Depresi tidak hanya dialami oleh orang dewasa, tetapi juga dapat dialami anak. Gejala depresi pada anak sering kali sulit dikenali karena mereka belum sepenuhnya mampu mengungkapkan perasaan mereka dengan kata-kata.
Beberapa tanda yang mungkin terlihat adalah perubahan mood yang ekstrem, kehilangan minat pada aktivitas yang biasanya disukai, kesulitan tidur, atau bahkan penurunan prestasi di sekolah.
Selain pendekatan medis dan terapi konvensional, menari dapat menjadi pendekatan non-obat yang membantu anak dalam mengelola depresi secara lebih menyenangkan.
Dance Movement Therapy (DMT) merupakan bentuk terapi seni kreatif yang mengintegrasikan aspek fisik, emosional, kognitif, dan sosial melalui gerakan tubuh.
Berbeda dengan olahraga biasa, DMT fokus pada hubungan antara tubuh dan pikiran, di mana gerakan tubuh digunakan sebagai cara untuk mengekspresikan dan memproses emosi.
Berikut Popmama.com rangkum bagaimana menari bisa bantu mengurangi depresi pada anak!
