Hoaks! Daftar KIP Lewat Google Form Dipastikan Kemendikbud Tidak Benar

Jangan sampai salah ya, Ma!

25 Agustus 2020

Hoaks Daftar KIP Lewat Google Form Dipastikan Kemendikbud Tidak Benar
Unsplash/Thomas Park

Kartu Indonesia Pintar atau disingkat KIP merupakan bagian dari Program Indonesia Pintar yang diusung pemerintahan Presiden Joko Widodo. Terdapat dua jenis KIP yaitu KIP dan KIP Kuliah.

KIP diperuntukkan bagi siswa jenjang pendidikan dasar dan menengah, sedangkan KIP Kuliah untuk pendidikan tinggi.

Namun bbeberapa waktu belakangan, tersebar pesan hoaks atau palsu yang diduga cara mendaftarkan anak-anak untuk mendapatkan KIP. Pesan hoaks ini beredar di WhatsApp masyarakat dengan isi pesan sebagai berikut:

"Bagi yang punya putra putri SD, SMP, SMA/K ingin mengajukan program Indonesia Pintar / Kartu Indonesia Pintar, silakan mengisi link di bawah ini. Ditunggu sampai tanggal 25 Agustus 2020. Tks,"

Setelah mengetahui hal tersebut, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menegaskan bahwa pesan yang tersebar itu merupakan hoaks atau palsu. Simak ulasan Popmama.com berikut ini.

Editors' Picks

1. Ramai tersebar melalui link google form

1. Ramai tersebar melalui link google form
Pixabay/antonbe

Ramainya pesan tersebut pada WhatsApp masyarakat tentu membuat para orangtua merasa dimudahkan karena tidak perlu repot mengurus secara langsung.

Namun tanpa adanya verifikasi, banyak orangtua yang terjebak dan tidak mengetahui bahwa pesan yang berisi link google form untuk pendaftaran KIP merupakan pesan hoaks.

Link tautan yang dimasukan dalam pesan tersebut akan mengarah pada laman google form dengan Daftar Kartu Indonesia Pintar. Dalam keterangannya, pendaftaran disebut dibuka hingga 25 Agustus.

2. Berhati-hati dalam memasukan data diri

2. Berhati-hati dalam memasukan data diri
Freepik/bristekjegor

Setelah mendapatkan pesan hoaks tersebut, nantinya calon siswa yang mendaftarkan diri akan diminta untuk mengisi data diri serta sekolah. Data diri ini termasuk tempat dan tanggal lahir, nama orang tua, alamat, sampai Nomor Induk Siswa Nasional (NISN).

Sebelum memasukan data diri, ada baiknya Mama sebagai orangtua memvalidasi hal ersebut melalui situs resmi dari pemerintah. Berhati-hatilah dalam memasukan data diri pada link yang belum resmi dari penyelenggara.

3. Kemendikbud pastikan pesan tersebut hoaks

3. Kemendikbud pastikan pesan tersebut hoaks
Freepik

Setelah mendapat laporan adanya pesan yang ditujukan untuk pendaftaran KIP pada masyarakat, Kemendikbud pun turun tangan dan menegaskan kepada masyarakat khususnya orangtua yang memiliki anak bahwa pesan tersebut hoaks.

Kepala Pusat Layanan Pembiayaan Pendidik Kemendikbud, Abdul Kahar mengatakan bahwa link yang dimaksudan dalam pesan terseut bukanlah situs resmi dari pemerintah.

Sebelum mendaftarkan KIP untuk putra putri Mama, Abdul Kahar menambahkan semua itu harus divalidasi oleh Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota untuk jenjang pendidikan dasar. Sedangkan jenjang pendidikan menengah oleh Dinas Pendidikan Provinsi.

Jadi sudah dipastikan pesan yang menyematkan link google form tersebut hoaks. Jangan sampai terjebak dengan pesan yang beum benar adanya ya, Ma!.

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.