Butet Manurung Jadi Wakil Barbie Role Model Terbaru, Panutan Remaja!

Barbie Role Model kali ini menghadirkan sederet panutan yang menginsipirasi anak perempuan

7 Maret 2022

Butet Manurung Jadi Wakil Barbie Role Model Terbaru, Panutan Remaja
Instagram.com/butet_manurung

Bertepatan dengan #internationalWomensDay yang jatuh pada 8 Maret nanti, diketahui terdapat 12 figur perempuan dunia yang akan dijadikan figur Barbie terbaru. Sesuai dengan perayaan hari perempuan, ke-12 perempuan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi seluruh anak perempuan di dunia.

Dari banyaknya perempuan di seluruh dunia yang menginspirasi, sebelumnya ada desainer Anne Avantie yang telah mewakili Indonesia untuk dibuatkan figur Barbie.

Baru-baru ini, nama aktivis Butet Manurung pun disebut turut mewakili Indonesia untuk figur terbaru Barbier tersebut.

Dinilai penuh menginspirasi bagi banyak anak perempuan Indonesia, berikut Popmama.com rangkumkan karya dan jenjang karier Butet Manurung untuk Indonesia.

1. Daftar 12 perempuan dunia yang jadi Barbie Role Model

1. Daftar 12 perempuan dunia jadi Barbie Role Model
Instagram.com/butet_manurung

Mengutip dari GoodNews, berikut ke-12 perempuan dunia yang terpilih sebagai perempuan panutan untuk dibuatkan figur Barbie terbaru dalam rangka hari perempuan internasional. Mereka adalah:

  1. Shonda Rhimes: Pendiri perusahaan produksi acara televisi Shondaland dari Amerika Serikat
  2. Ari Horie: Pendiri dan CEO Women's Startup Lab dari Amerika Serikat/Jepang
  3. Pat McGrath: Makeup artist dan pendiri Pat McGrath Labs dari Inggris
  4. Melissa Sariffodeen: CEO and Co-Founder of Canada Learning Code dari Kanada
  5. Adriana Azuara: Pendiri All4Spas dari Meksiko
  6. Doani Emanuela Bertain: Guru dan pendiri Sala 8 dari Brazil
  7. Jane Martino: Pendiri Smiling Mind dari Australia
  8. Lan Yu: Perancang busana dari Cina
  9. Butet Manurung: Aktivis dan pendiri Sokola Rimba dari Indonesia
  10. Sonia Peronaci: Pendiri situs makanan Italia GialloZafferano dari Italia
  11. Tijen Onaran: CEO and Founder of Global Digital Women
  12. Lena Mahfouf: Kreator digital dan penulis Always More dari Prancis

Editors' Pick

2. Terpilih karena karyanya untuk bidang pendidikan

2. Terpilih karena karya bidang pendidikan
Instagram.com/butet_manurung

Tahukah Mama, pemilik nama lengkap Saur Marlina Manurung merupakan pendiri Sokola Rimba, lho. Berkat semangat dan kerja kerasnya dalam membangun pendidikan Indonesia yang lebih maju, ia pun berhasil terpilih menjadi satu dari dua belas perempuan di seluruh dunia.

Melalui media sosial pribadinya, aktivis sosial dan pendidikan ini membagikan kabar terpilihnya ia sebagai salah satu figur terbaru Barbie. Ia menuliskan, "Saya merasa tersanjung karena terpilh menjadi salah satu dari 12 Barbie’s Global Role Models dan bisa mewakili multikulturalisme Indonesia.

Tak hanya itu, ia juga berharap bisa terus memberikan inspirasi kepada seluruh perempuan agar terus percaya dengan dirinya. Menurut Butet, semua perempuan bisa menjadi apa pun yang diinginkan.

Hal ini sebagaimana disebutkan dalam keterangannya, ia mengutip ucapan Paulo Coelho yang berisikan pesan bahwa saat kamu ingin sesuatu, maka percayalah bahwa semesta akan menolongmu meraih keinginan tersebut.

3. Jenjang pendidikan Butet Manurung

3. Jenjang pendidikan Butet Manurung
Instagram.com/butet_manurung

Sebagai salah satu perempuan yang mengembangkan program pendidikan untuk orang-orang Rimba, perempuan kelahiran 1971 ini dikenal tertarik dengan dunia Antropologi.

Hal ini juga dibuktikan dalam jenjang pendidikannya, di mana Butet pernah mengenyam pendidikan untuk jurusan Antropologi dan Sastra Indonesia di Universitas Padjadjaran, Bandung.

Setelah berhasil meraih gelar sarjana, kemudian ia kembali melanjutkan pendidikan dan meraih gelar master dalam bidang serupa yakni Antropologi Terapan dan Pembangunan Partisipatif di Australian National University, Canberra.

Pada awal Februari kemarin, ia diketahui tengah melanjutkan pendidikannya di bidang Antropologi Pendidikan di University of Amsterdam. Berawal dari minat dan kesukaannya pada dunia Antropologi, Butet Manurung pun terus bertekad untuk belajar dan mengembangkan kemampuannya hingga ke negeri Paman Sam.

4. Penghargaan Butet Manurung dalam bidang pendidikan

4. Penghargaan Butet Manurung dalam bidang pendidikan
Instagram.com/butet_manurung

Sebagai aktivis sosial dan pendidikan, ia juga telah meraih sejumlah penghargaan atas dedikasinya memajukan pendidikan anak Indonesia. 

Pada tahun 2012 silam, Butet Manurung harus merasakan beratnya memilih antara pendidikan dan keluarga. Pasalnya, ia harus meninggalkan suami dan anak-anaknya demi mengikuti kursus Global Leadership and Public Policy di Harvard Kennedy School.

Namun, demi cita-citanya untuk studi PhD Antropologi Pendidikan, ia pun akhirnya meneruskan pendidikan tersebut dan tentunya dengan dukungan yang diberikan seluruh anggota keluarganya.

Bukan hal yang tak mudah menjalani pendidikan di negeri orang. Ia pun pernah bercerita bagaimana pengalamannya menjadi mahasiswa rantau di Belanda kala itu. Kendati begitu, kerja kerasnya pun terbayarkan dengan banyaknya penghargaan yang ia raih.

Berikut beberapa penghargaan bergengsi yang berhasil diraih oleh Butet Manurung, di antaranya:

  • Unesco’s Man and Biosphere Award 2001

  • Time Magazine’s Hero of Asia 2004, Young Global Leader 2009

  • “Nobel Asia” Ramon Magsaysay Award 2014

  • Penghargaan Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan 2015

"Kartu mahasiswa ini jadi baptis bahwa aku sudah memulai this painful life journey. Terlanjur, gak ada jalan balik, Tet! Harus jalan maju," ujar Butet bercerita dalam keterangan di media sosialnya.

Berikut informasi terkait Butet Manurung, perempuan Indonesia yang dibuatkan figure Barbie terbaru sebagai role model yang menginspirasi. Semoga kerja keras dan karya dari Butet dapat memberikan inspirasi bagi anak-anak mama, ya!

Baca juga:

The Latest