6 Tips Menyiapkan Kamar Bayi yang Ramah Lingkungan dan Penuh Gaya

Yuk, persiapkan kamar bayi jelang kelahirannya

22 Februari 2021

6 Tips Menyiapkan Kamar Bayi Ramah Lingkungan Penuh Gaya
Pixabay/erikawittlieb

Menjelang akhir kehamilan, Mama mulai sibuk menyiapkan segala kebutuhan bayi. Termasuk kamar bayi yang kelak akan digunakannya. Di kamar tersebut bayi akan bermain, belajar, tumbuh, dan berkembang.

Hidup ramah lingkungan adalah gaya hidup yang mencoba untuk mengurangi penggunaan sumber daya alam. Mama dapat menerapkan gaya hidup ini saat menyiapkan kamar bayi.

Berikut Popmama.com merangkum enam tips menyiapkan kamar bayi yang ramah lingkungan untuk membantu Mama. Seperti apa ya?

1. Daur ulang furnitur

1. Daur ulang furnitur
Pexels/MichaelGaida

Rak buku tua yang tidak digunakan dapat menjadi pelengkap di kamar bayi. Rak tersebut hanya membutuhkan lapisan cat baru sebelum kamar bayi siap.

Menemukan rumah baru untuk furnitur yang sudah dimiliki dapat mengurangi biaya tambahan dan menciptakan kenangan manis.  

Mama dapat menggunakannya sebagai rak buku atau lemari tanpa laci. Tambahkan keranjang dan Mama juga bisa menggunakannya untuk menyimpan mainan atau popok ekstra.

Hati-hati saat mengecat furnitur lama. Pastikan Mama memilih cat yang aman untuk bayi.

2. Atur ruangan yang tidak lekang oleh zaman

2. Atur ruangan tidak lekang oleh zaman
Freepik/wuttichai1983

Kamar bayi tidak akan selamanya menjadi kamar bayi karena mereka terus bertumbuh . Mendesain kamar yang cocok dengan pertumbuhan si Kecil, berapa pun usia mereka, akan membuat Mama hemat dalam jangka waktu yang lama. Mama juga tidak perlu terus-terusan mengganti perabot yang sesuai.

Sebelum Mama mulai mendekorasi, pikirkan bagaimana perabot yang Mama siapkan saat ini bisa berguna saat bayi beranjak menuju balita.

Editors' Picks

3. Tempat tidur bayi buatan tangan

3. Tempat tidur bayi buatan tangan
Pixabay/ErikaWittlieb

Ada banyak perusahaan yang menjual boks bayi unik dan ekologis yang dibuat dengan sentuhan dan pengerjaan eklektik.

Selain itu, Mama juga dapat meminjam tempat tidur bayi dari keluarga atau menggunakan tempat tidur dari bayi sebelumnya. Jadi, tidak perlu mengeluarkan uang banyak untuk membeli yang baru ya, Ma.

4. Perlengkapan biodegradable

4. Perlengkapan biodegradable
Unsplash

Limbah biodegradable adalah semua limbah yang dapat hancur atau terurai oleh organisme hidup lainnya dan berasal dari tumbuhan atau hewan.

Memiliki perlengkapan yang dapat terurai akan membantu mengurangi beban bumi. Misalnya kursi goyang serat mikro yang terbuat dari kedelai dan busa nabati. Perlengkapan ini tidak hanya ramah lingkungan tetapi juga nyaman untuk si Kecil.

5. Aksesori organik

5. Aksesori organik
Freepik/Freepik

Pilih aksesori kamar yang terbuat dari bahan organik. Benda-benda ini ramah lingkungan dan aman untuk si Kecil. Selain itu, Mama dapat memesannya di pengrajin lokal. Jadi, selain turut membantu bumi, Mama juga mendukung kelangsungan hidup pengusaha kecil di sekitar mama.

Misalnya Mama dapat membeli boneka domba yang terbuat dari kapas organik.

6. Pemilihan wallpaper dan cat dinding yang aman untuk bayi

6. Pemilihan wallpaper cat dinding aman bayi
Freepik/Wuttichai1983

Penggunaan wallpaper akan menambah keceriaan kamar bayi. Mama dapat memilih wallpaper yang sesuai dengan usia si Kecil. Pertimbangkan untuk memilih wallpaper yang terbuat dari kain, vinil, atau PVC. Jenis ini dapat mencegah tumbuhnya jamur dan lumut.

Selain wallpaper, Mama juga dapat menggunakan cat untuk mewarnai kamar bayi. Pilih cat yang aman untuk si Kecil. Hindari cat yang mengandung bahan kimia berbahaya untuk kesehatannya.

Nah, itu beberapa tips untuk menyiapkan kamar bayi yang ramah lingkungan untuk si Kecil.

Apakah Mama punya persiapan khusus untuk mempersiapkan kelahiran bayi?

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.