Terakhir, ini dia penyebab yang paling perlu diwaspadai, yaitu sariawan jamur atau oral thrush. Melansir Kids Health, jamur Candida albicans sebenarnya hidup di mulut dan tubuh, tetapi bisa tumbuh berlebihan pada kondisi tertentu.
Ciri khasnya berupa bercak putih menyerupai keju cottage di gusi, lidah, pipi bagian dalam, atau langit-langit mulut. Kalau bercak sulit terangkat saat diusap lembut atau area di bawahnya tampak merah dan meradang, kemungkinan besar itu thrush.
Pemicunya beragam, mulai dari daya tahan tubuh yang lemah, lahir prematur, hingga ibu yang mengalami infeksi jamur saat melahirkan atau menyusui. Empeng, botol, dan bagian pompa ASI yang kurang bersih juga bisa menjadi tempat jamur berkembang biak.
Dokter biasanya meresepkan obat antijamur, seperti nistatin dalam bentuk tetes. Thrush umumnya membaik dalam 4 sampai 5 hari dengan pengobatan yang tepat, sedangkan tanpa pengobatan bisa memakan waktu hingga 8 minggu.
Segera periksakan si Kecil jika bercak tak kunjung hilang, seperti menolak menyusu, menangis terus, atau tampak kesakitan. Untuk mencegahnya, Mama bisa rajin mencuci tangan sebelum dan sesudah menyentuh mulut si Kecil.
Selain itu, jaga kebersihan alat makan si Kecil seperti mensterilkan empeng, botol, serta bagian pompa ASI, dan membersihkan gusinya dengan kain basah setelah menyusu
Nah, itulah 5 penyebab gusi bayi putih yang bisa Mama kenali di rumah. Sebagian tidak berbahaya dan hilang sendiri, tetapi ada juga yang butuh obat dari dokter. Semoga bermanfaat, Ma!