Sebelum mengetahui bagaimana cara terbaik memberikan respons terhadap anak yang argumentatif, Mama perlu mengetahui apa alasan di balik sikapnya yang suka membantah itu.
Menurut Jane Nelsen, penulis dari buku Positive Discipline yang menulis bahwa, "Saat anak membantah, yang sebenarnya ia ekspresikan adalah marah, frustasi, takut atau tersakiti."
Dengan sikap argumentatifnya, anak berarti sedang meminta perhatian lebih dari Mama dan Papa, sebab inilah yang mereka cari ketika merasa tak diperhatikan oleh orangtuanya.
Saat anak mulai mengeluarkan sikap argumentatifnya, tentu sulit bagi Mama dan Papa menahan amarah. Suara bentakan dan kalimat perlawanan dari anak seolah membuat darah mendidih dalam waktu sekejap.
Daripada memarahinya, yang sebenarnya harus Mama lakukan adalah mengetahui apa yang telah membebani pikirannya.
Berikut Popmama.com bagigak 5 cara terbaik menanggapi sifat argumentatif anak, tentunya dengan cara yang lebih positif ya, Ma.
