Air Mineral untuk Bayi, Direbus Dulu atau Boleh Langsung Diminum?

Temukan jawabannya di sini, Ma!

3 Juli 2022

Air Mineral Bayi, Direbus Dulu atau Boleh Langsung Diminum
Unsplash/Jen Johnsson

Air merupakan salah satu kebutuhan dasar tubuh manusia. Maka itu, penting bagi orangtua untuk memastikan bahwa air minum yang dikonsumsi Mama dan keluarga aman untuk dikonsumsi, terlebih lagi jika Mama memiliki bayi.

Sebagian orangtua biasanya memilih air mineral kemasan untuk dikonsumsi oleh keluarga tercinta, dengan pertimbangan bahwa kandungan mineral dalam air tersebut baik bagi kesehatan tubuh.

Namun, banyak orangtua yang bertanya-tanya, apakah air mineral untuk bayi boleh langsung diminum atau sebaiknya direbus dulu? Temukan jawaban pada artikel Popmama.comberikut ini!

Editors' Picks

Perlu Tidak Bayi Minum Air Mineral yang Direbus?

Perlu Tidak Bayi Minum Air Mineral Direbus
Pexels/catscoming

Seiring bertambahnya usia si Kecil, maka bertambah juga kebutuhan cairan di tubuhnya. Untuk itu, pemberian air mineral bisa menjadi pilihan untuk mencukupi kebutuhan cairan si Kecil.

Namun, pemberian air mineral untuk bayi baru boleh dilakukan saat ia sudah berusia diatas enam bulan, tepat ketika si Kecil sudah memulai MPASI pertamanya.

American Academy of Pediatrics pun menyarankan supaya porsi pemberian air mineral untuk bayi masih harus dibatasi, cukup sebanyak 8 ons atau setara 227 ml per hari. Nanti ketika usianya bertambah, Mama mulai bisa menambahkan porsinya secara bertahap sesuai dengan kebutuhan si Bayi.

Kemudian, air mineral untuk bayi dirasankan untuk direbus terlebih dahulu. Mama cukup mendidihkan air mineral di suhu 70 derajat celcius selama 10 menit, kemudian lanjut rebus lagi selama satu menit untuk memastikan kuman di air benar-benar mati. Setelah itu, dinginkan air yang telah direbus tadi disuhu ruangan sebelum memberikannya ke si Bayi.

Kenapa Bayi Perlu Minum Air Mineral yang Direbus Lebih Dulu?

Kenapa Bayi Perlu Minum Air Mineral Direbus Lebih Dulu
Pexels/tatiana-twinslol

Air mineral umumnya mengandung berbagai kadar mineral, garam, hingga senyawa belerang. Pada dasarnya, air mineral aman dikonsumsi untuk bayi selama kandungan kadar mineral terlarut (natrium hingga fluorida) di dalamnya rendah.

Kendati begitu, dikutip dari WebMD, beberapa air mineral nyatanya memiliki jumlah kadar mineral berlebih yang tidak baik dikonsumsi oleh si Kecil. Bayi yang rutin mengonsumsi air mineral mengandung fluorida yang cukup tinggi, dikhawatirkan berisiko mengalami fluorosis gigi atau munculnya bintik-bintik putih pada gigi dan gusi.

Tidak hanya itu, kandungan uranium pada beberapa merek air mineral ternyata cukup tinggi sehingga kurang baik untuk kesehatan ginjal si Bayi. 

Untuk mengurangi risiko tersebut, Mama bisa merebus dahulu air mineral supaya lebih aman dikonsumsi oleh bayi. Merebus air mineral sebelum diminum juga bisa Mama lakukan kalau Mama merasa tidak yakin akan kualitas air mineral yangd ipilih. 

Nanti, setelah usianya bertambah dan tubuh bayi sudah berkembang, Mama bisa mulai memberikan air mineral tanpa perlu direbus untuknya. Dengan catatan, Mama memilih air mineral yang sudah terbukti keamanannya dan terdaftar di BPOM.

Cara Memilih Air Mineral Kemasan yang Aman untuk Bayi

Cara Memilih Air Mineral Kemasan Aman Bayi
Pixabay/Baudolino

Berbagai merek air mineral di pasaran mungkin punya berbagai kesamaan. Namun, untuk memudahkan Mama dalam mengambil keputusan akan beli air mineral yang mana, berikut ini adalah beberapa tips yang bisa diterapkan:

  • Perhatikanlah informasi sumber air mineral yang Mama pilih. Air mineral yang baik biasanya berasal dari sumber air bawah tanah atau mata air pegunungan.

  • Cek apakah proses produksi air mineral tersebut sudah sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh pemerintah, yakni yang memiliki logo SNI dan BPOM.

  • Perhatikan kondisi kemasan saat membeli air mineral. Pastikan kemasannya masih tersegel rapat dan tidak rusak.

  • Pastikan air mineral yang mama pilih tidak berbau, berwarna, dan memiliki rasa. Bila hal ini mama temui di air mineral yang mama konsumsi, itu berarti air tersebut sudah terkontaminasi kuman dan zat kimia berbahaya.

  • Sebelum membeli, pastikan cek tanggal kadaluarsa yang tertera pada kemasan air mineral agar aman dikonsumsi.

Kesimpulannya, keharusan bayi minum air mineral yang direbus lebih dulu bukanlah hal mutlak. Akan tetapi bila Mama merebusnya terlebih dulu sebelum dikonsumsi bayi, itu akan membantu tumbuh kembang tubuhnya.

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.

Mama CerdAZ

Ikon Mama CerdAZ

Panduan kehamilan mingguan untuk Mama/Ibu, lengkap dengan artikel dan perhitungan perencanaan persalinan

Cari tahu yuk