Membantu Bayi Terlelap, Terapkan 6 Tips Ini di Kamar Bayi

Tidur yang berkualitas sangat penting untuk perkembangan bayi, Ma

23 Juni 2021

Membantu Bayi Terlelap, Terapkan 6 Tips Ini Kamar Bayi
Unsplash/Sidekix Media

Tidur adalah salah satu kegiatan penting untuk tumbuh kembang bayi. Kekurangan tidur dapat menghambat perkembangannya, bayi pun akan rewel karena lelah dan mengantuk.

Saat mendesain kamar bayi, selain fokus pada estetika, Mama juga harus memerhatikan beberapa hal yang dapat mendukung tidur bayi. Selain itu, faktor keamanan saat tidur juga harus diperhatikan. Kamar dan tempat tidur yang aman dapat menurunkan risiko SIDS atau sindrom kematian mendadak pada bayi.

Jadi seperti apa desain kamar agar bayi tidur nyenyak? Yuk, simak enam tips dari Popmama.com berikut ini, ma.

1. Tempat tidur bayi tanpa boneka dan pernak pernik

1. Tempat tidur bayi tanpa boneka pernak pernik
Pexels/Helena Lopes

Sebelum bayi mencapai usia enam bulan, mereka sebaiknya tidur di kamar yang sama dengan orangtua, tetapi tidak di ranjang yang sama. Pastikan bayi tidur di buaian atau keranjang datar, bukan di ayunan atau kursi mobil (yang dapat menyebabkan sesak napas). Atau bahkan tempat bermain yang tidak seharusnya digunakan untuk tidur tanpa pengawasan .

Untuk tahun pertama, seharusnya tidak ada barang apapun di tempat tidur bayi, itu berarti tidak ada bantal, mainan, selimut atau bemper.

2. Hindari penggunaan lampu tidur

2. Hindari penggunaan lampu tidur
Unsplash/Jimmy Conover

Lampu malam mungkin tampak seperti dekorasi di kamar bayi dan bertujuan untuk membuat bayi tidak takut akan gelap. Tetapi para ahli tidur mengatakan lampu malam dapat mengganggu tidur.

“Saya tidak merekomendasikan lampu malam untuk bayi yang lebih muda, tetapi beberapa anak prasekolah sangat takut gelap,” kata Wendy Hall, spesialis tidur dan profesor emerita di Fakultas Keperawatan Universitas British Columbia.

Jika Mama menggunakan lampu malam, katanya, letakkan di belakang sesuatu sehingga memberikan cahaya lembut dan tidak terlalu mengganggu.

Editors' Picks

3. Bedung bayi saat tidur

3. Bedung bayi saat tidur
Unsplash/Jimmy Conover

Karena selimut tidak aman untuk bayi saat tidur, American Academy of Pediatrics menyarankan untuk membedung bayi. Membedung dapat membantu bayi yang lebih muda untuk tenang, tetapi perlu dilakukan dengan benar agar aman.

Selain membuat bayi merasa aman dan nyaman, bedung juga membuat si Kecil tidak menggigil kedinginan saat tidur di ruangan ber-AC.

4. Monitor bayi

4. Monitor bayi
Pexels/Clark Cruz

Jika Mama memiliki monitor video atau CCTV, Mama dapat memeriksa layar alih-alih memasuki kamar bayi untuk setiap gerakan dan jeritan kecil. Idealnya, Mama dapat perhatikan bayi dengan cepat dan aman tanpa khawatir.

Mama mungkin juga dapat melihat posisi tidur mereka, misalnya apakah kakinya tersangkut di jeruji tempat tidur bayi.

Cari monitor yang secara akurat melacak suhu ruangan. Mempertahankan suhu yang sejuk dan nyaman di sekitar 21 derajat celcius membantu bayi tidur lebih nyenyak, karena suhu inti kita turun secara alami di malam hari.

Suhu ruangan yang lebih dingin juga dapat membantu mencegah sindrom kematian bayi mendadak, yang lebih dikenal dengan SIDS.

5. Tirai yang dapat menghalau cahaya

5. Tirai dapat menghalau cahaya
Unsplash/Євгенія Височина

Sangat penting bagi bayi untuk tidur di tempat yang gelap. Kegelapan memicu hormon melatonin, yang dilepaskan setiap malam dan membantu bayi merasa mengantuk.

Banyak konsultan tidur merekomendasikan kerai gelap untuk benar-benar menggelapkan ruangan, terutama untuk tidur siang.

Di pagi hari, tirai membantu mencegah bangun terlalu pagi yang dipicu oleh ruangan yang semakin terang.

6. Hindari proyektor langit-langit

6. Hindari proyektor langit-langit
Unsplash/Marie Despeyroux

Mainan seperti proyektor langit-langit yang menyala memang menghibur untuk bayi, tetapi sebaiknya tidak digunakan pada waktu tidur.

Alih-alih membuat bayi tertidur, proyektor ini membuat bayi semakin segar dan ingin bermain. Mama dapat menggunakan proyektor ini di lain waktu, misalnya ketika sedang bermain dengan bayi.

Jika bayi berusia tiga bulan atau lebih, mulailah rutinitas rutin 15 hingga 30 menit. Ini dapat Mama lakukan setiap malam. Contoh rutinitas yang mungkin dilakukan misalnya menggosok gigi atau membersihkan tangan dan kaki, mengganti pakaian, meredupkan lampu, serta membaca buku.

Meskipun menyusui atau berpelukan di kursi goyang adalah cara yang baik untuk memberikan kenyamanan sebelum tidur, setelah bayi berusia sekitar enam bulan, sebagian besar ahli tidak merekomendasikan menyusui atau mengayunkan mereka sepenuhnya untuk tidur dan kemudian mencoba memindahkannya ke tempat tidur. 

Nah, itu beberapa aturan kamar bayi agar tidur nyenyak. Tidur yang berkualitas sangat penting tidak hanya untuk orang dewasa, tetapi juga bayi, Ma. Jika si Kecil tidur dengan lelap dan aman, ini pun akan membuat Mama tidur dengan nyenyak.

Apa yang Mama lakukan dengan kamar atau tempat tidur bayi agar ia dapat tidur dengan nyenyak?

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.