5 Ketrampilan Hidup Dasar yang Wajib Diajarkan ke Anak Sejak Dini

Jangan menunggu sampai anak menginjak usia remaja, Ma

5 Januari 2020

5 Ketrampilan Hidup Dasar Wajib Diajarkan ke Anak Sejak Dini
mothering.com
Pekerjaan rumah untuk anak 6-8 tahun

Seumur hidup manusia akan terus bertumbuh dan belajar mengatasi persoalan-persoalan dalam hidupnya. Kemampuan menghadapi dan menyelesaikan masalah ini tidak muncul bagai ilham dengan sendirinya. Melainkan harus diajarkan dan diasah sejak dini.

Jangan menunggu anak remaja baru mengajarkan ketrampilan hidup karena kita tidak akan pernah tahu kapan mereka harus menghadapi dunia nyata bukan? Ambil langkah awal mengajarkan melalui 5 ketrampilan hidup yang perlu diajarkan pada anak sejak dini ini, dilansir dari verywellfamily.com.

1. Ketrampilan mengambil keputusan

1. Ketrampilan mengambil keputusan
Freepik

Sahabat Popmama.com pasti setuju, mengambil keputusan merupakan ketrampilan hidup mendasar yang harus dimiliki semua orang. Mulailah dengan hal-hal kecil, seperti memilih rasa es krim cokelat atau vanila, kaos kaki biru atau putih, bermain kereta-keretaan atau mobil-mobilan, dan lain-lain. 

Saat anak memasuki usia SD, mereka sudah bisa memahami tentang konsekuensi yang didapatkan dari keputusan mana yang baik dan buruk. Anak perlu diajari tentang pilihan, mengevaluasi kelebihan dan kekurangan dari sebuah keputusan dan biarkan mereka memilih keputusan mana yang diambil.
 

2. Kesehatan dan kebersihan

2. Kesehatan kebersihan
carefreedental.com

Tidak ada yang namanya terlalu dini untuk menjaga kesehatan dan kebersihan diri sendiri. Setiap hari orangtua menyuruh anak mandi, menyikat gigi, mengganti pakaian, mencuci tangan dan lain-lain. Tetapi tak pernah menjelaskan secara komprehensif mengapa hal-hal tersebut sangat penting dilakukan.

Jelaskan pada anak mengapa kesehatan dan kebersihan merupakan bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari. Ketika anak-anak Anda mulai mempelajari ketrampilan hidup ini, buatlah bagan yang memungkinkan mereka memeriksa setiap checklist yang harus dilakukan setiap hari. Nantinya kebiasaan sehat ini akan terbentuk dengan sendirinya tanpa perlu bantuan bagan lagi.

Editors' Picks

3. Manajemen waktu

3. Manajemen waktu
Freepik

Betapa pentingnya manajemen waktu agar semua anggota keluarga disiplin. Anak-anak perlu belajar tentang hal ini sejak dini. Anak perlu diajarkan soal menakar durasi, tepat waktu dan tepat jadwal. Berikan pemahaman padanya bahwa dengan manajemen waktu yang baik akan mempermudah hidup sehari-hari sehingga mereka bisa menjadi pengendali waktu, bukan waktu yang mengendalikan mereka.

4. Menyiapkan makanan sendiri

4. Menyiapkan makanan sendiri
Freepik/prostooleh

Untuk urusan menyiapkan makanan sendiri, kita tidak sedang berbicara menyiapkan menu makan malam lima macam untuk sekeluarga ya, Ma. Tetapi hal-hal sederhana yang memudahkan hidup anak, misalnya menyiapkan roti isi. Untuk anak-anak sekolah dasar, mereka bisa diajari cara menggunakan microwave

Ketika anak sudah mulai lebih percaya diri di dapur, mereka bisa belajar bagaimana menyiapkan bekal mereka sendiri, memilih bahan dan memasak makanan sehat sederhana dengan kompor di bawah pengawasan orang dewasa. Penting diingat bahwa ketrampilan hidup ini bukan hanya perlu diajarkan pada anak perempuan, melainkan anak lelaki pun harus bisa melakukannya karena memasak merupakan salah satu ketrampilan dasar untuk bisa bertahan hidup.

5. Manajemen keuangan

5. Manajemen keuangan
Freepik/rawpixel

Sejak usia balita, orangtua sudah mengajari anak matematika dasar. Sesederhana menghitung dari angka satu hingga 10. Semakin bertambah usia anak, pelajaran soal berhitung ini bisa dikembangkan menjadi manajemen keuangan.

Mengatur keuangan adalah hal yang cukup sulit dilakukan, bahkan oleh orang dewasa. Sejak kecil, anak perlu diajarkan tentang kesadaran memperlakukan uang dengan baik. Ajarkan anak tentang bagaimana menabung, mempergunakan uang dengan bijak. Saat anak mulai masuk usia jelang remaja, berikan pemahaman padanya bahwa kartu kredit bukanlah uang 'gratis' yang bisa digunakan sesukanya.

Semua bekal tentang manajemen keuangan yang diterapkan sejak dini ini akan menghindarkan anak dari jeratan hutang dan masalah-masalah finansial yang rumit di saat dewasa kelak.

6. Pekerjaan rumah tangga

6. Pekerjaan rumah tangga
simplemost.com

Terkadang, orangtua mengerjakan pekerjaan rumah tangga sendiri tanpa mau dibantu anak-anak agar lekas selesai dan tidak merepotkan. Padahal, penting melibatkan anak dalam pekerjaan rumah tangga agar mereka tahu bagaimana caranya menjaga rumah agar tetap bersih dan rapi. Karena suatu hari mereka akan memiliki kamar, apartemen bahkan rumah mereka sendiri.

Sesuaikan pekerjaan rumah tangga dengan usia anak. Mulailah dengan hal yang ringan seperti menata mainan sehabis digunakan dan merapikan tempat tidur. Semakin anak bertambah usia, tambahlah beban tanggungjawab yang lebih besar. Atur jadwal bersih-bersih rumah setiap hari supaya kegiatan ini menjadi bagian dari rutinitas harian keluarga.

Karena harta warisan bisa habis kapan saja. Namun ketrampilan hiduplah yang bisa diwariskan orangtua selamanya sebagai bekal hidup untuk anak hingga dewasa kelak. Semoga artikel ini menginspirasi ya, Ma!

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.