Memasuki usia 6 bulan, bayi biasanya senang melihat pantulan wajahnya sendiri.

Mama bisa memangku bayi atau sembari tummy time, lalu gunakan cermin yang aman untuk bayi dan letakkan pada jarak yang tidak mudah dijangkau.

Biar makin seru, Mama bisa membuat berbagai ekspresi wajah atau suara lucu di depan cermin. Si Kecil mungkin akan tertarik memperhatikan pantulannya, bahkan mencoba meraih cermin tersebut.

3. Membaca buku bersama

Pexels/RDNE Stock project

Saat usia 6 bulan, Mama bisa mulai membacakan si Kecil buku bergambar. Pilihlah buku bergambar dengan pola yang lebih beragam dan warna-warna cerah untuk menarik perhatian bayi.

Saat membaca, coba gunakan suara dan ekspresi wajah yang berbeda agar ceritanya terasa lebih seru.

Mama juga bisa menirukan suara si Kecil dan tersenyum saat si Kecil mulai mengeluarkan suara, sehingga aktivitas membaca sekaligus menjadi momen untuk membangun interaksi dan menstimulasi komunikasi bayi.

4. Sensory play

Unsplash/serjan midili

Si Kecil juga bisa diajak mengenal berbagai tekstur melalui sensory play sederhana, Ma.

Mama cukup menyiapkan beberapa wadah kecil berisi bahan dengan tekstur berbeda, seperti pasta matang yang sudah dingin, air, atau bahan lain yang aman disentuh. Biarkan bayi menyentuh dan merasakan perbedaannya, seperti lembut, licin, atau kasar.

Aktivitas ini juga bisa menjadi pengenalan awal terhadap beragam tekstur makanan saat si Kecil mulai MPASI.

Pastikan Mama selalu mendampingi selama bermain dan memilih bahan yang aman jika tertelan karena bayi di usia ini masih suka memasukkan benda ke dalam mulut.

5. Menyanyikan lagu

Magnific/magnific

Siapa bilang bernyanyi cuma untuk menghibur si Kecil, Ma?

Aktivitas sederhana ini juga bisa menjadi stimulasi untuk membantu perkembangan pendengaran dan bahasa bayi, sekaligus mempererat bonding antara Mama dan si Kecil.

Mama bisa menyanyikan lagu dengan melodi dan lirik sederhana sambil melakukan gerakan seperti bertepuk tangan atau menggerakkan tangan bayi.

Saat si Kecil mulai mengoceh, coba tirukan kembali suaranya sebagai bentuk interaksi dua arah. Mama juga bisa menyisipkan nama si Kecil ke dalam lirik agar si Kecil semakin terbiasa mendengar namanya sendiri.

Itulah 5 cara stimulasi bayi 6 bulan. Lewat menstimulasi si Kecil, Mama tak hanya membantu dalam mendukung tumbuh kembangnya, tetapi juga mampu menciptakan momen bonding dengan si Kecil dengan cara yang menyenangkan.

Curated For You

Editorial Team

Related Article