Penuh Nutrisi, 7 Rekomendasi Ikan Lokal untuk MPASI Bayi

Selain harga terjangkau, ikan-ikan ini juga miliki banyak manfaat untuk tumbuh kembang

3 Juni 2021

Penuh Nutrisi, 7 Rekomendasi Ikan Lokal MPASI Bayi
Pexels/yankrukov

Saat bayi sudah siap diberikan makan utamanya atau MPASI, semua orangtua tentu ingin memberikan yang terbaik untuk anak-anak mereka dengan memberikan makanan bernutrisi.

Ada banyak jenis makanan bergizi yang dapat dijadikan untuk MPASI, salah satunya adalah ikan. Selain rasanya lezat, ikan juga menjadi sumber makanan bernutrisi seperti asam lemak omega-3, protein, vitamin, zat besi, dan mineral berkualitas tinggi.

Tak heran jika banyak mama memilih ikan sebagai menu MPASI bayi. Seperti ikan tuna maupun salmon yang masih menjadi primadona untuk MPASI si Kecil. Namun sayangnya, kedua ikan ini memiliki rentang harga yang cukup mahal.

Nah, jika Mama ingin menghemat namun tetap memberi ikan yang bergizi untuk si Kecil, Mama bisa kok berikan jenis ikan lokal dengan harga terjangkau namun tetap kaya akan gizi yang tinggi.

Apa saja jenis ikan lokal yang bisa diberikan untuk MPASI bayi? Berikut Popmama.com telah merangkum tujuh jenis ikan yang bagus untuk MPASI bayi.

1. Ikan lele

1. Ikan lele
Youtube.com/Rinaldi Fun and Education

Ikan lele menjadi salah satu ikan yang banyak ditemui di pasaran dengan harga yang terjangkau. Tak hanya itu, ikan lele juga merupakan jenis ikan yang lembut dan lezat, namun tetap mengandung banyak nutrisi baik di dalamnya.

Adapun kandungan dalam ikan lele yang baik untuk perkembangan sel otak dan sistem imunitas anak, di antaranya asam amino esensial lisin, metionin, dan leusin. Ikan lele juga memiliki kandungan asam lemak omega-3 yang cukup tinggi.

Selain itu, ada pula kandungan vitamin D yang baik untuk penyerapan kalsium dan mengoptimalkan pertumbuhan tulang, vitamin B12 yang membantu produksi sel darah merah. Nilai plusnya adalah, ikan lele memiliki kandungan merkuri yang jauh lebih rendah dibandingkan dengan ikan laut.

Sehingga tak heran jika ikan yang dibudidayakan di air tawar ini menjadi pilihan ikan lokal untuk MPASI bayi. Harga terjangkau, rasa lezat, nutrisi pun terpenuhi, Ma.

2. Ikan kembung

2. Ikan kembung
Youtube.com/ODELINE'S STORIES

Jika si Kecil terlihat lahap saat diberikan ikan salmon, Mama bisa menjadikan ikan kembung sebagai alternatif lain dari salmon. Hal ini lantaran kedua ikan ini memiliki kandungan asam lemak omega-3 dan DHA.

Bahkan, asam lemak omega-3 dari ikan kembung jauh lebih tinggi dibandingkan salmon. Selain kandungan tersebut, ikan dengan harga yang terjangkau ini juga kaya akan kalsium, zat besi, fosfor, vitamin A, B1, D, E, plus vitamin C. 

Dengan harga terjangkau dan tingginya kandungan nutrisi, tak heran jika ikan kembung menjadi jenis ikan lokal yang banyak dipilih untuk MPASI bayi.

3. Ikan gabus

3. Ikan gabus
Youtube.com/Azquera Channel

Albumin adalah salah satu jenis protein yang penting bagi tubuh manusia. Salah satu kandungan ini juga terdapat di ikan gabus, Ma. 

Kandungan albumin dalam ikan gabus dipercaya dapat memperbaiki gizi pada ibu hamil. Tak hanya untuk ibu hamil, ikan gabus juga baik diberikan untuk MPASI bayi. Pada 100 gram ikan gabus lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhan gizi yang sangat penting buat bayi.

Editors' Picks

4. Ikan mujair

4. Ikan mujair
Youtube.com/KAFFAH ENTERTAINMENT

Jika Mama atau Papa menggemari jenis ikan yang dijual dengan harga terjangkau ini, coba berikan pada si Kecil juga yuk, Ma. 

Tak hanya rasanya yang lezat, ikan mujair menjadi jenis ikan yang kandungan nutrisinya tak jauh berbeda dengan tuna lho, yakni protein, fosfor, sodium, kalium, hingga asam lemak omega-3.

Tak heran jika ikan mujair juga banyak dipilih sebagai alternatif dari ikan tuna dengan harga yang lebih ramah di kantong tentunya. 

5. Ikan kakap

5. Ikan kakap
Youtube.com/Louisse Scarlett Family

Ikan kakap menjadi ikan lokal lainnya yang banyak disarankan untuk MPASI bayi. Tak hanya rasanya yang lezat, jenis ikan dengan daging yang tebal dan duri halus ini menjadi ikan yang aman dimakan oleh si Kecil, Ma.

Jenis ikan kakap, terutama kakap merah dikenal sebagai ikan yang kaya akan kandungan kalsium dan asam lemak omega-3, serta vitamin A yang semua kandungannya akan membantu dalam proses tumbuh kembang sejak dini.

6. Ikan gurame

6. Ikan gurame
Youtube.com/THE JUANG FAMILY

Sama dengan ikap kakap, ikan gurame juga menjadi ikan yang mudah diolah untuk bahan MPASI si Kecil. Hal ini lantaran dagingnya yang cukup tebal dan kenyal, serta tidak banyak memiliki duri.

Selain itu, ikan gurame juga menjadi ikan yang tak kalah bergizi dari ikan lele, Ma. Dalam ikan gurame, terkandung protein, serta asam amino yang lengkap, dan dapat dicerna oleh tubuh dengan mudah.

7. Ikan tongkol

7. Ikan tongkol
Youtube.com/Sari Noviana

Ikan tongkol juga menjadi ikan lokal yang mudah ditemukan di pasaran dengan harga yang terjangkau. Terpenting dari itu, ikan tongkol juga menjadi jenis ikan lokal yang bisa dijadikan untuk MPASI bayi, Ma.

Hal ini lantaran ikan tongkol kaya akan protein, zat besi, kalsium, serta vitamin A dan vitamin C. Sama seperti ikan salmon, ikan tongkol juga mengandung asam lemak omega-3 yang baik untuk tumbuh kembang si Kecil.

Panduan Menyajikan Ikan untuk MPASI Bayi

Panduan Menyajikan Ikan MPASI Bayi
Freepik

Agar tidak bosan dengan jenis ikan yang itu-itu saja, jenis ikan lokal yang sudah disebutkan di atas bisa menjadi alternatif menu agar si Kecil lebih mengenal ragam rasa, Ma.

Selain memilih jenis ikan, Mama juga perlu memerhatikan pemberian ikan untuk si Kecil. Adapun beberapa hal yang perlu diperhatikan di antaranya ialah:

  • Pilih ikan yang masih segar.
  • Pilih ikan bertulang besar atau sedikit tulang untuk menghindari tersedak.
  • Cuci ikan dengan air mengalir dan pastikan mencucinya benar-benar bersih.
  • Masak ikan hingga matang dan lunak agar.

Itulah tujuh jenis ikan yang bagus untuk MPASI bayi yang bisa Mama berikan kepada si Kecil, serta hal-hal yang perlu diperhatikan sebelum memberikan ikan pada anak mama. 

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.