Bikin Haru! Video Anak Celebral Palsy yang Menyelesaikan Lomba Lari

Matt Woodrum terus berlari meskipun ia telah tertinggal jauh dari teman-temannya

8 Februari 2019

Bikin Haru Video Anak Celebral Palsy Menyelesaikan Lomba Lari
Vimeo

Mengalami cerebral palsy membuat Maat Woodrum, 11 tahun, memiliki kekurangan dalam melakukan gerak motorik. Untuk berjalan saja ia kesulitan namun Matt tetap ikut serta dalam lomba lari di sekolahnya.

Video rekaman saat ia berusaha menyelesaikan lomba, menjadi viral dan mendapatkan banyak komentar positif dari netizen. Semua memuji semangat Matt yang pantang menyerah.

Ini detik-detik lomba yang bikin terharu itu.

1. Matt terlahir dengan celebral palsy dan masalah motorik

1. Matt terlahir celebral palsy masalah motorik
Vimeo

Matt lahir dengan kondisi yang istimewa. Ia dan saudara kembarnya lahir prematur tiga bulan lebih awal. Sejak lahir dokter memvonis Matt cacat dan tidak akan bisa bergerak bahkan mungkin segera meninggal.

Matt mengalami celebral palsy yang menyebabkan gangguan motorik. Kedua kaki Matt tumbuh tidak sempurna. Meski bisa dipakai berjalan, kedua kaki itu membentuk huruf X. Ini menyebabkannya mengalami kesulitan berjalan.

Bisa dibayangkan bagaimana ia berlari dengan kondisinya itu

2. Matt ngotot ikut lomba

2. Matt ngotot ikut lomba
Vimeo

Matt bersekolah di sekolah umum di Colonial Elementary School, Worthington, Ohio, Amerika Serikat. Matt duduk di kelas 5 SD.

Di acara sekolah, Matt ikut lomba lari bersama teman sekelasnya. Ia memilih lomba yang paling jauh jaraknya. 

Ada sekitar 10 anak ikut lomba itu. Ketika tanda lomba dimulai, semua anak berlari kencang termasuk Matt. Namun, baru sekitar 100 meter berlari, Matt sudah tampak kelelahan.

“Di hari lomba, saya sangat gugup dan takut. Tetapi saya yakin dan merasa semangat untuk ikut lomba lari. Jadi saya tetap ikut lomba,” cerita Matt kepada Vimeo

3. Mama Matt tidak henti menyemangati

3. Mama Matt tidak henti menyemangati
Vimeo

Anne Curran, mama Matt, merekam detik-detik anaknya berlomba. Anne bilang, ia melihat Matt sudah tampak lelah.

Saat itu, Anne malah memutuskan untuk menyemangati anaknya daripada menyuruhnya berhenti. “Ayo Matt semangat! Kamu bisa,” teriak Anne yang terekam di video viral itu.

Editors' Picks

4. Momen paling mengharukan: pelatih dan semua teman sekolah Matt menyemangatinya sampai finish

4. Momen paling mengharukan pelatih semua teman sekolah Matt menyemangati sampai finish
Vimeo

John Blaine, guru olahraga sekolah juga melihat Matt mulai lelah dan kepayahan. Dari pinggir lintasan, John meneriakan semangat. “Pelatih saya teriak, ‘Matt, kamu gak akan menyerah kan?’. Lalu saya berteriak, ‘Tidak! Saya akan sampai finish!’,” cerita Matt.

Sang Guru menjaga Matt dari pinggir lapangan. Lalu, teman-teman Matt menyadari juga bahwa Matt perlu disemangati. Jadilah anak-anak itu ikut berlari di sekeliling Matt sambil bersorak-sorak menyemangati Matt.

Mereka mendampingi sampai finish dan memberikan high five untuk Matt.

5. “Saya lelah tetapi bahagia”

5. “Saya lelah tetapi bahagia”
Vimeo

“Lomba ini sangat mengesankan. Saya capek banget tetapi bahagia. Saya bisa menyelesaikan lomba dan ini membuat saya bangga,” kata Matt.

“Saya tahu saya akan mencapai finish tetapi ada beberapa waktu ketika saya merasa akan menyerah. Saya bahagia tidak melakukannya,” lanjutnya.

6. Tidak ada kata menyerah dan dukungan teman yang mengharukan

6. Tidak ada kata menyerah dukungan teman mengharukan
Vimeo

Matt mendapat pujian dari teman-temannya karena ia tidak menyerah. Awalnya mereka tidak menyadari bahwa saat mereka berlari mendampingi Matt, Sang Mama merekamnya. Teman-teman sekelas Matt mengatakan, mereka mendukung Matt karena mereka melihat Matt sudah berusaha sangat keras dan mereka ingin Matt berhasil.

John, Si Guru Olahraga mengatakan, ia terkejut ketika Matt memilih ikut lomba paling sulit di acara sekolah itu. Namun melihat bahwa selama bersekolah Matt adalah murid yang berani dan pantang menyerah, John mengizinkan Matt ikut lomba.

“Sejak awal saya tahu bahwa ia pejuang yang tangguh. Tidak akan ada yang mengalahkannya dalam hal kegigihan. Prinsip hidupnya hanya satu, ‘pulang ke rumah tanpa apa-apa atau mencoba dan mendapatkan sesuatu.’ Itu yang Matt bilang pada saya,” kata John.

Luar biasa, ya!

Baca Juga: 5 Cara Membuat Anak Lebih Berani

Tonton Perjuangan Matt Woodrum

Berlangganan Newsletter?

Mau dapat lebih banyak informasi seputar parenting?
Daftar sekarang!

;