Kalau tanda-tanda tadi sudah terlihat, jangan menunda lagi, Ma. Mengutip Cincinnati Children's, orangtua diminta menghubungi dokter anak jika si Kecil kesulitan makan atau bercak tidak hilang setelah satu minggu.
Pemeriksaan ke dokter jika si Kecil berusia di bawah 4 bulan dan menunjukkan tanda sariawan jamur. Untuk tonjolan di gusi, Mama juga dianjurkan untuk selalu berkonsultasi dengan dokter gigi, dokter umum, atau dokter anak.
Ada pula tanda gawat darurat yang tidak boleh ditunggu, seperti si Kecil yang sulit minum, popoknya lebih jarang basah, sangat mengantuk, sulit bernapas, wajahnya bengkak, atau demam pada usia yang masih sangat kecil perlu segera mendapat pertolongan medis.
Bagi Mama yang menyusui, menyusui boleh dilanjutkan meski si Kecil terkena sariawan jamur. Namun, kalau Mama merasakan nyeri baru pada puting, sebaiknya Mama juga memeriksakan diri ke dokter.
Jadi, gusi putih pada si Kecil bisa jadi hal wajar, seperti sisa susu, gigi yang akan tumbuh, atau Epstein pearls, tetapi bisa juga tanda infeksi jamur. Kuncinya ada pada pengamatan Mama, terutama soal apakah bercak bisa diusap dan apakah si Kecil masih menyusu dengan nyaman.
Nah, itulah pembahasan mengenai normalkah gusi putih pada bayi? Kondisi yang harus Mama ketahui pada mulut si Kecil. Semoga informatif dan bermanfaat, Ma!