Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Install

Usia Berapa Bulan Bayi Boleh Duduk di Kursi Makan?

4 min read
Usia Berapa Bulan Bayi Boleh Duduk di Kursi Makan?
Pexels/Craig Adderley
  • Bayi umumnya mulai menggunakan kursi makan sekitar usia 6 bulan, saat sudah mampu duduk sendiri dan mulai mencoba makanan padat, meski perkembangan tiap anak berbeda.

  • Kesiapan ditandai kepala tegak tanpa penyangga, bahu stabil, tubuh tidak membungkuk, serta mampu duduk nyaman; bayi yang belum kuat duduk sebaiknya belum memakai kursi makan.

  • Posisi aman mengutamakan tubuh tegak, sudut pinggul-lutut-pergelangan kaki 90 derajat, sabuk pengaman, dan durasi 20–30 menit; bayi tidak boleh ditinggalkan sendirian.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Ketika si Kecil sudah memasuki usia untuk MPASI, momen yang ditunggu-tunggu, seperti menyuapi si Kecil kursi makan, adalah hal yang paling dinanti oleh setiap orangtua saat menyuapi anaknya.

Tapi, terkadang momen tersebut kerap menimbulkan pertanyaan bagi setiap orangtua yang hendak menyuapi anaknya makan di kursi makan, yakni kapan bayi boleh duduk di kursi makan? 

Supaya Mama tidak salah langkah, berikut Popmama.com mengulas usia berapa bulan bayi boleh duduk di kursi makan? Yuk, simak sampai habis!

  1. Usia Berapa Bulan Bayi Boleh Duduk di Kursi Makan?

    Usia Berapa Bulan Bayi Boleh Duduk di Kursi Makan?
    Pexels/Vanessa Loring

    Jawaban singkatnya, sekitar usia 6 bulan. Mengutip Pathways, kursi makan mulai dibutuhkan saat si Kecil sudah bisa duduk sendiri dan mulai mencoba makanan padat, yang umumnya terjadi di usia tersebut.

    Meski begitu, setiap anak punya tempo tumbuh kembangnya masing-masing. Dikutip dari First Cry Parenting, ada yang sudah bisa duduk tegak sejak usia 4 bulan, tetapi ada pula yang baru mampu di usia 6 bulan.

    Sebelum usia 6 bulan, bayi tidak disarankan menggunakan kursi makan karena si Kecil umumnya belum punya kekuatan untuk duduk dengan aman. Kemampuan duduk tegak merupakan salah satu alasan MPASI belum dianjurkan sebelum sekitar usia 6 bulan.

  2. Tanda si Kecil Sudah Siap Duduk di Kursi Makan

    Tanda si Kecil Sudah Siap Duduk di Kursi Makan
    Pexels/HÂN NGUYỄN

    Coba perhatikan kepalanya lebih dulu. Menurut First Cry Parenting, kepala si Kecil sebaiknya sudah tegak tanpa diganjal bantal, bahunya lurus tanpa penyangga, dan lengannya bisa bergerak sendiri.

    Kepala bayi yang masih sedikit terangguk-angguk merupakan hal yang wajar. Yang terpenting, secara keseluruhan si Kecil bisa duduk tegak dengan nyaman.

    Mama juga bisa mengamatinya saat ia duduk di kursi makan. Melansir Eat Play Say, si Kecil yang membungkuk dan menumpu badan pada siku belum siap, dan biasanya tampak kurang tertarik makan, menangis, atau rewel.

  3. Posisi Duduk yang Aman di Kursi Makan

    Posisi Duduk yang Aman di Kursi Makan
    Pexels/Jonathan Borba

    Menurut Eat Play Say, tubuh si Kecil harus tegak sepenuhnya, tidak bersandar atau condong ke satu sisi. Sikunya pun harus mudah bertumpu di baki (tray) yang letaknya setinggi perut, bukan dada.

    Para spesialis ini juga menganjurkan posisi 90-90-90, yakni pinggul, lutut, dan pergelangan kaki tertopang dengan tekukan sekitar 90 derajat. Posisi tersebut menstabilkan tubuh dan leher sehingga jalan napas ikut terlindungi.

    Jika kaki si Kecil menggantung, tambahkan pijakan atau ganjal punggungnya dengan handuk yang dilipat. Pastikan sabuk pengaman terpasang dan kursi berada jauh dari meja, sebab si Kecil bisa saja mendorong meja hingga kursinya terguling.

  4. Berapa Lama si Kecil Boleh Duduk di Kursi Makan?

    Berapa Lama si Kecil Boleh Duduk di Kursi Makan
    Pexels/Jonathan Borba

    Setelah posisinya pas, pertanyaan berikutnya biasanya soal durasi. Mengutip First Cry Parenting, disarankan sekitar 20 hingga 30 menit setiap kali duduk, sebab waktu yang terlalu lama membuat si Kecil tidak nyaman dan sulit bergerak untuk bereksplorasi.

    Di awal, kenalkan kursinya dulu selama beberapa hari atau minggu. Biarkan si Kecil duduk sambil bermain dengan piring dan sendok, sembari menyiapkan makanannya sebelum si Kecil didudukkan supaya ia paham bahwa duduk di kursi berarti waktunya makan. 

    Dan satu hal yang tidak boleh terlewat oleh setiap orangtua yang menaruh bayi di kursi makan ialah jangan pernah meninggalkannya sendirian di kursi itu.


  5. Cara Memilih Kursi Makan yang Aman untuk Bayi

    Cara Memilih Kursi Makan yang Aman untuk Bayi
    Pexels/Jonathan Borba

    Terakhir, Mama tentu perlu kursi yang pas untuk momen makan si Kecil. Melansir Pathways, Mama disarankan untuk mengecek apakah kursi mudah dipakai untuk mendudukkan dan mengangkatnya, punya sabuk pengaman, serta bersertifikasi aman.

    Pilih pula kursi dengan sandaran kaki, pengaturan yang bisa menyesuaikan pertumbuhan, dan kain yang bisa dilepas lalu dicuci. Menurut First Cry Parenting, baki yang bisa dioperasikan dengan satu tangan dan roda yang bisa dikunci juga sangat membantu.

    Kursi sebaiknya tidak punya bagian kecil yang bisa lepas dan berisiko membuat si Kecil tersedak. Sabuk pengaman juga berguna untuk mencegah tubuhnya terdorong ke depan.

    Jadi, sekitar usia 6 bulan memang menjadi patokan umum, tetapi kesiapan si Kecil tetap menjadi penentu utama. Selama kepalanya tegak, duduknya stabil, dan posisinya nyaman, kursi makan bisa menjadi tempat favoritnya untuk menjelajahi rasa dan tekstur baru.

    Nah, itulah pembahasan mengenai usia berapa bulan bayi boleh duduk di kursi makan? Semoga informatif dan bermanfaat, Ma!

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More