Kisah turunnya wahyu pertama kepada Nabi Muhammad SAW yang tercantum dalam QS Al-Alaq ayat 1-5 terjadi di bulan Ramadan yang memberkati, tepatnya di malam Lailatul Qadar yang lebih baik dari seribu bulan.
Pada saat itu, Rasulullah SAW berusia 40 tahun dan sering menyendiri untuk beribadah dan bertafakur di Gua Hira yang berada di Gunung Jabal An-Nur dekat kota Makkah. Beliau prihatin melihat kondisi masyarakat Arab yang suka menyembah berhala, minum minuman keras, berjudi, dan berbuat kezaliman.
Suatu malam di bulan Ramadan, tiba-tiba datang Malaikat Jibril dalam wujud yang sangat besar dan memerintahkan dengan suara yang menggelegar “Iqra” yang artinya “bacalah.” Rasulullah yang tidak bisa membaca menjawab “ma ana biqari” yang artinya “aku tidak bisa membaca.” Malaikat Jibril kemudian memeluknya dengan sangat erat hingga Rasulullah merasa sesak napas, lalu melepaskan dan kembali memerintahkan Iqra.
Hal ini terjadi tiga kali hingga akhirnya turunlah wahyu pertama “Iqra bismi rabbikal ladzi khalaq, khalaqal insaana min alaq, iqra wa rabbukal akram, alladzi allama bil qalam, allamal insaana maa lam ya'lam” yang artinya “bacalah dengan menyebut nama Tuhanmu yang menciptakan, Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah, bacalah dan Tuhanmulah Yang Maha Pemurah, Yang mengajar manusia dengan perantaraan kalam, Dia mengajarkan kepada manusia apa yang tidak diketahuinya.”
Sejak saat itu, Rasulullah SAW menjadi nabi dan rasul terakhir yang bertugas menyampaikan risalah Islam ke seluruh dunia. Kisah ini mengajarkan anak bahwa bulan Ramadan adalah bulan Al-Quran, bulan ketika kitab suci pertama kali diturunkan kepada umat manusia.
Oleh karena itu, di bulan Ramadan kita harus memperbanyak membaca, menghafal, dan memahami Al-Quran agar kita mendapat syafaat atau pertolongan dari Al-Quran di hari kiamat nanti. Mama bisa membuat target bersama anak untuk khatam membaca Al-Quran selama Ramadan, atau minimal membaca beberapa halaman setiap hari setelah salat atau sebelum tidur.
Itulah, Ma. 10 cerita nabi untuk anak selama ramadan yang penuh hikmah dan bisa Mama ceritakan kepada anak.
Ceritakan kisah-kisah ini dengan bahasa sederhana dan penuh penghayatan agar anak terinspirasi untuk meniru akhlak mulia para nabi dalam kehidupan sehari-hari mereka.
Mama sudah ceritakan kisah nabi yang mana kepada anak di Ramadan ini?