Sikat gigi dua kali sehari dan bersihkan sela-sela gigi dengan benang gigi (dental floss) sekali sehari untuk menjaga kesehatan mulut.
Gunakan sikat gigi berbulu lembut agar tidak melukai atau mengiritasi jaringan di dalam mulut.
Konsumsi makanan bergizi seimbang, terutama yang kaya akan buah dan sayuran segar.
Lakukan pemeriksaan dan pembersihan gigi secara rutin ke dokter gigi.
Jika sariawan disebabkan oleh kondisi kesehatan tertentu, lakukan pengobatan dan ikuti anjuran dari dokter. Sebab, menangani penyebab utamanya dapat membantu mengurangi risiko sariawan kambuh.
Penyebab Sariawan di Lidah Anak Tak Kunjung Sembuh, Apa Saja?

Sariawan pada anak umumnya sembuh sendiri dalam 1–2 minggu, tetapi luka di lidah yang menetap lebih dari dua minggu perlu diperiksakan ke dokter.
Sariawan yang berubah warna, keras, membentuk benjolan, atau disertai sulit menelan, berbicara, serta nyeri ke telinga atau rahang perlu diwaspadai.
Nyeri dapat diringankan dengan gel sesuai anjuran dokter, cukup cairan, dan menghindari makanan asin, pedas, asam; kebersihan mulut membantu mengurangi risiko kambuh.
Sariawan adalah infeksi atau peradangan di dalam rongga mulut yang menimbulkan rasa perih, terutama saat makan, minum, atau berbicara, namun tidak menular. Infeksi ini cukup umum terjadi pada anak kecil. Meski demikian, kamu tidak bisa selalu menganggap sepele sariawan.
Sebagian besar sariawan dapat sembuh sendiri dalam waktu 1 hingga 2 minggu. Jika sariawan tidak sembuh dalam waktu lebih dari dua minggu, hal ini perlu diwaspadai sebagai tanda awal penyakit tertentu. Lantas, apa penyebab sariawan di lidah anak tak kunjung sembuh? Biar makin jelas, simak jawabannya di bawah ini.
Table of Content
1. Penyebab sariawan di lidah anak tak kunjung sembuh

unsplash.com/zhenzhong liu Sariawan adalah luka kecil yang muncul di area mulut, seperti lidah, gusi, atau bagian dalam pipi. Pada anak, sariawan biasanya terlihat seperti bercak luka berbentuk bulat berwarna putih yang dapat menimbulkan rasa nyeri.
Rasa sakit akibat sariawan sering terasa lebih parah saat anak mengonsumsi makanan asin, pedas, atau asam. Kondisi ini bahkan bisa membuat anak enggan makan. Umumnya, sariawan akan sembuh dengan sendirinya dalam waktu 1-2 minggu.
Namun, jika tidak kunjung sembuh setelah dua minggu, sebaiknya segera periksakan si Kecil ke dokter. Melansir Better Health, meskipun kanker mulut jarang terjadi pada anak-anak, sariawan yang tak kunjung sembuh ini bisa menjadi tanda adanya kanker mulut.
2. Kondisi sariawan yang perlu diwaspadai

magnific.com/pvproductions Sariawan di lidah anak umumnya dapat sembuh sendiri. Namun, sariawan yang tidak kunjung membaik perlu diwaspadai karena bisa menjadi tanda masalah kesehatan yang lebih serius, seperti kanker mulut.
Perhatikan jika sariawan berubah warna, terasa keras, membentuk benjolan, atau seperti jaringan yang abnormal. Tak hanya muncul di area gusi, pipi bagian dalam, dasar mulut, atau langit-langit mulut, penyakit tersebut juga bisa ditemukan di lidah.
Berbeda dengan sariawan biasa, luka yang berkaitan dengan kanker mulut biasanya juga menetap, terus berkembang, dan tidak selalu menimbulkan rasa nyeri. Segera periksakan anak ke dokter gigi atau dokter spesialis bedah mulut jika sariawan tidak sembuh. Terutama jika muncul gejala lain, seperti sulit menelan, berbicara, hingga rasa nyeri yang menjalar ke telinga atau rahang.
3. Tips meredakan sariawan pada anak

magnific.com/pvproductions Raising Children Network menyebutkan bahwa jika sariawan membuat anak merasa tidak nyaman, kamu bisa mengoleskan gel khusus sariawan atau gel pereda nyeri yang aman untuk anak sesuai anjuran dokter.
Pastikan juga anak tetap mendapatkan asupan cairan yang cukup dengan memberikan air putih sedikit demi sedikit. Hal ini perlu dilakukan untuk mencegah dehidrasi, terutama jika anak menjadi enggan makan atau minum karena rasa nyeri.
Jika anak sudah cukup besar untuk berkumur, coba ajak ia berkumur menggunakan air garam hangat. Selain itu, hindari memberikan makanan yang terlalu asin, pedas, atau asam karena dapat memperparah rasa perih pada sariawan.
4. Cara mencegah sariawan pada anak

Pexels/Vanessa Loring Meskipun sariawan tidak selalu dapat dicegah, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengurangi risiko terkena sariawan, di antaranya:
Demikian penjelasan seputar sariawan di lidah anak yang tak kunjung sembuh. Jika anak mengalami kondisi tersebut, jangan ragu untuk membawanya ke rumah sakit agar mendapatkan penanganan yang tepat.
Referensi:
“Oral Conditions - Young Children”. Better Health. Diakses pada Juli 2026.
“Mouth Ulcers in Children and Teenagers”. Raising Children Network. Diakses pada Juli 2026.
“Mouth Ulcer”. Cleveland Clinic. Diakses pada Juli 2026.
“Mouth Ulcer”. NHS. Diakses pada Juli 2026.
“Waspadai Sariawan yang Tak Kunjung Sembuh Bisa Jadi Penyakit Ganas”. Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Muhammadiyah Sidoarjo. Diakses pada Juli 2026.



















-27LNYaQ6tCEfrlaGfeEUiuCg3KJdNhk9.jpg)
