Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
6 Hal Penting yang Jadi Pertimbangan dalam Memilih Daycare Anak
Unsplash/Gautam Arora
  • Kasus dugaan kekerasan di daycare Yogyakarta menyoroti pentingnya orangtua lebih selektif dalam memilih tempat penitipan anak yang aman dan terpercaya.
  • Faktor utama yang perlu diperhatikan meliputi keamanan, kebersihan, kualitas pengasuh, serta program belajar yang mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.
  • Daycare ideal memiliki lisensi resmi, sistem kontrol kualitas, komunikasi transparan dengan orangtua, dan keterbukaan terhadap evaluasi demi menjaga kepercayaan serta keselamatan anak.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Belakangan ini, sedang ramai dugaan penganiayaan anak di daycare di Yogyakarta dan Banda Aceh.

Kasus kekerasan di daycare bukanlah yang pertama di Indonesia, sehingga orangtua sangat perlu menaruh perhatian lebih dalam memilih daycare untuk si Kecil. Itu sebabnya, penting bagi orangtua untuk mengetahui beberapa pertimbangan dalam memilih daycare anak.

Melansir Sierra Nevada Children’s Services, berikut Popmama.com rangkum beberapa hal penting yang jadi pertimbangan dalam memilih daycare anak.

1. Keamanan dan manajemen risiko yang terjamin

Pexels/Ksenia Chernaya

Keamanan adalah hal utama yang tidak bisa ditawar dalam memilih daycare. Pastikan anak selalu berada dalam pengawasan, termasuk saat mereka tidur atau beristirahat oleh pengasuhnya. 

Selain itu, daycare yang profesional biasanya memiliki prosedur darurat yang jelas. Mulai dari penanganan anak sakit, cedera, hingga kondisi darurat seperti kebakaran.

Orangtua juga perlu mengetahui apakah daycare rutin melakukan simulasi evakuasi sebagai langkah antisipasi. Tidak kalah penting, area bermain harus aman dan rutin diperiksa. Bahan berbahaya wajib disimpan di tempat yang tidak bisa dijangkau anak.

Pastikan juga semua staf telah melalui proses seleksi yang ketat, termasuk pemeriksaan latar belakang, demi menjaga keamanan si Kecil.

2. Kebersihan dan kesehatan yang selalu dijaga

Pexels/DOAN THANH BINH

Lingkungan yang bersih sangat berpengaruh pada kesehatan anak. Daycare yang baik akan membiasakan anak dan pengasuh untuk rutin mencuci tangan, terutama sebelum makan dan setelah beraktivitas.

Area seperti tempat mengganti popok juga harus selalu disanitasi setiap kali digunakan. Hal ini penting untuk mencegah penyebaran bakteri dan menjaga kesehatan anak-anak yang dititipkan.

Dalam hal medis, daycare seharusnya memiliki sistem yang rapi. Obat-obatan perlu diberi label dengan jelas dan disimpan dengan aman.

Staf juga harus memiliki pelatihan khusus dalam pemberian obat, serta mencatat setiap pemberian obat secara detail agar orangtua tetap bisa memantau.

3. Kualitas pengasuh dan interaksi dengan anak

Unsplash/Rewired Digital

Pengasuh memiliki peran besar dalam tumbuh kembang anak selama di daycare. Karena itu, penting memilih tempat dengan caregiver yang hangat, responsif, dan penuh perhatian.

Pengasuh yang baik akan menggunakan metode disiplin positif, bukan kekerasan. Mereka juga aktif mengajak anak berinteraksi, berbicara, dan bermain bersama untuk mendukung perkembangan sosial dan emosional anak.

Perhatikan juga rasio antara pengasuh dan anak. Semakin kecil jumlah anak yang ditangani, biasanya perhatian yang diberikan akan lebih maksimal.

Jangan ragu untuk menanyakan bagaimana cara pengasuh menghadapi anak tantrum serta apakah mereka mendapatkan pelatihan rutin atau tidak.

4. Program belajar dan perkembangan anak

Pexels/Micah Eleazar

Daycare bukan hanya tempat menitipkan anak, tetapi juga ruang belajar dan berkembang. Oleh karena itu, penting memilih daycare yang memiliki rencana aktivitas harian atau mingguan yang jelas.

Lingkungan belajar yang baik biasanya dilengkapi dengan buku, alat seni, dan permainan edukatif. Anak juga perlu distimulasi secara bahasa, misalnya dengan diajak berbicara atau dibacakan buku secara rutin.

Selain itu, pastikan aktivitas yang diberikan sesuai dengan usia dan minat anak. Daycare yang berkualitas juga memiliki sistem untuk memantau perkembangan anak, sehingga orangtua bisa mengetahui kemajuan si Kecil secara berkala.

5. Struktur program dan kontrol kualitas

Freepik/freepik

Daycare yang terpercaya umumnya memiliki lisensi atau akreditasi resmi. Hal ini menunjukkan bahwa mereka telah memenuhi standar tertentu dalam pengelolaan dan pelayanan.

Selain itu, adanya evaluasi rutin, baik internal maupun eksternal, menjadi tanda bahwa daycare tersebut terus berupaya meningkatkan kualitasnya. Program pelatihan untuk staf juga penting agar mereka selalu update dengan metode pengasuhan terbaik.

Perhatikan juga jumlah anak dalam satu kelompok. Kelompok yang terlalu besar bisa membuat pengawasan menjadi kurang optimal. Pastikan daycare memiliki kebijakan dan SOP tertulis yang jelas sebagai panduan operasional sehari-hari.

6. Transparansi dan keterlibatan orangtua

Freepik/freepik

Daycare yang baik akan dengan mudah memberikan akses bagi orangtua untuk berkunjung atau memantau kondisi anak. Transparansi seperti ini penting untuk membangun rasa percaya.

Komunikasi rutin juga menjadi nilai tambah. Misalnya melalui laporan harian mengenai aktivitas, makan, dan kondisi anak selama di daycare. Dengan begitu, orangtua tetap merasa terhubung meski tidak selalu bersama anak.

Selain itu, daycare yang profesional biasanya menyediakan ruang bagi feedback dari orangtua dan mengadakan pertemuan rutin. Kebijakan program yang jelas dan mudah diakses juga menjadi indikator bahwa daycare tersebut dikelola dengan baik dan terbuka.

Demikian beberapa hal penting yang jadi pertimbangan dalam memilih daycare anak. Jangan ragu untuk melakukan survei langsung dan bertanya sedetail mungkin, ya, Ma! 

Editorial Team