TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Ikuti Tren, Remaja Australia Memilih untuk Tidak Berhubungan Seks

Keputusan untuk tidak berhubungan seks dan memilih selibat jadi tren di TikTok

27 September 2022

Ikuti Tren, Remaja Australia Memilih Tidak Berhubungan Seks
Unsplash/Aedrian

Ada banyak sekali tren baru yang muncul di media sosial setiap harinya, mulai dari tren gaya berpakaian hingga melakukan aksi tantangan tertentu.

Salah satu topik yang menjadi sebuah tren akhir-akhir ini adalah aksi untuk tidak melakukan hubungan seks.

Tren ini mulai viral di media sosial, khususnya TikTok, setelah muncul sepotong cuplikan dari acara televisi bertajuk “Love Island”, yang mana salah satu kontestan di sana mengatakan bahwa mantan pacarnya menjadi “selibat”.

Aksi untuk menjadi selibat ini mulai banyak diikuti oleh anak remaja di Australia. Mereka memutuskan untuk tidak berhubungan seks dengan siapa pun dengan alasan yang beragam.

Bagi Mama dan anak remaja mama yang penasaran dengan beberapa fakta dari tren ini, Popmama.com telah merangkum informasi terkait tren tidak berhubungan seks yang diikuti oleh para remaja Australia.

1. Bermula dari sebuah adegan di acara TV “Love Island”

1. Bermula dari sebuah adegan acara TV “Love Island”
imdb.com

Tren memilih tidak berhubungan seks ini berawal dari sebuah adegan yang ditampilkan pada salah satu episode acara televisi dating-reality show “Love Island”. Dalam cuplikan tersebut, seorang kontestan mengatakan kepada kontestan lainnya bahwa mantan pacarnya “selibat”.

Kontestan tersebut tidak mengetahui apa arti “selibat” yang dimaksud, hingga akhirnya dijelaskan kalau selibat ini berarti tidak melakukan hubungan seks.

2. Mengenal istilah selibat

2. Mengenal istilah selibat
Unsplash/Anthony Fomin

Anak remaja mama mungkin merasa asing saat mendengar istilah “selibat” ini, mengingat masih banyak orang yang belum mengetahui arti dari kata tersebut.

Secara umum, selibat diartikan sebagai suatu keadaan di mana seseorang tidak menikah atau tidak berhubungan seks. Biasanya, orang memutuskan untuk selibat karena alasan agama, tetapi ada juga yang menjadi selibat karena faktor lainnya.

Editors' Picks

3. Alasan memilih jadi selibat

3. Alasan memilih jadi selibat
Pixabay/Sasin Tipchai

Meski istilah selibat mempunyai kaitan dengan keagamaan, keputusan seseorang untuk menjadi selibat didasarkan pada beragam alasan. Ada yang memilih selibat karena trauma terkena pelecehan seksual, ingin membatasi diri dengan tidak berhubungan seks, dan masih banyak lagi.

Ada juga para remaja yang kini memutuskan untuk selibat, dalam artian mereka tidak menginginkan sebuah hubungan percintaan yang hanya diisi dengan kegiatan seks biasa saja, melainkan hubungan yang tulus.

4. Keuntungan menjadi selibat

4. Keuntungan menjadi selibat
Pexels/MART PRODUCTION

Melansir dari ABC.net.au, menurut pelatih seks Georgia Grace, selibat dapat membantu seseorang untuk berhubungan dengan diri sendiri dan lebih fokus dengan hal lain yang lebih menyenangkan untuk dilakukan.

Selain itu, keputusan untuk tidak berhubungan seks memiliki keuntungan dari sisi kesehatan anak remaja, baik itu pengurangan risiko terkena penyakit menular seksual ataupun penyembuhan kondisi psikis bagi yang pernah mengalami pelecehan seksual.

5. Banyak anak remaja Australia memilih selibat

5. Banyak anak remaja Australia memilih selibat
Pexels/Helena Lopes

Keputusan untuk menjadi selibat dan tidak melakukan hubungan seks mulai diikuti oleh banyak anak remaja di Australia. Ada beragam alasan bagi mereka untuk memilih hal tersebut, salah satunya karena ingin pulih dari trauma pelecehan seksual yang dialaminya.

Ada pula remaja Australia lainnya yang memilih selibat karena ingin berhenti melakukan hubungan seks dengan orang lain sekaligus menjauhkan diri dari hubungan percintaan yang toxic.

6. Jadi sebuah tren di TikTok

6. Jadi sebuah tren TikTok
Tiktok.com/annyssasanchez1

Walaupun topik tentang selibat bukan lagi sesuatu yang baru di media sosial seperti TikTok, aksi memilih tidak berhubungan seks saat ini menjadi sebuah tren di kalangan remaja, terutama di Australia.

Banyak orang yang mengunggah video di platform tersebut dan menunjukkan bahwa dirinya adalah seorang selibat, lengkap dengan beberapa kata atau penjelasan yang ditaruh dalam video maupun caption di unggahan itu. Salah satu contohnya adalah video dari @annyssasanchez1 .

Itu dia beberapa fakta dan informasi terkait tren tidak berhubungan seks yang banyak diikuti oleh remaja di Australia. Bagaimana tanggapan Mama dan anak remaja mama tentang tren yang satu ini?

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.

Mama CerdAZ

Ikon Mama CerdAZ

Panduan kehamilan mingguan untuk Mama/Ibu, lengkap dengan artikel dan perhitungan perencanaan persalinan

Cari tahu yuk