Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Umur Berapa Bayi Boleh Keluar Malam? Ini Penjelasannya
Pexels.com/Breno Cardoso
  • Bayi sehat tidak memiliki batas usia medis khusus untuk keluar malam, tetapi durasi perjalanan perlu dibatasi serta disesuaikan dengan kondisi, kebutuhan, dan kenyamanannya.

  • Orangtua perlu melindungi bayi dari suhu ekstrem, kerumunan, dan orang sakit; pastikan tangan orang yang menyentuh bayi sudah dicuci serta pakaian sesuai cuaca.

  • Sebelum bepergian, siapkan popok, tisu basah, alas ganti, pakaian cadangan, topi atau selimut, kantong kotoran, hand sanitizer, serta susu formula dan botol bila diperlukan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Bayi sehat boleh keluar malam, kata orang-orang. Tidak ada umur khusus. Mama dan Papa harus bikin bayi nyaman. Jangan lama-lama di luar. Jauhkan bayi dari orang sakit dan tempat ramai. Orang yang mau pegang bayi harus cuci tangan. Bawa popok, baju ganti, susu, dan selimut sesuai cuaca.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Membawa bayi keluar rumah pada malam hari masih menjadi hal yang sering membuat orangtua ragu. Terlebih, bayi yang masih kecil membutuhkan perhatian lebih terhadap kondisi tubuh dan lingkungan di sekitarnya.

Meski begitu, bukan berarti bayi harus selalu berada di dalam rumah hingga usia tertentu. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar kegiatan di luar rumah tetap nyaman dan aman bagi si Kecil.

Lalu, umur berapa bayi boleh keluar malam? Berikut Popmama.com rangkum penjelasannya untuk Mama dan Papa.

1. Bayi boleh keluar malam dengan memerhatikan keselamatan dan kenyamanannya

Pexels.com/Andreas Resch

Tidak ada patokan usia khusus yang secara medis melarang bayi sehat untuk keluar rumah pada malam hari. Namun, orangtua tetap perlu menyesuaikan kegiatan dengan kondisi dan kebutuhan si Kecil.

Jika ingin membawa bayi keluar malam, pastikan ia tetap merasa nyaman dan terlindungi dari kondisi lingkungan yang terlalu dingin maupun terlalu panas.

Waktu di luar rumah juga sebaiknya tidak terlalu lama, terutama karena bayi masih rentan terhadap berbagai paparan dari lingkungan sekitar.

2. Pastikan bayi nyaman dan terhindar dari paparan kuman

Pexels.com/Masum Saieed

Melansir dari Baby Centre, bayi yang sehat pada dasarnya boleh dibawa keluar rumah. Namun, orangtua perlu membatasi paparan bayi terhadap kerumunan karena kontak dengan banyak orang dapat meningkatkan risiko terpapar kuman.

Hindari juga membawa bayi berdekatan dengan orang yang sedang sakit. Pastikan siapa pun yang ingin menyentuh atau menggendong si Kecil sudah mencuci tangan terlebih dahulu.

Selain itu, sesuaikan pakaian bayi dengan kondisi cuaca. Saat udara dingin, pakaikan beberapa lapis baju dan tambahkan selimut atau jaket ringan bila diperlukan.

3. Siapkan perlengkapan bayi sebelum keluar rumah

Pexels.com/Bryan Catota

Mengutip Pregnancy, Birth & Baby, orangtua juga perlu menyiapkan perlengkapan yang mungkin dibutuhkan selama bepergian. Terlebih jika waktu di luar rumah cukup lama.

Beberapa perlengkapan yang sebaiknya dibawa meliputi:

  • 6–10 popok, sesuai durasi bepergian

  • Tisu basah

  • Alas ganti popok

  • 2–3 set pakaian ganti

  • Topi atau selimut sesuai cuaca

  • Kantong plastik untuk pakaian atau popok kotor

  • Hand sanitizer

  • Susu formula dan botol jika bayi minum susu formula

Itu dia penjelasan terkait umur berapa bayi boleh keluar malam. Tetap jaga kesehatan si Kecil dimanapun dan kapanpun ya Ma!

Curated For You

Editorial Team

Related Article