Untuk membantu orang tua menjadi konsumen yang lebih cermat, IDAI membagikan panduan mengenai sejumlah hal penting yang wajib diperhatikan pada label makanan anak.
Ada perbedaan antara expired date dan best before.
Expired date artinya setelah lewat tanggal tersebut, produk sudah tidak boleh dikonsumsi karena bisa berbahaya. Produk yang sudah kadaluwarsa berisiko mengandung cemaran mikroorganisme atau bakteri berbahaya.
Sementara best before berarti produk baik digunakan sebelum tanggal tertera, tapi aturannya lebih longgar. Biasanya digunakan untuk produk yang tidak cepat rusak.
Urutan komposisi pada label sangat penting karena menunjukkan jumlah. Bahan yang ditulis paling awal artinya paling banyak jumlahnya, sedangkan yang paling akhir adalah yang paling sedikit.
Contohnya jika tertulis "susu sapi segar 85,92%, susu skim bubuk, sukrosa, kakao bubuk 0,75%", artinya mayoritas produk adalah susu sapi segar, dan kandungan kakao hanya sedikit.
Mama juga harus hati-hati dengan nama-nama gula yang disamarkan. Gula tidak hanya disebut "gula" atau "sukrosa", tapi juga bisa berupa maltodextrin, fruktosa, glukosa, sirup jagung, madu, dan lain-lain. Semakin banyak jenis gula yang tercantum, semakin tinggi kandungan gula totalnya.
ING atau Nutrition Facts memberikan informasi detail tentang kandungan nutrisi produk. Untuk produk umum, ING berdasarkan Angka Kecukupan Gizi (AKG) 2150 kalori per hari.
Mama bisa menghitung sendiri apakah produk membantu memenuhi kebutuhan nutrisi anak. Misalnya jika tertulis "Kalsium 25%", artinya satu porsi produk menyediakan 25% dari kebutuhan kalsium harian.
Untuk produk khusus anak 0-3 tahun seperti susu formula atau MPASI, ING harus jauh lebih detail dengan mencantumkan semua vitamin dan mineral.
Hati-hati dengan klaim seperti "tanpa gula tambahan", "organik", "diperkaya vitamin", atau "alami". Klaim ini sering digunakan sebagai strategi marketing tapi tidak selalu berarti produk lebih sehat.
Mama juga perlu tahu perbedaan antara "sumber kalsium" dan "tinggi kalsium". Produk yang mengklaim "sumber" berarti mengandung minimal 15% dari AKG, sedangkan "tinggi" harus mengandung minimal 30% atau dua kali lipat dari sumber. Jika ada produk yang mengklaim demikian, itu melanggar aturan BPOM.
Anak usia 0-3 tahun dianggap sebagai populasi khusus yang dilindungi, sehingga syarat untuk produk mereka jauh lebih ketat.
Pastikan kategori produk sesuai dengan yang tertera di sistem BPOM. Jangan sampai produk yang sebenarnya kategori "minuman mengandung susu" dikira sebagai "susu formula" atau "MPASI".
Nama produk, gambar kemasan, dan merek juga tidak boleh menyesatkan. BPOM sangat ketat mengawasi hal ini, terutama untuk produk anak.