Hati-Hati! Ini Risiko Penggunaan Hand Sanitizer untuk Bayi

Hand sanitizer banyak digunakan karena praktis, namun amankah untuk bayi?

23 November 2021

Hati-Hati Ini Risiko Penggunaan Hand Sanitizer Bayi
Pexels/ Stacey Gabrielle

Pandemi Covid-19 membuat kita harus sering mencuci tangan untuk mencegah penyebaran virus. Tidak terkecuali bayi.

Selain mencuci tangan dengan air, hand sanitizer juga menjadi salah satu cara untuk membersihkan tangan. Cara ini praktis untuk dilakukan saat berada di luar rumah dan kesulitan menemukan fasiltas cuci tangan.

Meski cukup populer, Mama mungkin bertanya-tanya, apakah bayi boleh menggunakan hand  sanitizer? Yuk, simak rangkuman informasinya pada ulasan Popmama.com berikut ini, Ma.

Apakah Bayi Boleh Menggunakan Hand sanitizer?

Apakah Bayi Boleh Menggunakan Hand sanitizer
Pexels/ Dominika Roseclay

Hand sanitizer mengandung alkohol untuk membunuh bakteri, biasanya berbentuk cairan atau gel. Kandungan alkohol di dalamnya bisa berupa etanol atau isopropanol.

Hand sanitizer digunakan sebagai alternatif pembersih tangan jika tidak menemukan fasilitas untuk mencuci tangan.

Karena menggunakan alkohol sebagai bahan dasarnya, penggunaannya pada bayi sebaiknya dihindari. Kulit bayi yang masih sensitif tidak boleh sembarangan menggunakan bahan kimia, termasuk alkohol. Alih-alih membunuh bakteri, alkohol mungkin dapat mengiritasi kulit sensitif bayi.

Jenis hand sanitizer yang aman bagi bayi adalah yang tidak mengandung alkohol. Namun berarti ini tidak ampuh untuk membersihkan tangan.

Nah, jadi Mama sebaiknya menggunakan air dan sabun bayi untuk membersihkan tangan si Kecil.

Editors' Picks

Risiko Penggunaan Hand Sanitizer pada Bayi

Risiko Penggunaan Hand Sanitizer Bayi
Pexels/pixabay

Hand sanitizer dijual dalam kemasan berwarna-warni dan menarik, serta memiliki aroma yang berbeda-beda.

Kemasan dan aroma menarik ini dapat membuat si Kecil penasaran dan mencoba menjilatnya untuk mengetahui rasanya. 

Jika bayi tidak sengaja menjilat hand sanitizer yang mengandung alkohol, ini dapat menyebabkan si Kecil mengalami keracunan alkohol, Ma.

Karena bayi dan anak-anak lebih rentan mengalami keracunan alkohol, Mama harus mengenali gejalanya.

Bayi yang mengalami keracunan alkohol mungkin akan muntah, tampak mengantuk, dan sempoyongan.

Mama juga harus memeriksa denyut jantung, tekanan darah, dan pernapasannya karena biasanya mengalami penurunan.

Selain itu, keracunan alkohol juga memicu penurunan gula darah dengan cepat dan menyebabkan kejang-kejang hingga koma.

Karena sangat berisiko, simpan hand sanitizer jauh dari jangkauan bayi dan anak kecil ya, Ma.

Mana yang Lebih Efektif, Cuci Tangan atau Hand Sanitizer?

Mana Lebih Efektif, Cuci Tangan atau Hand Sanitizer
Pexels/Ketut Subiyanto

Centers for Disease Control and Prevention (CDC) lebih menyarankan mencuci tangan dengan sabun dibandingkan menggunakan hand sanitizer. Berikut cara yang efektif untuk mencuci tangan:

  • Usap kedua telapak tangan secara perlahan dengan gerakan memutar.
  • Gosok kedua telapak tangan. Bersihkan seluruh bagian tangan hingga merata, dari pergelangan tangan, punggung tangan sela-sela jari hingga kuku.
  • Lakukan selama 20 detik.
  • Keringkan tangan dengan handuk atau tisu bersih. Lalu tutup keran dengan tangan berlapis tisu. Hindari memegang keran dengan tangan yang sudah bersih.

Tips agar Bayi Terhindar dari Penularan Virus Corona

Tips agar Bayi Terhindar dari Penularan Virus Corona
pexels/sarah chai

Untuk membersihkan tangan bayi, usahakan untuk menggunakan air dan sabun khusus untuk bayi. Mama juga dapat menggunakan tisu basah khusus bayi jika tidak ada air atau sabun.

Covid-19 terutama menyebar melalui air liur yang dikeluarkan saat seseorang yang terinfeksi batuk, bersin, berbicara, atau bernapas.

Bayi belum boleh menerima vaksin Covid-19 dan bayi yang berusia di bawah dua tahun tidak boleh memakai masker karena pertimbangan keamanan

Oleh karena itu, untuk menjaga si Kecil tetap aman, orangtua dan orang di sekitarnya harus patuh pada protokol kesehatan.

Juga, dapatkan vaksinasi sesegera mungkin untuk menciptakan "gelembung perlindungan" di sekitar bayi.

Selain menjaga kebersihan tangan bayi, ada beberapa langkah lain yang bisa dilakukan untuk melindungi bayi dari virus Corona, seperti:

  • Menyusui bayi secara rutin untuk meningkatkan daya tahan tubuhnya.
  • Berikan MPASI yang kaya nutrisi untuk mendukung imunnnya.
  • Pastikan kebersihan tangan setiap menggendong, menyuapi, atau menyentuh si Kecil.
  • Hindari tempat ramai saat bersama si Kecil.
  • Jauhkah bayi dari orang yang sedang sakit.
  • Mengenakan masker saat mengalami batuk atau pilek.

Nah, itu penjelasan risiko dan faktor keamanan penggunaan hand sanitizer untuk bayi, Ma. Semoga informasi ini dapat menambah wawasan, ya!

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.