TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Membiarkan Bayi Menangis Ada Manfaatnya, Lho! Ini 7 Faktanya

Membiarkan anak menangis memiliki manfaatnya sendiri lho, Ma

16 Januari 2020

Membiarkan Bayi Menangis Ada Manfaatnya, Ini 7 Faktanya
Freepik

Bayi yang menangis itu memang wajar ya, Ma. Terkadang ada orangtua yang merasa tidak tega karena harus melihat ia terus menangis, sehingga berusaha untuk membujuk dan menenangkannya. 

Ada juga orangtua yang justru melarang dan memarahi anaknya yang sedang menangis, seolah tidak kuat mendengar suara tangisan. Melarang si Kecil menangis hanya akan membuat dirinya tertekan dan hanya memendam perasaannya sendiri, lho.

Padahal saat si Kecil sedang menangis, sebenarnya ada banyak manfaat yang dirasakan saat membiarkan dirinya menangis. Untuk Mama yang belum mengetahui manfaat dari membiarkan anak menangis, berikut beberapa penjelasan dari Popmama.com

1. Melepaskan stres

1. Melepaskan stres
Freepik/jcomp

Membiarkan si Kecil menangis itu bagus lho untuk perkembangan dirinya.  

Dengan Mama membiarkan ia menangis ini akan membantu dirinya dalam melepaskan tekanan emosi dan perasaan-perasaan negatif yang sedang dirasakan. Tanpa Mama sadari dalam tangisan si Kecil ini, dirinya sedang berusaha untuk melepas stres.  

Mama justru perlu waspada jika si Kecil terlalu tenang dan jarang menangis, nih. Jika jarang menangis seperti bayi-bayi pada umumnya, bisa saja ia mengalami sesuatu. Bayi yang jarang menangis berarti tidak pernah mengeluarkan emosi atau terlalu memendam perasaan negatifnya sendiri. 

2. Meningkatkan kekebalan sistem tubuh

2. Meningkatkan kekebalan sistem tubuh
Freepik/boryanam

Perlu Mama ketahui, nih saat menangis akan membuat si Kecil jauh lebih sehat dari sebelumnya. Ini dikarenakan meningkatnya kekebalan tubuhnya. Kekebalan tubuh akan meningkat ketika dirinya mengeluarkan semua emosi yang dirasakannya. 

Menangis jauh lebih baik daripada terus menerus memendam emosi. Memendam hanya akan mengganggu kesehatannya terutama dalam fungsi otak, kesehatan fisik dan juga mental. 

Baca juga: Bayi Juga Bisa Pura-pura Menangis lho, Ma! Apa sih Sebabnya?

Editors' Picks

3. Membantu bayi untuk berolahraga

3. Membantu bayi berolahraga
Freepik/bearfotos

Percaya gak nih Ma, saat si Kecil menangis ternyata menjadi salah satu alternatif untuk berolahraga, lho. Mengingat ketika menangis berarti secara tidak langsung bisa mengeluarkan energi. 

Ketika si Kecil menangis akan banyak otot tubuh yang tertarik atau berkontraksi. Dengan membiarkan tangisannya, ia akan menjadi sebuah bentuk latihan fisik. Meskipun begitu, Mama sebaiknya tidak membiarkan bayi menangis terlalu lama ya. Beri batas waktu sejauh mana Mama membiarkan tangisannya tetap terdengar.  

Baca juga: Ini Lho, Alasan Kenapa si Kecil Suka Menangis, Ma!

4. Cara untuk berkomunikasi

4. Cara berkomunikasi
Freepik/bearfotos

Namanya juga bayi pasti masih belum bisa untuk berbicara ya, Ma. Untuk mengungkapkan berbicara kata demi kata saja belum bisa apalagi mengungkapkan apa yang sedang dibutuhkannya. 

Menangis menjadi salah satu cara yang paling mudah digunakan bayi untuk berkomunikasi. Untuk meminta sesuatu, bantuan atau perhatian hanya bisa dilakukan dengan cara menangis. 

Sebagai orangtua, Mama diharusnya untuk lebih peka nih dengan suara tangisan si Kecil. Semakin Mama peka, pelan-pelan juga akan terbiasa dengan jenis tangisan yang dikeluarkannya.

5. Mengaktifkan sistem pernapasan

5. Mengaktifkan sistem pernapasan
Freepik/boryanam

Setelah proses persalinan selesai, bayi yang baru lahir umumnya akan menangis. Proses ini dapat membantu dirinya dalam mengaktifkan kinerja paru-paru sebagai sistem pernapasan. Tangisan pertama ini juga akan membantu paru-parunya untuk mendapatkan udara dan membawa banyak manfaat untuknya.  

Pada fase ini, menangis membantu si Kecil belajar untuk bernapas dengan baik. Dengan begitu seiring bertambahnya usia, ia yang menangis juga akan membantu sistem pernapasannya. 

6. Mendekatkan hubungan antara anak dengan orangtua

6. Mendekatkan hubungan antara anak orangtua
Freepik/v.ivash

Tangisan si Kecil terkadang bisa menyiratkan sesuatu lho, Ma. 

Seperti yang sudah Mama ketahui nih kalau tangisan merupakan bentuk komunikasinya terhadap orangtuanya. Terkadang tangisan digunakan agar Mama mendekat dan berusaha menggendongnya. 

Saat durasi yang sudah Mama tetapkan untuk membiarkan si Kecil menangis selesai, namun tangisannya tidak kunjung berhenti berarti Mama perlu bertindak nih. Mama harus bisa memberikan perhatian kepadanya saat tangisannya tak kunjung berhenti. 

Bisa saja ia menangis karena ingin digendong atau bahkan sekedar mengajak untuk berkomunikasi. Meskipun terkadang tangisan si Kecil terasa sangat mengganggu, tanpa Mama sadari tangisannya justru membuat Mama lebih menaruh perhatian.  

Baca juga: Menurut Mama, Haruskah Bayi Selalu Digendong Saat Menangis?

7. Memperbaiki suasana hati

7. Memperbaiki suasana hati
Freepik/v.ivash

Sama seperti orang dewasa, si Kecil juga akan merasakan efek positif dari menangis. 

Setelah berhenti menangis, ia akan merasa jauh lebih tenang dari sebelumnya. Dengan menangis, si Kecil akan mampu melepaskan emosi sehingga mengembalikan suasana hatinya kembali.  

Sekarang Mama jadi lebih tahu nih, fakta dan manfaat dari membiarkan si Kecil menangis. Namun, perlu diingat kalau ia tidak berhenti menangis meskipun sudah ditenangkan. 

Ada baiknya Mama perlu melakukan konsultasi dengan dokter untuk tetap mengetahui kesehatan dan kondisinya.
 

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.

Mama CerdAZ

Ikon Mama CerdAZ

Panduan kehamilan mingguan untuk Mama/Ibu, lengkap dengan artikel dan perhitungan perencanaan persalinan

Cari tahu yuk