Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
6 Penyebab Kaki Bayi Dingin yang Perlu Orangtua Ketahui
Pexels.com/Legacy Shots by Sharan Sathya
  • Kaki bayi dingin umumnya terjadi karena sistem peredaran darah dan kemampuan mengatur suhu tubuhnya belum berkembang sempurna, sehingga kehangatan diprioritaskan untuk organ vital.

  • Lemak tubuh bayi yang masih sedikit serta suhu lingkungan yang dingin dapat membuat panas tubuh lebih sulit dipertahankan, terutama pada kaki dan tangan.

  • Tangisan, rasa tidak nyaman, atau rewel dapat sementara memengaruhi aliran darah; seiring usia, sirkulasi membaik. Bila ada gejala mengkhawatirkan, konsultasikan ke dokter.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Kaki bayi kadang terasa dingin. Ini bisa karena aliran darahnya belum kuat, tubuhnya belum pandai mengatur hangat, dan lemak tubuhnya masih sedikit. Ruangan dingin atau bayi sedang menangis juga bisa membuat kakinya dingin. Saat bayi makin besar, kakinya biasanya makin hangat. Kalau ada tanda lain yang membuat khawatir, orangtua perlu bertanya ke dokter.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Saat memeriksa kondisi si Kecil, Mama mungkin merasa khawatir ketika mendapati kaki bayi terasa dingin. Kondisi ini bisa membuat orangtua bertanya-tanya, terutama jika terjadi secara tiba-tiba atau berbeda dari biasanya.

Namun, kaki bayi yang dingin tidak selalu menandakan adanya masalah kesehatan. Ada berbagai faktor yang dapat menyebabkan kondisi tersebut.

Dilansir dari FirstCry Parenting, berikut penjelasan Popmama.com terkait penyebab kaki bayi dingin yang perlu Mama ketahui.

1. Sistem peredaran darah bayi belum berkembang sempurna

Pexels.com/br prch

Bayi baru lahir dan usia muda masih memiliki sistem peredaran darah yang dalam tahap perkembangan.

Pembuluh darahnya masih beradaptasi untuk mengatur aliran darah secara optimal, sehingga distribusi panas ke seluruh tubuh belum merata. Akibatnya, bagian ujung tubuh seperti kaki dan tangan bisa terasa lebih dingin.

2. Kemampuan mengatur suhu tubuh masih terbatas

Pexels.com/jennifer jaser

Berbeda dengan orang dewasa, bayi belum memiliki kemampuan yang sempurna dalam mengatur suhu tubuhnya.

Tubuh bayi akan lebih memprioritaskan menjaga organ vital tetap hangat, sehingga bagian kaki dan tangan terkadang terasa lebih dingin.

3. Lemak tubuh bayi masih sedikit

Pexels.com/Alexander Mass

Bayi umumnya memiliki jumlah lemak tubuh yang lebih rendah dibandingkan anak-anak atau orang dewasa.

Padahal, lemak tubuh berperan dalam membantu menjaga panas. Oleh karena itu, kaki si Kecil dapat lebih mudah terasa dingin, terutama saat berada di lingkungan dengan suhu rendah.

4. Pengaruh suhu lingkungan

Pexels.com/Valeria Boltneva

Suhu di sekitar bayi juga dapat memengaruhi kondisi kaki yang terasa dingin.

Ketika berada di ruangan yang dingin, tubuh bayi akan berusaha mempertahankan kehangatan untuk fungsi penting, sehingga aliran panas ke bagian ujung tubuh seperti kaki bisa berkurang.

5. Respons terhadap emosi bayi

Pexels.com/dumitru B

Kondisi emosional bayi, seperti saat menangis, rewel, atau merasa tidak nyaman, juga dapat memengaruhi aliran darah ke bagian tubuh tertentu.

Hal ini bisa membuat kaki dan tangan bayi terasa lebih dingin untuk sementara waktu.

6. Proses pematangan sistem peredaran darah

Pexels.com/Valeria Boltneva

Seiring bertambahnya usia, sistem peredaran darah bayi akan semakin matang.

Pembuluh darahnya akan lebih mampu menjaga aliran darah secara stabil, sehingga kaki dan tangan bayi biasanya akan terasa lebih hangat seiring waktu.

Itu dia beberapa penyebab kaki bayi terasa dingin yang perlu Mama ketahui. Jika disertai gejala lain yang mengkhawatirkan, segera konsultasikan kondisi si Kecil kepada dokter.

Curated For You

Editorial Team

Related Article