Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Install

Radang Gusi pada Anak: Definisi, Penyebab, dan Cara Mengatasinya

4 min read
Radang Gusi pada Anak: Definisi, Penyebab, dan Cara Mengatasinya
pexels.com/Marcella Soáres
  • Gingivitis pada anak terjadi akibat penumpukan plak dan karang gigi, memicu gusi merah, bengkak, serta mudah berdarah; tanpa penanganan dapat berkembang menjadi periodontitis.

  • Kebersihan mulut yang kurang terjaga menjadi penyebab utama, sementara kekurangan vitamin C, kebiasaan menggertakkan gigi, perubahan hormon, obat tertentu, dan kondisi medis juga dapat memicu.

  • Penanganan meliputi pemeriksaan dokter gigi, pembersihan karang bila diperlukan, pembatasan gula, benang gigi, serta pencegahan melalui sikat gigi rutin, pola makan sehat, cukup air, dan kontrol berkala.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Gingivitis atau radang gusi merupakan penyakit yang cukup umum terjadi pada anak-anak. Kondisi ini disebabkan oleh penumpukan bakteri di area gusi yang menyebabkan peradangan, kemerahan, dan pendarahan pada gusi.

Sebagian besar kasus radang gusi tidak menimbulkan rasa sakit sehingga gangguan tersebut cenderung baru teridentifikasi setelah berada pada tahap yang parah.

Jika tidak segera ditangani, gingivitis bisa memicu masalah baru yang lebih serius. Maka dari itu, kamu perlu tahu apa penyebab radang gusi pada anak, ciri-ciri, dan cara mengatasinya agar kesehatan buah hatimu tetap terjaga.

  1. 1. Pengertian radang gusi

    radang gusi pada anak
    pexels.com/Arina Krasnikova

    Melansir Kemenkes, radang gusi atau gingivitis merupakan penyakit periodontal berupa peradangan pada gusi yang diakibatkan oleh penumpukan plak dan karang gigi. Plak tersebut terbentuk dari bakteri dan sisa makanan yang menempel pada permukaan gigi.

    Plak yang tidak dibersihkan dalam jangka waktu tertentu akan mengeras dan membentuk karang gigi yang hanya bisa dibersihkan oleh dokter gigi.

    Penyakit gingivitis ditandai dengan adanya pembengkakan dan kemerahan pada gingiva, bagian dari gusi di sekitar pangkal gigi. Jika dibiarkan, gingivitis akan berkembang menjadi periodontitis, yakni infeksi serius yang bisa merusak gigi dan tulang di sekitarnya.

  2. 2. Penyebab radang gusi pada anak

    Radang gusi pada anak umumnya disebabkan oleh kebersihan mulut yang kurang terjaga. Sisa makanan dan bakteri akan membentuk plak di sepanjang garis gusi. Jika tidak dibersihkan dengan menyikat gigi secara rutin, plak dapat memicu iritasi dan peradangan pada gusi.

    Seiring waktu, plak yang menumpuk akan mengeras menjadi karang gigi. Karang gigi ini membuat gusi makin mudah meradang, bahkan bisa memisahkan gusi dari gigi sehingga terbentuk celah kecil yang berisiko menjadi tempat berkembangnya bakteri.

    Selain kebersihan mulut yang buruk, radang gusi pada anak juga dapat dipicu oleh kekurangan vitamin C, kebiasaan menggertakkan gigi, perubahan hormon, efek samping obat-obatan tertentu, dan kondisi medis.

  3. 3. Ciri-ciri radang gusi pada anak

    radang gusi pada anak
    pexels.com/cottonbro studio

    Gejala radang gusi pada anak bisa bervariasi, tergantung tingkat keparahannya. Namun, beberapa tanda yang sering muncul biasanya meliputi:

    • Gusi tampak kemerahan dan bengkak karena mengalami iritasi.
    • Gusi bengkak dan meradang akibat penumpukan plak dan bakteri di sepanjang garis gusi.
    • Gigi terasa ngilu atau sensitif, terutama saat anak mengonsumsi makanan atau minuman yang terlalu panas maupun dingin.
    • Bau mulut yang tak kunjung hilang karena pertumbuhan bakteri dan penumpukan plak di rongga mulut.
    • Abses pada gusi biasanya muncul pada stadium lanjut, disebabkan oleh penumpukan nanah di jaringan gusi.

  4. 4. Cara mengatasi radang gusi pada anak

    Adapun cara mengatasi radang gusi pada anak, sebagai berikut:

    1. Segera bawa anak ke dokter gigi jika muncul gejala seperti gusi bengkak, kemerahan, atau mudah berdarah agar bisa ditangani sejak dini.
    2. Batasi konsumsi makanan dan minuman tinggi gula, lalu lengkapi dengan pola makan bergizi yang kaya buah dan sayuran.
    3. Ikuti anjuran dokter untuk melakukan pembersihan karang gigi apabila memang diperlukan.
    4. Biasakan anak menggunakan benang gigi untuk membersihkan sela-sela gigi yang tidak dapat dijangkau oleh sikat gigi.
    5. Dalam beberapa kasus, dokter gigi bisa merekomendasikan penggunaan obat kumur dengan antiseptik seperti klorheksidin yang disesuaikan untuk penggunaan anak-anak.

  5. 5. Cara mencegah radang gusi pada anak

    radang gusi pada anak
    pexels.com/RDNE Stock project

    Supaya anak terhindar dari masalah radang gusi, berikut beberapa tips yang bisa dilakukan untuk mencegahnya:

    1. Terapkan pola makan sehat dan seimbang
      Batasi konsumsi makanan dan minuman tinggi gula karena dapat memicu penumpukan plak yang meningkatkan risiko gigi berlubang serta radang gusi. Sebaiknya perbanyak asupan buah, sayuran, dan makanan bergizi untuk menjaga kesehatan gigi serta gusi anak.
    2. Biasakan menjaga kebersihan mulut dengan baik
      Ajarkan anak menyikat gigi menggunakan teknik yang benar dan dua kali dalam sehari, yakni saat pagi dan sebelum tidur. Salah satu trik yang bisa kamu lakukan agar anak mau sikat gigi ialah ajak si Kecil menyikat gigi sambil mendengarkan lagu favoritnya, ya.
    3. Pastikan anak minum air putih secara cukup
      Hidrasi yang baik membantu menjaga produksi air liur yang berperan untuk membersihkan sisa makanan dan menghambat pertumbuhan bakteri penyebab radang gusi.
    4. Rutin periksa ke dokter gigi
      Lakukan pemeriksaan gigi setidaknya setiap enam bulan atau sesuai anjuran dokter gigi. Pemeriksaan rutin berguna untuk mendeteksi masalah pada gigi dan gusi sejak dini sehingga dapat segera ditangani sebelum berkembang menjadi kondisi yang lebih serius.

    Itu dia penjelasan seputar radang gusi pada anak. Pastikan si Kecil selalu menjaga kebersihan mulut dan gigi agar terhindar dari penyakit ini, ya!

    Referensi:

    “What is Childhood Gingivitis and What is Its Treatment?”. Moonz es Ortodoncia. Diakses pada Juli 2026.

    “Preventing and Treating Gingivitis (Gum Disease) in Children”. Dr. Sarah Babich Pediatric Dentistry. Diakses pada Juli 2026.

    “Gingivitis and Gum Disease”. Raising Children Network. Diakses pada Juli 2026.

    “Radang Gusi”. Kemenkes. Diakses pada Juli 2026.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More