- Peningkatan volume otak. Hal ini membuat jaringan otak si Kecil menjadi lebih kuat, sehat, dan responsif dalam memproses berbagai informasi.
- Mengasah daya ingat. Bermain Super Mario menuntut anak mengingat letak rintangan, sehingga daya ingat jangka pendek maupun jangka panjangnya makin terasah.
- Meningkatkan kemampuan spasial. Navigasi dalam dunia game 3D melatih anak memahami konsep ruang, jarak, dan arah secara visual.
- Melatih kemampuan memecahkan masalah. Peningkatan pada area Dorsolateral Prefrontal Cortex (DLPFC) membantu anak berpikir logis, mengambil keputusan cepat, dan menyusun strategi yang tepat untuk memecahkan masalah (problem solving).
- Mengoptimalkan koordinasi motorik. Stimulasi pada area otak kecil memperkuat koordinasi antara mata dan gerak tangan yang bermanfaat untuk keterampilan motorik halus anak sehari-hari.
Main Game Super Mario Bisa Meningkatkan Perkembangan Otak? Ini Faktanya

Studi Molecular Psychiatry pada 48 dewasa sehat menemukan bermain Super Mario minimal 30 menit sehari selama dua bulan berkaitan dengan peningkatan volume materi abu-abu dibanding kelompok kontrol.
Perubahan pada area otak dikaitkan dengan pengasahan memori, kemampuan spasial, pemecahan masalah, pengambilan keputusan, serta koordinasi mata dan tangan.
Antusiasme bermain berkaitan dengan peningkatan lebih besar pada hippocampus dan DLPFC; penggunaan perlu dibatasi, tidak mengganggu belajar, tidur, aktivitas fisik, serta didampingi orang tua.
Mungkin bagi sebagian Mama, aktivitas bermain video game kerap diidentikkan dengan dampak negatif untuk anak. Karena mungkin beberapa anak malah menunjukkan tindakan malas belajar atau lupa waktu.
Namun, tahukah Mama bahwa bermain game tertentu ternyata bisa memberikan dampak positif bagi kesehatan dan perkembangan otak?
Salah satu game populer yang memiliki manfaat ini adalah Super Mario. Penelitian ilmiah membuktikan bahwa rutin bermain Super Mario dapat merangsang perubahan struktur otak ke arah yang lebih positif.
Lantas, bagaimana penjelasan medis dan ilmiah di balik fenomena ini? Berikut sudah Popmama.com rangkum fakta bermain game Super Mario bisa meningkatkan perkembangan otak dari penjelasan dr. Adam Prabata dan studi publikasi Molecular Psychiatry. Disimak ya!
Table of Content
1. Adanya perubahan struktur otak pada pemain game Super Mario

Pexels/Tima Miroshnichenko Temuan ini didasarkan pada studi ilmiah yang dipublikasikan di jurnal ternama Molecular Psychiatry oleh Simone Kühn dan tim peneliti.
Studi ini berjudul "Playing Super Mario induces structural brain plasticity: gray matter changes resulting from training with a commercial video game".
Dalam studi tersebut, para peneliti mengamati 48 orang dewasa sehat yang diminta untuk bermain game Super Mario selama minimal 30 menit per hari selama 2 bulan. Hasilnya mengejutkan, Ma.
Karena terdapat perubahan pada otak orang dewasa tersebut yang kemudian dibandingkan dengan kelompok kontrol yang tidak bermain game tersebut.
Melalui pemindaian otak, peneliti memfokuskan pengamatan pada volume materi abu-abu (gray matter) yang bertambah setelah masa pelatihan.
2. Meningkatnya volume otak dan manfaatnya untuk anak

Pexels/Amel Uzunovic Berdasarkan penjelasan yang dipaparkan dr. Adam Prabata @adamaprabata dari hasil penelitian tersebut, berikut manfaat bermain game Super Mario untuk anak, yaitu:
3. Peningkatan otak yang lebih besar karena termotivasi bermain

Pexels/Kampus Production Dokter Adam Prabata juga menyoroti satu fakta yang tak kalah menarik, nih, Ma. Bahwa keinginan atau antusiasme pemain memengaruhi besarnya peningkatan volume otak.
Ternyata rasa senang yang tinggi untuk bermain game menunjukkan peningkatan volume otak yang lebih signifikan pada area hippocampus dan DLPFC dibandingkan pemain yang bermain tanpa ketertarikan tinggi.
Hal ini membuktikan bahwa rasa senang dan keterlibatan emosional saat bermain peran penting dalam memicu brain plasticity. Yang dalam hal ini kemampuan alami otak untuk beradaptasi, membentuk koneksi saraf baru, dan berkembang secara optimal. Manfaatnya banyaknya ya!
4. Hal yang perlu Mama lakukan

Pexels/Ron Lach Kendati dr. Adam Prabata memaparkan berbagai dampak positif game Super Mario bagi otak.
Mama tetap perlu menyikapinya secara bijak dan proporsional, lho! Penelitian ini bahkan menggarisbawahi durasi permainan yang terukur dan terbatas, yaitu 30 menit sehari!
Bermain video game seperti Super Mario dapat dijadikan pilihan aktivitas hiburan edukatif untuk mengasah otak anak maupun keluarga, asalkan:
- Tetap menerapkan batas waktu (screen time) yang sehat dan konsisten.
- Tidak mengganggu waktu belajar, tidur, dan aktivitas fisik di luar ruangan.
- Selalu dalam pendampingan orangtua agar anak tidak mengalami kecanduan.
Itulah fakta bermain game Super Mario bisa meningkatkan perkembangan otak. Jika dilakukan secara tepat dan penuh rasa senang, bermain game justru bisa menjadi sarana stimulasi positif bagi kemampuan kognitif si Anak ya!
Apakah anak mama di rumah juga suka bermain Super Mario?






















-hWBBIL8wzA3EqbFKLnUD5U8ipbx4uPME.jpg)