Zaman sekarang, siapa sih yang gak gampang terdistraksi sama ponsel? Rasanya baru pegang sebentar buat ngecek feeds media sosial, tahu-tahu waktu sudah habis buat doomscrolling tanpa arah.
Kondisi ini tentu bikin Mama cemas kepada si Anak karena durasi menatap layar ponsel justru yang terlalu banyak sehingga menghabiskan waktu berharga di rumah.
Menariknya, pemerintah Singapura baru saja meluncurkan sebuah program nasional yang super unik untuk mengatasi masalah kecanduan ponsel ini.
Melalui inisiatif dari National Library Board (NLB), warga di Singapura justru akan dibayar hanya dengan membiasakan diri membaca buku fisik minimal 15 menit saja setiap harinya.
Kebijakan inovatif ini dilaporkan langsung oleh The Guardian sebagai salah satu strategi untuk menyelamatkan atensi masyarakat dari kecanduan ponsel.
Melalui platform National Library Board (NLB), program ReadSG ini memfasilitasi berbagai cara fleksibel bagi masyarakat untuk menikmati bahan bacaan, baik buku fisik, digital, maupun program literasi pendukung lainnya, lho!
Berikut adalah 5 fakta menarik seputar program dibayar untuk baca buku, cara unik Singapura usir doomscrolling di Popmama.com!
Yuk disimak, Mama dan Papa bisa banget menerapkan sistem ini ke si Kecil maupun si Anak di rumah.
