Bikin Hidup Lebih Mudah! 7 Kemampuan Dasar yang Harus Dipelajari Anak

Ketika anak-anak mampu melakukan hal ini, Mama bisa tersenyum saat mereka menapak hidup mandiri

13 Februari 2020

Bikin Hidup Lebih Mudah 7 Kemampuan Dasar Harus Dipelajari Anak
Unsplash/rahmani kresna

Waktu memang selalu terasa sangat cepat di mana tahu-tahu, anak mama telah menjadi sosok anak menjelang remaja. Nah, tugas Mama semakin berat nih karena harus memastikan anak remaja mama siap menjadi seorang orang dewasa yang positif.

Sebagaimana dilansir dari laman Parenting, setidaknya ada 7 kemampuan dasar yang harus dibentuk pada anak menjelang mereka remaja. 7 kemampuan dasar ini bisa menjadi modal mereka untuk hidup mandiri kelak. Ya, Mama pasti ingin dong anaknya mandiri dan tidak bergantung pada mama selamanya. 

Yuk, kita pelajari bersama apa keterampilan yang harus dimiliki anak mama itu. Bareng Popmama.com, kita bentuk masa depan cerah untuk anak-anak.

1. Bangun pagi dengan tepat waktu, belajar menghargai waktu

1. Bangun pagi tepat waktu, belajar menghargai waktu
Pixabay/congerdesign

Menghargai waktu adalah kemampuan dasar yang membuat manusia bisa hidup lebih baik. Pelajaran pertama untuk melakukan itu adalah dengan bangun pagi tepat waktu.

Julie Lythcott-Haims, pengarang buku How to Raise an Adult mengatakan, kemampuan bangun pagi secara tepat waktu dinilai sangat penting karena ini akan membuat mereka belajar untuk mengatur dan menghargai waktu.

Selain itu, si Anak dapat memperhatikan kebutuhan dan penampilannya yang bisa memberikan kepercayaan diri secara maksimal untuk keluar rumah.

2. Merapikan tempat tidur, melatih anak untuk meraih suksesnya

2. Merapikan tempat tidur, melatih anak meraih suksesnya
Pixabay/congerdesign

Seorang komandan Angkatan Laut Amerika Serikat bernama William H. McCraven, mengatakan dalam sebuah pidatonya bahwa kesuksesan seseorang berawal dari kebiasaan merapihkan tempat tidur. Hal ini tentu saja turut berlaku pada anak remaja mama.

Pasalnya, hal ini merupakan proses dimana si Anak belajar untuk langsung melakukan tugasnya di hari baru. Selain itu, merapihkan tempat tidur setelah bangun memberi kepekaan pada si Anak terhadap hal yang tidak beres dan kesadaran untuk memperbaiki hal tersebut.

3. Mengurus pakaian sendiri mengajarkan anak tentang cara merawat diri

3. Mengurus pakaian sendiri mengajarkan anak tentang cara merawat diri
Pixabay/mikesphotos

Tidak hanya kondisi tempat tidur saja yang sebaiknya mulai menjadi tugas dan tanggung jawab anak remaja mama. Julie mengingatkan bahwa anak remaja mama haruslah diajarkan untuk mampu mengurus pakaian sendiri.

Mama dapat membantunya dengan mengajarnya melipat pakaian dan memasukkannya ke dalam lemari secara terorganisir. Setelah itu, Mama bisa mendorong anak untuk mencoba menyetrika dan kemudian mencuci pakaiannya sendiri.

Cara ini akan membuat anak mama bertanggung jawab pada barang-barangnya dan terbiasa untuk hidup rapi dan bersih. Ini merupakan bagian penting untuk mengajarkan anak cara merawat dirinya sendiri.

Editors' Picks

4. Menyiapkan keperluan yang akan dibawa pergi, mengajarkan anak teliti dan cermat

4. Menyiapkan keperluan akan dibawa pergi, mengajarkan anak teliti cermat
Pixabay/flockine

Berbicara mengenai tanggung jawab terhadap barang-barang sendiri, Mama dianjurkan untuk tidak lupa memulai proses pembentukan kemampuan untuk si Anak menyiapkan keperluannya yang akan dibawa pergi beraktivitas di luar.

Itu artinya, jangan terus-menerus membantu anak mama menyiapkan segalanya. Ajar si Anak untuk mengetahui benda-benda yang harus dibawa sesuai keperluan, membuat daftar dan memeriksanya agar tidak ada yang tertinggal.

Hal ini akan meningkatkan kemampuan anak mama dalam melakukan sebuah perencanaan yang sangat penting dalam kehidupan. Selain itu, si Anak-pun akan secara otomatis membentuk kemampuan yang teliti dan cermat.

5. Menuliskan rencana, mengajarkan anak membuat perencanaan dan fokus

5. Menuliskan rencana, mengajarkan anak membuat perencanaan fokus
Pixabay/Picjumbo.com

Cara yang dijelaskan pada poin sebelumnya memang mendorong kemampuan anak mama dalam melakukan perencanaan. Namun, upaya tersebut haruslah disempurnakan dan diperkuat dengan membuat perencanaan kehidupan.

Dengan kata lain, Mama dianjurkan supaya bisa membuat anak mama fokus pada target-target yang ingin diraihnya. Lalu bimbing si Anak untuk mengetahui upaya apa saja yang harus dilakukan dalam jangka waktu tertentu untuk mencapainya. Yuk, dukung Si Anak.

6. Mengajarkan cara berkomunikasi dan bersosialisasi

6. Mengajarkan cara berkomunikasi bersosialisasi
Pixabay/lenkafortena

Masuk ke usia remaja, anak mama tentu saja akan semakin terekspos pada kehidupan sosial yang luas. Itu artinya, si Anak akan bertemu dengan banyak orang lewat kegiatan di sekolah, ekstrakulikuler, kursus maupun kegiatan-kegiatan lain semacamnya.

Tentu, untuk memaksimalkan kemampuan bersosialisasinya, Mama wajib untuk mengajar si Anak mengenai cara berkomunikasi dengan orang lain. Caranya, coba masukkan si Anak ke dalam berbagai komunitas positif untuk bertemu orang baru dan biarkan ia mencobanya.

Eits, Mama wajib sekali memberi tahu beberapa masukan untuk berkomunikasi dengan berbagai macam orang tertentu. Baik orang dewasa, anak kecil maupun orang asing yang tidak dikenal saat mencoba untuk berkomunikasi dengannya.

7. Membantu orang tua, bisa menumbuhkan empati dan sifat baik

7. Membantu orang tua, bisa menumbuhkan empati sifat baik
romper.com

Sebagai orangtua, Mama pasti ingin anak remaja mama tidak hanya tumbuh menjadi sosok yang pintar tetapi rajin dan baik hati. Hal ini memang merupakan nilai positif yang harus dibangun dalam pribadi anak remaja mama.

Caranya, Mama coba bentuk kemampuan membantu orang yang lebih tua dalam melakukan hal-hal tertentu yang dapat dilakukannya. Hal ini akan membangkitkan hasrat yang penuh empati dan simpati serta meningkatkan kemampuan tertentu lewat hal-hal yang ia coba bantu lakukan.

Sekarang, Mama sudah mengetahui bagaimana caranya untuk mengasuh anak remaja mama, bukan? Yuk, besarkan si Anak dengan 7 kemampuan di atas. Good luck!

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.