Sering Mendapat Hinaan? Ini Inspirasi dari Mima yang Dapat Dipelajari

Mendapat komentar yang tidak baik, dapat membuat emosi lho, Ma

3 Januari 2021

Sering Mendapat Hinaan Ini Inspirasi dari Mima Dapat Dipelajari
Instagram.com/mimashafa

Davina Shafa atau yang dikenal dengan nama Mima Shafa merupakan anak dari aktris Mona Ratuliu dan Indra Brasco. Mima sempat menjadi sorotan para pengguna sosial media karena mendukung RUU Penghapusan Kekerasan Seksual.

Apakah pernah melihat kata-kata "Ibunya cantik, kenapa anaknya beda ya?" nggak, Ma?

Sudah tidak asing lagi ketika mendengar kata "menghina". Sering kali melihat orang menghina atau menjelekkan orang lain di media sosial.

Di dunia yang serba digital ini membuat setiap orang bebas berkreasi dalam media sosial. Namun, ada orang yang menyalah gunakan media sosial ke arah yang tidak baik.

Bagi remaja, mendapat perlakuan seperti itu akan mengakibatkan kesehatan mental akan berkurang, bahkan ada beberapa yang sampai stres.

Jika terlahir dari keluarga yang terkenal, pasti akan merasa lebih baik tidak dikenal oleh banyak orang dibanding harus mendapatkan sebuah hinaan.

Berikut ini Popmama.com telah merangkum mengenai hal yang perlu dilakukan ketika mendapatkan hinaan, ini sering terjadi lho!

1. Merespon orang yang menghina dengan baik

1. Merespon orang menghina baik
Youtube.com/Naura TV

Jangan takut untuk bersuara, keep on learning about everything, and treat people with kindness

Bersikap baik terhadap orang yang sudah menghina dan menjelekkan ke banyak orang memang hal yang paling menyulitkan. Namun, perlu diingat bahwa kejahatan tidak dibales dengan kejahatan.

Terkadang, ketika membaca hinaan tersebut akan memberikan rasa emosi di dalam hati. Tetapi, perlu sabar saat menghadapinya.

Editors' Picks

2. Jangan membela secara berlebihan

2. Jangan membela secara berlebihan
Instagram.com/mimashafa

Don’t do it on my like account

Ketika sedang dihina, pasti selalu ada yang membela dengan kebenaran. Namun, pembelaan yang secara berlebihan akan menimbulkan pandangan yang tidak mengenakkan bagi orang lain. Hal ini juga dapat membuat orang lain semakin menjelekkan atau menghina.

3. Menggunakan platform untuk mengutarakan opini dengan benar

3. Menggunakan platform mengutarakan opini benar
Instagram.com/mimashafa

Jika ada platform untuk mengutarakan opini harus memikirkan secara panjang yaitu, apa tujuannya, ini akan berdampak pada orang lain dan diri sendiri atau tidak, informasi yang disampaikan akan membawa ke hal yang lebih baik atau malah makin memburuk

Perlu diketahui bahwa sekarang sudah banyak platform yang menyediakan tempat untuk mengutarakan opini yang ada di dalam pikirannya. Namun, sering kali opini yang diutarakan justru menimbulkan pemikiran yang berbeda. Sehingga orang tidak sependapat dan juga dapat dihina.

Ketika ingin mengutarakan opini tersebut, sebaiknya memikirkan dengan matang manfaat yang diberikan pada orang lain mengenai isi opininya.

4. Menggunakan media sosial dengan bijak

4. Menggunakan media sosial bijak
Instagram.com/mimashafa

Jangan menelan secara mentah-mentah informasi yang didapatkan

Jaman yang semakin canggih ini membuat banyak orang menggunakan media sosial. Tetapi, penggunaan media sosial yang tidak bijak dapat merugikan orang lain.

Sebagai contoh, ada saja orang yang berkomentar jelek saat melihat postingan orang lain. Padahal, isi postingan tersebut tidak buruk dan masih terbilang sopan.

5. Menjadikan opini orang sebagai pelajaran

5. Menjadikan opini orang sebagai pelajaran
Instagram.com/mimashafa

Jika ada orang yang berbeda opini, take it as a lesson

Setiap orang memiliki opini yang berbeda-beda. Ada yang baik dan ada juga yang memiliki opini tidak mengenakkan.

Memang melihat opini yang berbeda akan membuat kesal. Tetapi, jadikanlah opini tersebut sebagai pelajaran untuk menjadi orang yang lebih baik lagi.

Itulah beberapa hal yang dapat dilakukan. Jangan mudah untuk menghina orang dan pergunakan media sosial dengan bijak ya, Ma.

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.