Cara menyajikan chia seed untuk bayi harus dilakukan dengan hati-hati agar aman dan mudah dicerna. Langkah paling penting adalah merendam chia seed terlebih dahulu.
Biji kecil ini mampu menyerap cairan dan mengembang berkali-kali lipat. Jika diberikan dalam kondisi kering, ada risiko tersedak atau membuat bayi tidak nyaman. Rendam 10–15 menit hingga teksturnya berubah menjadi gel lembut sebelum dicampurkan ke makanan bayi.
Cara ini membantu chia seed lebih mudah ditelan dan dicerna. Setelah direndam, Mama bisa mencampurkan chia seed ke dalam makanan bertekstur halus seperti puree buah, bubur, yogurt bayi, atau sup lembut.
Pastikan porsi chia seed tetap kecil agar tidak mengubah tekstur MPASI menjadi terlalu kental. Untuk tahap awal, campuran setengah sendok teh chia seed ke dalam satu porsi MPASI sudah cukup untuk memberikan manfaat tanpa membebani pencernaan bayi.
Pilih makanan yang sudah familier bagi bayi agar proses pengenalannya lebih mudah. Hindari memberikan chia seed sebagai bagian utama hidangan atau mencampurnya ke makanan yang terlalu padat.
Selain itu, jangan berikan chia seed setiap hari. Fungsinya hanya sebagai pelengkap gizi, bukan pengganti sumber nutrisi utama seperti protein hewani, buah, atau sayuran. Dengan penyajian yang tepat, seperti direndam, dicampur dalam porsi kecil, dan disesuaikan dengan usia serta kesiapan bayi, chia seed bisa menjadi tambahan MPASI yang aman dan menyehatkan.
Itu dia penjelasan mengenai tips menambahkan chia seed pada MPASI, yang bisa dijadikan panduan di rumah. Semoga informasinya membantu, ya, Ma.