Ma, Ini 8 Tips Agar Anak Bisa Bangun Pagi

Duh, kok anak susah sekali ya bangunnya?

21 Mei 2019

Ma, Ini 8 Tips Agar Anak Bisa Bangun Pagi
Freepik/Freephoto

Pagi hari bisa menjadi waktu yang menegangkan untuk Mama. Mulai dari menyiapkan sarapan dan makan siang, bersiap-siap bekerja, dan membuat semua anggota keluarga berangkat tepat waktu.

Ketegangan akan bertambah jika Mama mengalami kesulitan membangunkan anak. Susah bangun pagi tidak sama dengan malas ya, Ma.

Untuk mengurangi ketegangan dan “drama” bangun pagi, Popmama.com mengulas beberapa tips untuk Mama agar anak bisa bangun pagi tepat waktu.

1. Pastikan anak cukup tidur

1. Pastikan anak cukup tidur
Freepik/Prakasit Khuansuwan

Mulailah dengan mengevaluasi jadwal tidur anak. Kebanyakan anak susah bangun pagi karena belum cukup tidur. Menurut National Sleep Foundation, bayi dan balita biasanya membutuhkan 12 jam tidur pada malam hari, anak prasekolah hingga 13 jam, anak usia 5-12 tahun membutuhkan tidur selama 10-12 jam.

Jika Mama merasa anak tidak mendapatkan cukup tidur, ubah rutinitasnya. Selain akan memudahkan Mama di pagi hari, tidur yang cukup sangat penting untuk pertumbuhan dan perkembangannya.

2. Biarkan anak tidur lebih awal

2. Biarkan anak tidur lebih awal
freepik

Coba minta mereka tidur 30 menit lebih awal dari jam tidur yang biasa mereka lakukan. Simpan semua gadget dan TV. Biarkan anak merasa nyaman dengan baju tidurnya. Mama bisa meminta anak untuk membaca buku cerita sebelum tidur untuk bersantai. Membaca bacaan ringan sebelum tidur akan membuat anak nyaman dan santai sehingga membuat mereka cepat mengantuk dan bangun pagi tepat waktu.

3. Membuat jadwal untuk aktivitas semua anggota keluarga

3. Membuat jadwal aktivitas semua anggota keluarga
Freepik

Untuk Mama, bangunlah 1 jam sebelum jadwal anak sehingga Mama memiliki waktu cukup untuk bersiap.

Untuk mempermudah, Mama juga bisa menyiapkan keperluan untuk sarapan dan bekal makan di malam sebelumnya. Jika terjadi hal-hal yang tidak terduga, Mama masih memiliki waktu untuk menanganinya.

4. Biarkan anak bangun secara alami

4. Biarkan anak bangun secara alami
Freepik

Sepuluh menit sebelum jadwal bangun pagi, cukup nyalakan lampu dan biarkan pintu terbuka. Coba biarkan anak bangun secara alami.

Walau godaan untuk membangunkan anak sangat besar tetapi biarkan anak bangun sendiri. Dengan ini mungkin “drama” di pagi hari akan berkurang.

Buka tirai untuk membiarkan sinar matahari menyelinap melalui jendela. Biarkan anak mendengar suara burung berkicau, kucing atau anjing yang ada di sekitar rumah, dan suara-suara alami pagi hari.

Semakin sering anak bangun dengan alami, anak akan semakin bahagia dan nyaman. Dia bangun sendiri dengan kemauannya tanpa mengalami kekesalan karena tidur nyenyaknya terganggu. Bayangkan jika Mama memaksanya bangun, rasa kesalnya mungkin akan terbawa sampai siang.

Editors' Picks

5. Don’t worry, be happy

5. Don’t worry, be happy
Freepik

Mungkin terdengar klise, tetapi usahakan untuk tetap ceria di pagi hari. Jika anak berteriak atau menjerit ketika sudah waktunya mereka bangun, jangan terpancing. Sebaliknya, beri anak ucapan positif. Hal ini bertujuan untuk mengubah sikap buruk yang mereka tunjukan menjadi suasana yang tenang.

Bayangkan jika anak kesal dan Mama terpancing, Mama, Papa, dan anak harus memulai hari dengan rasa kesal. Pasti tidak menyenangkan ya?

6. Berikan hak istimewa jika anak bangun pagi

6. Berikan hak istimewa jika anak bangun pagi
Freepik/nensuria

Jika anak tahu bahwa mereka akan mendapatkan lebih banyak hak istimewa jika mereka bangun pada jam yang ditentukan atau berpakaian tepat waktu, maka anak akan cenderung bangun lebih pagi. Mereka tahu ada yang menunggu jika bangun lebih pagi.

Beberapa hak istimewa itu mungkin berupa sarapan kesukaannya atau Mama bisa menyiapkan bekal unik untuknya. Cari tahu bagaimana memotivasi anak, bisa dimulai dari hal-hal yang disukainya.

7. Buat perlombaan

7. Buat perlombaan
Freepik/Rawpixel.com

Dengan mengadakan kompetisi bangun pagi di pagi hari, Mama dapat menciptakan pagi yang seru dan ceria.  

Cobalah mengatakan sesuatu seperti, "Siapa yang bangun pertama kali, akan mendapatkan sarapan tambahan." Atau "Jika bangun sebelum hitungan kesepuluh, kamu dapat menonton film kesukaan saat perjalanan ke sekolah.”

Anak-anak pada dasarnya kompetitif, jadi gunakan naluri itu untuk membantu memulai hari yang menyenangkan.

8. Nyalakan lampu tidur

8. Nyalakan lampu tidur
Pixabay/simonprodl

Menyalakan lampu tidur juga dapat membantu anak untuk bangun pagi tepat pada waktunya. Jam tubuhnya yang alami akan membangunkan anak ketika melihat cahaya.

Jadi, jika Mama ingin anak kesayangan bangun tepat waktu dan dalam suasana hati yang baik secara alami, jangan takut untuk membiarkan sedikit cahaya buatan bersinar sepanjang malam.

Yuk dicoba bersama!

Baca juga:

Berlangganan Newsletter?

Mau dapat lebih banyak informasi seputar parenting?
Daftar sekarang!

;