Ma, Ini 4 Penyebab Kulit Bayi Menjadi Kering

Kok kulit bayi mengelupas dan kering ya?

22 April 2019

Ma, Ini 4 Penyebab Kulit Bayi Menjadi Kering
Youtube/Revitol Eczema Cream Review

Tidak hanya orang dewasa, bayi pun bisa mengalami kulit kering. Beberapa kasus bisa diatasi di rumah tetapi bila cukup parah, Mama harus segera berkonsultasi dengan dokter.

Apa yang menyebabkan kulit bayi menjadi kering? Bagaimana merawat kulit yang kering ini?

Popmama.com mengulas semua tentang kulit kering pada bayi untuk Mama.

1. Apa yang menyebabkan kulit bayi menjadi kering?

1. Apa menyebabkan kulit bayi menjadi kering
Pexels/Henley Design Studio

Umumnya bayi memiliki kulit kering dan mengelupas  sesaat setelah lahir. Ini terjadi terutama pada bayi yang lahir setelah 40 minggu. Hal ini normal ya, Ma. Kulit bayi baru lahir masih dalam tahap perkembangan dan penyempurnaan.

Selain itu, ada beberapa hal yang menjadi penyebab kulit bayi menjadi kering, antara lain:

  • Mandi terlalu sering dan menggunakan sabun dapat menyebabkan kulit kering, atau memperburuk keadaan kulit jika sudah kering. Sabun menghilangkan minyak alami kulit yang berfungsi untuk menjaga kelembaban kulit.
  • Cuaca juga dapat mempengaruhi kulit bayi. Cuaca panas atau dingin dengan kelembaban rendah mungkin membuat kulit mudah kering.
  • Penyakit genetik seperti eksem dapat menyebabkan kulit sangat kering.

2. Gejala kulit kering

2. Gejala kulit kering
Youtube/yourhealthadviser

Kulit kering terlihat seperti bercak bersisik dan kasar di kulit bayi. Kulit kering biasanya tidak terlalu gatal atau merah.

Kulit kering biasanya muncul di mana saja, bayi dan anak-anak kebanyakan mendapatkannya di wajah, lengan (terutama siku) dan lutut.

Saat kulit bayi sangat kering, mungkin akan retak. Ini bisa menyakitkan, kadang bisa berdarah bahkan infeksi.

Jika kulit kering menjadi gatal atau merah, kemungkinan eksem telah berkembang di kulit. Eksem biasanya muncul dalam bentuk bercak di lipatan siku, di belakang lutut, atau di wajah. Eksem mudah berkembang saat kondisi kulit kering.

Editors' Picks

3. Perawatan untuk kulit kering

3. Perawatan kulit kering
Freepik

Beberapa hal yang dapat dilakukan oleh Mama untuk mencegah terjadinya kulit kering pada bayi:

  • Jangan mandi terlalu lama, usahakan menggunakan air hangat saat mandi. Saat udara dingin, tidak perlu mandi terlalu sering. Membersihkan badan dengan lap basah bisa menjadi pilihan untuk tetap bersih.
  • Menurut laman IDAI, gunakan sabun bayi ringan yang sesuai dengan pH netral kulit (5,5) dengan kandungan parfum dan pewarna yang seminimal mungkin untuk menghindari reaksi sensitisasi. Hindari sabun dengan antiseptik (fenol, kresol), deodoran (triklosan, heksaklorofen) maupun sabun yang mengandung detergen seperti sodium lauryl sulphate (SLS) yang dapat menimbulkan iritasi maupun sodium laureth sulphate (SLES) yang beracun bila diserap oleh kulit.
  • Mama dapat menambahkan minyak mandi khusus tetapi hati-hati karena bak mandi bisa menjadi licin.
  • Pelembab berfungsi untuk mencegah kulit kering dan memperbaiki kulit yang rusak. Pilihlah pelembab berbentuk krim tanpa parfum. Aplikasikan pelembab minimal 2x sehari setelah mandi atau lebih sering bila cuaca dingin, kering atau bayi mengalami eksem.

4. Pencegahan kulit kering

4. Pencegahan kulit kering
Youtube/Himalaya BabyCare

Kulit kering bisa dihindari. Mama dapat melakukan beberapa hal ini untuk mencegah terjadinya kulit kering pada bayi:

  • Menghindari terlalu banyak mandi serta sabun akan membantu mencegah kulit kering. Sabun mandi homemade yang natural bisa menjadi pilihan.
  • Jika kulit bayi sensitif dan mudah kering, usahakan waktu mandi tidak lebih dari 5 menit.
  • Menggunakan pelembab setelah mandi akan membantu mencegah kulit menjadi kering.
  • Gunakan pelembab sebelum dan sesudah berenang.
  • Pilih pakaian yang terbuat dari katun.
  • Penggunaan parfum, baby cologne dan bahan kimia lainnya sebaiknya dihindari pada usia-usia awal. Kulit bayi mudah menyerap bahan yang dioleskan pada kulit dan mudah teriritasi.

5. Apakah perlu ke dokter spesialis kulit?

5. Apakah perlu ke dokter spesialis kulit
Pixnio/James Gathany

Kulit kering biasanya mudah ditangani di rumah tetapi ada saatnya Mama harus membawa bayi ke dokter spesialis bila terjadi hal-hal berikut:

  • Kondisi kulit tidak membaik ketika diobati dengan produk-produk yang dijual bebas.
  • Muncul bercak kulit kering yang merah dan gatal
  • Bercak kulit kering yang menyakitkan, mungkin sudah infeksi.

Kulit kering bisa datang dan pergi. Tidak perlu khawatir ya, Ma. cari tahu apa penyebabnya dan amati kapan terjadinya sehingga dapat membantu Mama untuk melakukan tidakan pencegahan.

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.