Video viral ini adalah pengingat yang kuat bagi para orangtua bahwa potensi anak tidak boleh dibatasi oleh angka usia. Mungkin Mama merasa anak "masih terlalu kecil" untuk belajar hal-hal berat seperti mekanika.
Namun, jika diberikan wadah yang tepat dan dukungan fasilitas, mereka mampu menyerap ilmu tersebut dengan sangat cepat. Tugas Mama sebagai orangtua adalah menjadi fasilitator yang suportif.
Jangan ragu membiarkan anak "mengoprek" atau membongkar-pasang mainan di bawah pengawasan, karena dari rasa penasaran itulah logika berpikir dan kemampuan problem solving mereka terasah untuk menjadi inovator hebat di masa depan.
Jadi, jika anak di rumah tiba-tiba minta dibelikan alat rakitan robot atau drone daripada mainan biasa, Mama bakal langsung dukung atau malah khawatir rumah makin berantakan?