Main Handphone di Dekat Bayi, Apa Dampaknya?

Pastikan Mama menerapkan jarak aman antara handphone dengan si Kecil ya!

3 Desember 2021

Main Handphone Dekat Bayi, Apa Dampaknya
Freepik/cookie_studio

Waktu yang Mama habiskan bersama bayi merupakan momen yang sangat berharga.

Mama bisa menghabiskan waktu dengan mengajak ngobrol si Kecil untuk meningkatkan ikatan antara Mama dan bayi. 

Namun, terkadang bayi menjadi cepat ngantuk dan tertidur saat sedang berada di pelukan Mama, seperti saat sedang menyusui atau menidurkannya. Saat bayi tertidur, Mama mungkin akan merasa bosan.

Untuk mengatasi rasa bosan tersebut biasanya orangtua akan bermain handphone untuk menonton film, membuka e-commerce atau sekadar bermain media sosial.

Tak hanya itu, terkadang orangtua juga tak sengaja meninggalkan handphonenya di dekat bayi.

Hal ini menimbulkan pertanyaan di kalangan orangtua. Apakah meletakan handphone di dekat bayi akan menimbulkan dampak yang berbahaya bagi kesehatannya?

Untuk menjawab pertanyaan tersebut, kali ini Popmama.com akan membahas mengenai dampak meletakkan handphone di dekat bayi. Yuk disimak untuk menambah pengetahuan serta membuat Mama menjadi lebih waspada.

1. Radiasi handphone memiliki dampak lebih besar pada bayi

1. Radiasi handphone memiliki dampak lebih besar bayi
Freepik/cookie_studio

Handphone dapat memancarkan radiasi yang disebut Microwave Radiation (MWR).

International Agency for Research on Cancer (IARC) telah mengklasifikasikan radiasi handphone sebagai radiasi dengan sifat karsinogenik yang dapat memberikan dampak buruk bagi kesehatan manusia, termasuk bayi. 

Bayi dan anak-anak lebih berisiko untuk terkena efek buruk dari radiasi handphone dibandingkan dengan orang dewasa.

Tubuh bayi cenderung lebih mudah menyerap radiasi, bahkan 2 kali lipat dibanding tubuh orang dewasa. 

Hal ini karena otak bayi dilindungi oleh tengkorak yang ukurannya lebih tipis daripada orang dewasa.

Dengan begitu, otak bayi lebih sensitif dan lebih mudah terkena dampak dari radiasi handphone. Selain itu, ukuran tubuh bayi juga lebih kecil sehingga membuat dampak radiasi akan lebih besar.

Editors' Picks

2. Radiasi handphone dapat mengganggu kinerja otak bayi

2. Radiasi handphone dapat mengganggu kinerja otak bayi
Pexels/RODNAE Productions

Dilansir dari Parenting First Cry, otak manusia cukup sensitif terhadap radiasi elektromagnetik.

Sementara itu, handphone berfungsi pada gelombang elektromagnetik sebagai media komunikasi, sedangkan otak memiliki impuls listriknya sendiri untuk proses komunikasi di jaringan saraf. Hal inilah yang mungkin membuat radiasi handphone dapat mempengaruhi perkembangan otak bayi.

Radiasi dari handphone dinilai dapat berpengaruh pada terbentuknya kelainan jaringan dan metabolisme sel-sel saraf di otak bayi.

Hal ini dapat memungkinkan bayi akan mengalami kesulitan untuk belajar atau fokus di kemudian hari.

Namun, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui bahaya radiasi handphone pada tumbuh kembang bayi.

3. Dapat meningkatkan risiko tumor

3. Dapat meningkatkan risiko tumor
Freepik/user18526052

Selain dapat berpengaruh terhadap perkembangan otak, radiasi dari handphone juga dapat meningkatkan risiko tumor, terutama di daerah telinga dan otak bayi. 

Dilansir dari Healthy Children, ada sedikit peningkatan risiko jenis tumor otak, yang disebut glioma, pada sekelompok orang yang banyak menghabiskan waktu dengan handphone.

Program Toksikologi Nasional Amerika Serikat, yang merupakan bagian dari National Institutes of Health (NIH), melakukan penelitian pada tikus yang diberikan paparan radiasi frekuensi radio yang dipancarkan dari handphone dan membandingkannya dengan tikus yang tidak terpapar. 

Hasil penelitian tersebut menemukan bahwa beberapa tikus mengembangkan tumor ganas setelah terpapar radiasi.

Dengan begitu, penelitian tersebut menunjukkan adanya hubungan antara paparan radiasi handphone dengan peningkatan risiko kanker.

4. Radiasi handphone dapat menimbulkan kecemasan

4. Radiasi handphone dapat menimbulkan kecemasan
Freepik/user18526052

Dilansir dari Radiation Health Risks, paparan radiasi handphone berpotensi menimbulkan masalah kesehatan, baik secara fisik maupun mental. 

Smentara itu, menurut European Journal of Oncology, handphone dapat memancarkan radiasi berbahaya yang bisa meningkatkan detak jantung dan mempengaruhi sistem saraf otonom.

Kondisi ini dapat menyebabkan kecemasan, perubahan tekanan darah, kelelahan, pusing atau pingsan, dan gangguan tidur. 

5. Tips membatasi radiasi handphone pada bayi

5. Tips membatasi radiasi handphone bayi
Freepik/lookstudio

American Academy of Pediatrics (AAP) merekomendasikan untuk membatasi penggunaan handphone sebagai upaya untuk mengurangi dampak buruk dari radiasi yang dipancarkan.

AAP juga mengingatkan orangtua bahwa handphone bukanlah mainan, sehingga tidak direkomendasikan untuk dimainkan oleh bayi dan balita.

Selain itu, ada beberapa tips yang dapat Mama lakukan untuk membatasi radiasi handphone pada bayi, di antaranya adalah:

  • Beri jarak aman antara handphone dan bayi minimal 20 cm.

  • Jangan meletakkan handphone di tempat tidur bayi atau di bawah bantalnya.

  • Usahakan gunakan handphone saat sinyalnya kuat, karena sinyal yang lemah dapat membuat handphone memancarkan lebih banyak radiasi. 

Nah, itulah informasi mengenai dampak buruk dari meletakkan handphone di dekat bayi.

Perlu Mama ketahui bahwa dampak buruk radiasi handphone tidak secara instan dialami bayi.

Namun, jika bayi secara terus-menerus terpapar radiasi handphone, maka akan berpotensi menimbulkan efek yang buruk di kemudian hari.

Jadi, sebaiknya Mama selalu berhati-hati dan memberikan jarak aman antara handphone dengan si Kecil. Bagaimana pun juga, kesehatan si Kecil merupakan prioritas yang utama ya, Ma.

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.