Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Install

Apa Itu Teknik Grounding pada Bayi? Bantu Stimulasi Sensorik si Kecil

Apa Itu Teknik Grounding pada Bayi? Bantu Stimulasi Sensorik si Kecil
Magnific/prostooleh
  • Grounding mengajak bayi menyentuh permukaan alami yang aman, seperti rumput, tanah, atau pasir, untuk mengenal tekstur dan sensasi melalui tangan maupun kaki.

  • Aktivitas ini dapat menstimulasi perkembangan sensorik dan motorik, termasuk keseimbangan serta kekuatan otot; pengenalan tekstur juga dipercaya membantu bayi menghadapi tekstur makanan saat MPASI.

  • Grounding dilakukan sekitar 10–20 menit di area bersih dan aman, disesuaikan dengan kemampuan bayi, tanpa alas kaki, serta selalu diawasi agar tidak memasukkan benda ke mulut.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Tahukah Mama bahwa stimulasi sensorik bisa membantu bayi merasa lebih tenang saat sedang rewel?

Mama bisa melirik salah satu cara yang dapat dilakukan untuk menstimulasi sensorik bayi, yakni melalui teknik grounding.

Lalu, apa itu teknik grounding pada bayi? Berikut Popmama.com berikan penjelasan mengenai apa itu grounding pada bayi. Yuk, disimak, Ma.

  1. Apa Itu Teknik Grounding pada Bayi?

    Apa Itu Teknik Grounding pada Bayi?
    Popmama.com/Nafia Mahesa/AI

    Melansir dari Healthline, grounding atau juga dikenal dengan earthing merupakan aktivitas yang membuat tubuh bersentuhan langsung dengan permukaan alami bumi, seperti tanah atau rumput.

    Pada bayi, aktivitas grounding merupakan aktivitas yang mengajak si Kecil bersentuhan langsung dengan permukaan alami, seperti rumput, tanah, atau pasir yang aman.

    Aktivitas ini memberi kesempatan bagi bayi untuk mengenal berbagai tekstur dan sensasi melalui sentuhan tangan atau kaki.

  2. Manfaat Melakukan Grounding pada Bayi

    Manfaat Melakukan Grounding pada Bayi
    Pexels/Kimberly Alves

    Grounding memiliki sejumlah manfaat bagi si Kecil, terutama dalam perkembangan sensorik dan motoriknya.

    Si Kecil yang melakukan grounding dapat melatih kemampuan motoriknya, seperti melatih keseimbangan dan kekuatan otot kaki saat mulai belajar berdiri atau berjalan.

    Selain itu, saat bayi menyentuh rumput, tanah, pasir, atau permukaan alami lainnya, si Kecil dapat mengenal beragam tekstur. Mengenali berbagai tekstur ini dipercaya bermanfaat untuk GTM (Gerakan Tutup Mulut) yang biasanya terjadi karena si Kecil kaget saat berkontak dengan tekstur semasa MPASI.

    Aktivitas di luar ruangan seperti grounding ini juga dapat membantu menciptakan suasana hati yang lebih rileks untuk bayi.

    Dilansir WebMD, sejumlah penelitian menemukan bahwa grounding memiliki manfaat terhadap penurunan kortisol yang kemudian berhubungan dengan kualitas tidur.

  3. Langkah-Langkah Melakukan Grounding pada Bayi

    Langkah-Langkah Melakukan Grounding pada Bayi
    Pexels/MD Mamun Miah

    Tertarik mencoba grounding bersama si Kecil? Aktivitas ini sebenarnya cukup sederhana, tetapi tetap perlu dilakukan dengan memperhatikan keamanan dan kenyamanan bayi. Berikut beberapa langkah yang bisa Mama ikuti:

    • Pilih tempat yang aman
      Pilih area seperti halaman rumah, taman dengan rumput bersih, atau pantai yang bebas dari benda tajam, sampah, dan kotoran hewan.

    • Lepas alas kaki (nyeker)
      Sesuai namanya, grounding dilakukan dengan membiarkan kaki bersentuhan langsung dengan permukaan alami. Mama bisa mengajak si Kecil nyeker di rumput, tanah, atau pasir yang bersih dan aman agar si Kecil dapat merasakan sensasi serta tekstur dari alam di sekitarnya.

    • Sesuaikan dengan kemampuan bayi
      Untuk bayi yang belum bisa berjalan, Mama bisa menggendongnya sambil membiarkan kakinya menyentuh rumput. Sementara itu, bayi yang sudah bisa duduk atau merangkak dapat dibiarkan mengeksplorasi rumput atau pasir dengan tangan dan kakinya.

    • Batasi durasinya
      Grounding cukup dilakukan sekitar 10–20 menit, terutama pada pagi hari ketika udara masih sejuk dan sinar matahari belum terlalu terik.

    • Tetap awasi si Kecil
      Jangan biarkan bayi bermain tanpa pengawasan. Pastikan si Kecil tidak memasukkan tanah, pasir, rumput, atau benda kecil lainnya ke dalam mulut.

    Itulah tentang apa itu grounding pada bayi yang bisa bantu stimulasi sensorik si Kecil. Grounding bisa menjadi aktivitas sederhana untuk mengajak si Kecil bereksplorasi sekaligus mendapatkan stimulasi dari lingkungan sekitar.

    Jadi, apakah Mama tertarik mengajak si Kecil mencoba grounding, Ma?

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More