Agar bayi merasa nyaman dan terhindar dari iritasi, penggunaan popok harus diperhatikan dengan baik. Berikut panduannya:
1. Pilih ukuran yang tepat
Pastikan popok sesuai dengan berat dan bentuk tubuh bayi agar kenyamanan tetap terjaga. Popok yang terlalu kecil dapat menekan kulit, menimbulkan bekas kemerahan, dan membuat bayi rewel, sementara popok yang terlalu besar membuat celah di bagian paha atau pinggang sehingga lebih mudah bocor.
2. Ganti popok secara berkala
Mengganti popok setiap 2–4 jam membantu menjaga kulit bayi tetap kering dan sehat. Popok yang dibiarkan lembap terlalu lama dapat memicu ruam, iritasi, dan perkembangan bakteri yang menyebabkan infeksi kulit.
3. Periksa karet pinggang dan paha
Karet elastis pada popok harus terasa pas, tidak terlalu ketat tetapi juga tidak longgar. Karet yang menekan terlalu keras akan meninggalkan bekas dan membuat bayi tidak nyaman.
4. Gunakan diaper cream
Mengoleskan diaper cream sebelum memasang popok membantu memberikan lapisan pelindung di kulit bayi. Lapisan ini menjaga kulit tetap lembap namun tidak basah, sehingga mengurangi risiko ruam popok dan iritasi akibat gesekan maupun paparan urine dan feses.
5. Pastikan popok terpasang rapi
Popok yang dipasang rapi akan membantu mencegah gesekan berlebih pada paha dan pinggang bayi. Hindari lipatan kain atau bagian yang tidak rata karena dapat menyebabkan lecet selama bayi bergerak.
6. Pilih popok dengan daya serap tinggi
Popok dengan daya serap yang baik mampu menarik cairan lebih cepat dan mempertahankan permukaan tetap kering, sehingga kulit bayi terlindungi dari iritasi. Teknologi penyerap cepat juga membantu mengurangi lembap berlebih yang dapat memicu ruam.
7. Perhatikan tanda popok penuh
Popok modern biasanya memiliki indikator yang berubah warna ketika sudah penuh, sehingga Mama lebih mudah mengetahui kapan waktu penggantian. Hal ini membantu mencegah popok dipakai terlalu lama dan mengurangi risiko kebocoran.
Jadi, tidak benar penggunaan popok bisa membuat kaki bayi bengkok, ya, Ma. Jika Mama curiga dengan bentuk kaki si Kecil, jangan ragu berkonsultasi dengan dokter anak yang telah Mama percayai!