Tonggak perkembangan memberikan petunjuk penting tentang kesehatan perkembangan si Kecil. Mencapai tonggak perkembangan pada usia normal menunjukkan si Kecil berkembang sesuai harapan.
Alasan terpenting untuk memantau tonggak perkembangan adalah untuk menentukan apakah perkembangan anak berada di jalur yang tepat. Tonggak perkembangan adalah serangkaian tujuan atau penanda yang diharapkan dicapai anak selama masa pematangan.
Tonggak perkembangan terbagi dalam lima kategori: motorik kasar, motorik halus, bahasa, kognitif, dan sosial-emosional. Ada tonggak perkembangan yang lebih besar seperti berjalan atau kata pertama dan yang lebih kecil seperti tersenyum. Setiap tonggak perkembangan dibangun di atas tahap-tahap sebelumnya. Hampir seperti domino, di mana tonggak pertama harus sudah ada sebelum yang berikutnya atau membangun fondasi rumah.
Tonggak perkembangan seharusnya benar-benar digunakan sebagai panduan perkembangan, gambaran umum tentang bagaimana bayi tumbuh dan langkah-langkah dalam prosesnya. Orangtua harus memantau perkembangan si Kecil dengan dokter anak di setiap kunjungan untuk memastikan bayi berada di jalur yang tepat.
Terkadang seorang anak mungkin sedikit tertinggal, dan itu tidak masalah. Setiap anak tumbuh dan berubah dengan kecepatannya masing-masing. Sering kali, ada hal-hal yang dapat orangtua lakukan di rumah untuk membantu mereka mengejar ketertinggalan.
Di lain waktu, si Kecil mungkin merupakan kandidat yang baik untuk intervensi dini atau terapi. Bicaralah dengan dokter anak jika orangtua memiliki kekhawatiran.
Tonggak perkembangan memang terasa seperti tekanan, tetapi tidak harus demikian.
Setiap bayi itu unik, dan ada rentang waktu anak-anak mencapai tonggak perkembangan mereka. Namun sangat sulit untuk tidak khawatir jika si Kecillebih lambat mencapai beberapa tonggak perkembangan tersebut dibandingkan bayi lainnya, terutama jika ini adalah bayi pertama.