Perkembangan teknologi membuat artificial intelligence (AI) semakin dekat dengan kehidupan sehari-hari, termasuk bagi remaja. Teknologi ini bisa dimanfaatkan untuk belajar, mencari ide, berlatih bahasa, hingga membantu berbagai aktivitas sehari-hari.
Data global menunjukkan bahwa 9 dari 10 pengguna remaja memanfaatkan ChatGPT setiap minggu, baik untuk belajar maupun mendukung produktivitas. Namun, pendampingan orangtua tetap dibutuhkan agar remaja tidak hanya mampu menggunakan AI, tetapi juga memahami batasan dan risikonya.
Hal ini menjadi perhatian karena survei global UNICRI tahun 2025 menemukan bahwa 44 persen orangtua merasa belum memiliki pengetahuan yang cukup untuk membimbing anak dalam menggunakan AI.
Lantas, apa saja hal yang perlu dilakukan orangtua saat anak mulai sering pakai AI? Berikut Popmama.com telah merangkum 5 hal yang perlu dilakukan orangtua. Yuk, simak penjelasannya!
