Mama mungkin sudah terbiasa menutup pintu dan jendela saat kualitas udara sedang buruk agar si Kecil tidak menghirup polusi. Namun ternyata, ancaman polusi udara tidak berhenti di sana. Zat berbahaya di udara juga bisa mengendap di air, tanah, hingga bahan makanan yang dikonsumsi anak setiap hari.
Selama ini, polusi udara lebih sering dikaitkan dengan gangguan saluran pernapasan. Padahal, paparan polutan juga dapat masuk ke dalam tubuh melalui jalur lain yang sering luput disadari, yakni makanan.
Hal tersebut menjadi salah satu pembahasan dalam seminar media Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) pada 7 Juli 2026 bertajuk Polusi Udara di Sekitar Lingkungan Rumah Kita: Bahaya Terselubung bagi Kesehatan Anak.
Dalam kesempatan tersebut, dr Cynthia Centauri, Sp.A, Subsp. Respi.(K) menjelaskan bahwa polutan tidak hanya masuk melalui udara yang dihirup, tetapi juga dapat ikut tertelan bersama makanan.
Padahal, makanan yang disiapkan dengan penuh perhatian tentu diharapkan menjadi sumber nutrisi terbaik bagi anak. Karena itu, memahami bagaimana polusi udara dapat menyusup ke dalam rantai makanan menjadi langkah awal untuk membantu melindungi kesehatannya.
Berikut Popmama.com telah merangkum informasi mengenai polusi udara yang bisa menempel pada makanan anak.
