Dunia pendidikan kembali berduka atas kasus perundungan yang melibatkan anak-anak di bawah umur.
Seorang murid kelas 2 SD berinisial MHAQ di Pemalang harus mengalami takdir tragis setelah diduga menjadi korban kekerasan fisik oleh kakak kelasnya.
Peristiwa memilukan ini mengundang perhatian serius dari berbagai kalangan masyarakat, khususnya para orangtua.
Kasus ini bermula ketika korban yang masih berusia 7 tahun mengeluhkan sakit perut yang hebat usai pulang sekolah.
Mengingat usia korban yang masih sangat belia, tentu kenyataan pahit ini meninggalkan luka yang amat mendalam bagi keluarga yang ditinggalkan.
Berikut rangkuman di Popmama.com terkait fakta kronologi murid SD meninggal setelah diduga dibully kakak kelas di Pemalang.
